Saham Bank Danamon (BDMN) Melejit 25%, Sinyal Kuat Go Private?

Sentimen ARA: Mengapa Investor Berbondong-bondong Memburu BDMN?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham Bank Danamon (BDMN) Melejit 25%, Sinyal Kuat Go Private? (Foto: Bank Danamon)

Saham Bank Danamon (BDMN) Melejit 25%, Sinyal Kuat Go Private? (Foto: Bank Danamon)

Britainaja – Panggung Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini mendadak riuh. Saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mencuri perhatian investor setelah harganya melonjak tajam hingga menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) sebesar 25,00% pada perdagangan Rabu (22/4/2026).

Hingga pukul 11.16 WIB, BDMN mantap bertengger di level Rp3.850 per lembar. Antusiasme pasar terlihat sangat tinggi dengan nilai transaksi mencapai Rp147 miliar dan volume perdagangan menembus 40,55 juta saham. Angka ini jauh melampaui rata-rata harian yang biasanya hanya berada di kisaran 4,65 juta saham.

MUFG Borong Sisa Saham di Harga Premium?

Kenaikan drastis ini memicu spekulasi hangat di kalangan pelaku pasar. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa MUFG Bank berencana membeli sisa saham BDMN di harga premium—alias jauh di atas harga pasar saat ini.

Baca Juga :  5 Aplikasi Saham Terbaik 2026 yang Paling Aman untuk Investor Pemula

Langkah ini kian memperkuat dugaan bahwa Bank Danamon akan segera menempuh jalur go private atau delisting dari bursa. Pasalnya, porsi kepemilikan publik saat ini hanya tersisa sekitar 7,47%, sementara MUFG sudah menguasai mayoritas mutlak sebesar 92,47%. Kondisi ini membuat BDMN sulit memenuhi aturan free float minimal 15% yang ditetapkan oleh bursa.

Kado Manis Dividen Rp1,39 Triliun

Bagi para pemegang saham, kabar gembira tidak berhenti pada kenaikan harga saja. Bank Danamon telah mengantongi restu RUPST 2026 untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp142,19 per saham.

Baca Juga :  IHSG Masih Lesu di Pembukaan Rabu Pagi, Sektor Infrastruktur Jadi Beban

Total nilai dividen yang mengalir ke kantong investor mencapai Rp1,39 triliun, atau setara dengan 35% dari total laba bersih perusahaan yang mencapai Rp3,97 triliun. Catat tanggalnya, pembayaran dividen ini akan cair pada 30 April 2026.

Meskipun Nomura sempat memangkas target harga ke Rp2.590 pada Maret lalu, lonjakan hari ini membuktikan bahwa sentimen pasar terhadap rencana strategis MUFG jauh lebih kuat.

Catatan Penting: Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi. Pastikan Anda melakukan analisis mendalam atau berkonsultasi dengan ahli keuangan sebelum mengambil keputusan jual-beli saham. (Tim)

Berita Terkait

Malam Ini! Hujan Meteor Lyrids Hiasi Langit Indonesia
Guru Wajib Tahu! Ini Jadwal Resmi Pencairan TPG 2026
Ekonomi Desa Bangkit: Koperasi Merah Putih Siap Serap 1,56 Juta Pekerja Lokal
Kado Manis Hari Kartini: Tangis Haru Suranti Sambut Pengesahan UU PPRT
Peluang Karir BUMN: PT Micro Madani Institute Cari Lulusan SMA/SMK untuk Gabung
Bocoran Gaji Manajer Kopdes Merah Putih: Tembus Rp7,5 Juta per Bulan
Mei 2026: Banjir Tanggal Merah dan Panduan Libur Panjang Anda
Nestapa di Balik Hilangnya Rp28 Miliar Dana Jemaat Gereja Aek Nabara
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:00 WIB

Malam Ini! Hujan Meteor Lyrids Hiasi Langit Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

Saham Bank Danamon (BDMN) Melejit 25%, Sinyal Kuat Go Private?

Rabu, 22 April 2026 - 14:00 WIB

Guru Wajib Tahu! Ini Jadwal Resmi Pencairan TPG 2026

Rabu, 22 April 2026 - 09:00 WIB

Ekonomi Desa Bangkit: Koperasi Merah Putih Siap Serap 1,56 Juta Pekerja Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 19:00 WIB

Kado Manis Hari Kartini: Tangis Haru Suranti Sambut Pengesahan UU PPRT

Berita Terbaru

Ilustrasi hujan meteor (Sumber: Envato/wirestock)

Nasional

Malam Ini! Hujan Meteor Lyrids Hiasi Langit Indonesia

Rabu, 22 Apr 2026 - 18:00 WIB

John Ternus, Senior vice president of Hardware Engineering di Apple dinilai sebagai kandidat yang paling mungkin untuk menggantikan Tim Cook. (Apple)

Internasional

Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook

Rabu, 22 Apr 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi - Guru Wajib Tahu! Ini Jadwal Resmi Pencairan TPG 2026.

Nasional

Guru Wajib Tahu! Ini Jadwal Resmi Pencairan TPG 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:00 WIB