Kisah Abah Sarnuh: Hidup Nyaman dengan Listrik Rp0 dari Kincir Air

Kincir Air Sederhana yang Mampu Mengalahkan Pemadaman Bergilir

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediaman Mbah Sarnuh, rumah dengan Listrik Rp.0 di Sukabumi. (KOMPAS.com)

Kediaman Mbah Sarnuh, rumah dengan Listrik Rp.0 di Sukabumi. (KOMPAS.com)

Britainaja – Saat warga perkotaan Sukabumi mengeluhkan pemadaman listrik bergilir yang mengganggu aktivitas sehari-hari, sebuah kisah inspiratif justru datang dari pelosok daerah. Di saat warga lain kebingungan karena layanan publik lumpuh akibat mati lampu, Abah Sarnuh justru tersenyum tenang.

Dua rumah dan satu mushala miliknya di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tetap terang benderang. Hebatnya lagi, Abah Sarnuh tidak bergantung sepeser pun pada pasokan listrik PLN. Ia berhasil menciptakan kemandirian energi yang membuat keluarganya bebas dari tagihan listrik bulanan.

Modal Kreativitas, Manfaatkan Aliran Air

Bagaimana cara Abah Sarnuh menerangi rumahnya? Jawabannya ada pada aliran air yang mengalir di sekitar tempat tinggalnya. Pria paruh baya ini merakit sebuah kincir air sederhana, lalu menghubungkannya ke sebuah dinamo.

“Air yang mengalir itu menggerakkan kincir. Gerakan ini memicu gesekan di dalam kumparan, lalu menghasilkan tenaga listrik yang kami alirkan ke rumah,” ujar Abah Sarnuh hangat saat menyambut kami di kediamannya.

Sistem rakitan mandiri ini terbukti ampuh memenuhi seluruh kebutuhan listrik harian keluarganya tanpa kendala.

Baca Juga :  Belanda Serahkan 28 Ribu Fosil Dubois ke Indonesia

Ogah Bayar Mahal, Pilih Cari Alternatif

Kisah kemandirian ini bermula pada tahun 1998 saat Abah Sarnuh pertama kali menetap di Desa Sukamulya untuk membuka lahan pertanian. Kala itu, ia hanya mengandalkan lampu petromak berbahan bakar minyak tanah untuk menerangi malam.

Namun, memasuki tahun 2007, pasokan minyak tanah mulai langka dan harganya melonjak. Abah Sarnuh harus memutar otak.

  • Opsi Genset: Memerlukan bahan bakar solar atau bensin yang mahal bagi seorang petani kecil.

  • Opsi Jalur PLN: Pihak PLN sempat menawarkan pemasangan listrik resmi. Namun, posisi rumah Abah yang terpencil membutuhkan kabel sepanjang 32 rol. Biayanya mencapai Rp3,2 juta—sebuah angka yang sangat besar saat itu. Belum lagi risiko pencurian atau sabotase kabel yang mengintai.

Melihat tantangan tersebut, Abah Sarnuh mengambil langkah berani. Ia membawa uang Rp3,2 juta itu ke Kota Sukabumi untuk membeli dinamo dan peralatan kincir air. Keputusan itu menjadi investasi terbaik dalam hidupnya, karena sejak saat itu, ia tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk biaya listrik.

Baca Juga :  Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook

Hidup Tenang di Masa Tua

Hebatnya, teknologi ramah lingkungan ini minim kendala. Bahkan saat musim kemarau melanda, kincir air milik Abah Sarnuh tetap berputar dan menghasilkan daya yang stabil.

Kini, Abah Sarnuh menikmati masa tuanya dengan bahagia bersama sang istri. Sembari merawat ladang pertanian, ia mengontrol sendiri besar kecilnya volume listrik yang ia butuhkan. Perawatan harian pun tergolong sangat mudah.

Jika Anda tertarik mengunjungi rumah pelopor energi bersih ini, Anda harus siap fisik. Rumah Abah Sarnuh berada di area yang cukup menantang. Anda perlu berjalan kaki selama kurang lebih satu jam dari area parkir Vila Kaca Pasir Datar melewati jalur menanjak dan berbatu yang hanya bisa dilalui oleh motor trail modifikasi. Namun, perjalanan melelahkan itu akan terbayar lunas begitu Anda melihat langsung keajaiban teknologi lokal ciptaan Abah Sarnuh. (Tim)

Berita Terkait

Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag
Cara Mudah Urus Pindah KK Luar Kota Tanpa Perlu Surat Pengantar RT/RW
Cara Cek PIP Oktober 2026 Lewat HP: Panduan Lengkap dan Solusi Data Belum Muncul
Sejarah Hari Batik Nasional: Dari Seni Keraton Hingga Diakui Dunia
Profil Mitchell Baker: Bomber Baru Timnas Indonesia yang Ngamuk Cetak 5 Gol
Sejarah G30S/PKI: Ringkasan Peristiwa 1965, Kronologi, dan Kontroversi
Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai
Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Cara Mudah Urus Pindah KK Luar Kota Tanpa Perlu Surat Pengantar RT/RW

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Cara Cek PIP Oktober 2026 Lewat HP: Panduan Lengkap dan Solusi Data Belum Muncul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Sejarah Hari Batik Nasional: Dari Seni Keraton Hingga Diakui Dunia

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Profil Mitchell Baker: Bomber Baru Timnas Indonesia yang Ngamuk Cetak 5 Gol

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Mencegah Penularan Virus Influenza A. (Foto: AI)

Health

Cara Ampuh Mencegah Penularan Virus Influenza A

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:08 WIB

Ilustrasi - Pasangan Suami Isteri. Cara Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah. (Foto: AI)

Nasional

Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:11 WIB

Ilustrasi - Capcom Unjuk Gameplay Resident Evil 3 Remake Native. (Foto: AI)

Tech & Game

Capcom Unjuk Gameplay Resident Evil 3 Remake Native di Switch 2

Rabu, 14 Okt 2026 - 10:10 WIB