IHSG Anjlok 1,54% Pagi Ini: Ketegangan Global Tekan Pasar

Sektor Infrastruktur dan Properti Pimpin Pelemahan

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - IHSG Anjlok 1,54% Pagi Ini: Ketegangan Global Tekan Pasar.

Ilustrasi - IHSG Anjlok 1,54% Pagi Ini: Ketegangan Global Tekan Pasar.

Britainaja – Lantai bursa Indonesia mengawali akhir pekan dengan rapor merah yang cukup dalam. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot lebih dari 1% pada sesi pembukaan pagi ini, Jumat (24/4/2026). Hingga pukul 09.47 WIB, indeks kehilangan 113,71 poin atau setara 1,54% dan mendarat di posisi 7.264,89.

Kondisi pasar terlihat cukup timpang dengan 527 saham melemah, sementara hanya 118 saham yang mampu bertahan di zona hijau, dan 95 saham stagnan. Aktivitas perdagangan pagi ini mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 6,25 triliun dengan kapitalisasi pasar yang ikut menyusut ke angka Rp 13.013 triliun.

Sektor Infrastruktur dan Konsumer Pimpin Penurunan

Sentimen negatif menyapu bersih seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penurunan paling tajam terjadi pada sektor infrastruktur, konsumer, properti, dan energi. Saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip) yang biasanya menjadi penyangga pasar, justru menjadi pemberat utama (laggard) hari ini. Beberapa di antaranya meliputi:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Baca Juga :  Jejak Politik Nicolas Maduro: Mantan Sopir Bus yang Menantang Dominasi Amerika Serikat

Mengapa Pasar Tertekan?

Ada dua faktor utama yang memicu kepanikan investor saat ini:

  1. Ketegangan di Timur Tengah: Meski ada kabar mengenai perpanjangan gencatan senjata Israel-Lebanon, pasar tetap merasa waswas. Ketidakpastian arah konflik tetap tinggi.

  2. Lonjakan Harga Minyak dan Dolar: Harga minyak Brent melesat melampaui US$ 105,07 per barel, angka tertinggi sejak awal April. Di saat yang sama, Indeks Dolar AS melonjak ke posisi 98,77, yang memberikan tekanan ganda bagi nilai tukar Rupiah dan daya beli emiten dalam negeri.

Baca Juga :  Daftar Game NFT Paling Cuan dan Panduan Pencairan Aman

Update Pasar Global dan Asia

Presiden AS Donald Trump melalui Truth Social baru saja mengumumkan perpanjangan gencatan senjata sementara antara Israel dan Lebanon selama tiga minggu setelah pertemuan di Gedung Putih. Trump menyebut pertemuan tersebut berjalan sangat baik, meski pasar saham AS di Wall Street tetap ditutup melemah semalam karena kecemasan terhadap eskalasi perang Iran.

Di Asia, pergerakan bursa cenderung bervariasi. Nikkei Jepang naik 0,71% setelah data inflasi inti mereka menyentuh 1,8%. Sebaliknya, Kospi Korea Selatan terkoreksi 0,23% dan ASX 200 Australia turun 0,29% mengikuti jejak IHSG.

Investor kini cenderung bersikap hati-hati dan menunggu perkembangan diplomatik lebih lanjut di Washington sembari memantau volatilitas harga energi global yang kian memanas. **

Berita Terkait

Asal-Usul Uang Rupiah: Perjalanan Panjang ORI hingga Kedaulatan Finansial Indonesia
Cara Sederhana Pangkas Tagihan Listrik Rumah Tanpa Kurangi Kenyamanan
Bebas Jerat Utang Paylater: Cara Efektif Mengatur Keuangan Keluarga
Cara Pakai QRIS di Luar Negeri Tanpa Tukar Uang Tunai
Ini Merek Cat Tembok Terbaik 2026: Tahan Lama dan Anti-Jamur
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 26 Juli 2026: Cek Tarif Terbaru Sebelum Isi Tangki
Harga Emas Antam Stabil Minggu Ini, Cek Rincian Lengkapnya
Cara Top Up DANA Hingga Rp20 Juta: Syarat, Limit, dan Panduan Lengkap
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Asal-Usul Uang Rupiah: Perjalanan Panjang ORI hingga Kedaulatan Finansial Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Cara Sederhana Pangkas Tagihan Listrik Rumah Tanpa Kurangi Kenyamanan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Bebas Jerat Utang Paylater: Cara Efektif Mengatur Keuangan Keluarga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Cara Pakai QRIS di Luar Negeri Tanpa Tukar Uang Tunai

Rabu, 16 September 2026 - 14:17 WIB

Ini Merek Cat Tembok Terbaik 2026: Tahan Lama dan Anti-Jamur

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Mengaktifkan BPJS PBI JK. (Foto: AI)

Nasional

Cara Mengaktifkan BPJS PBI JK Yang Tiba-tiba Nonaktif

Rabu, 4 Nov 2026 - 14:13 WIB