7 Sunnah Tidur Rasulullah yang Bikin Hati Tenang & Berkah

Memohon Perlindungan Lewat Tiga Surat Pendek Pusaka

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Sunnah Tidur Rasulullah yang Bikin Hati Tenang & Berkah.

Ilustrasi - Sunnah Tidur Rasulullah yang Bikin Hati Tenang & Berkah.

Britainaja – Banyak orang menyudahi aktivitas harian mereka dengan menatap layar gawai, entah itu menonton video atau berselancar di media sosial. Padahal, Rasulullah SAW memberikan keteladanan yang jauh lebih indah dan bermanfaat untuk mengakhiri hari.

Rutinitas malam beliau bukan sekadar istirahat biasa, melainkan momen penuh berkah yang menenangkan jiwa sekaligus menjaga spiritualitas hingga pagi menjelang.

Berbagai hadis sahih mengisahkan bahwa Nabi Muhammad SAW memiliki adab khusus yang sangat konsisten sebelum memejamkan mata. Langkah-langkah sederhana ini sangat mudah kita praktikkan dan bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat seorang Muslim modern. Berikut tujuh kebiasaan baik Rasulullah SAW sebelum tidur yang dapat kita teladani setiap malam.

1. Membasuh Diri dengan Berwudhu

Rasulullah SAW selalu menganjurkan umatnya untuk menyucikan diri sebelum berbaring di tempat tidur. Membasuh tubuh dengan air wudhu tidak hanya membersihkan fisik dari sisa kotoran aktivitas harian, tetapi juga mempersiapkan jiwa agar beristirahat dalam kondisi suci.

Dalam riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW memberi arahan agar kita berwudhu dengan sempurna, persis seperti wudhu saat hendak mendirikan sholat. Kebiasaan mulia ini membawa ketenangan batin yang mendalam dan mendekatkan diri kita pada perlindungan para malaikat sepanjang malam.

2. Membaca Ayat Kursi untuk Perlindungan Utama

Setelah merebahkan tubuh, Rasulullah SAW mengagungkan nama Allah dengan membaca Ayat Kursi. Ayat mulia dalam Surat Al-Baqarah ini menyimpan keutamaan yang sangat besar untuk menjaga keselamatan seorang hamba.

Hadis riwayat Bukhari menegaskan bahwa siapa pun yang membaca Ayat Kursi sebelum terlelap akan mendapatkan penjagaan langsung dari Allah SWT. Setan tidak akan mampu mendekat atau mengganggu ketenteraman tidurnya hingga fajar menyingsing. Amalan ini menjadi benteng spiritual yang ampuh mengusir rasa cemas.

Baca Juga :  Menyelami Keutamaan Salat Tarawih

3. Melindungi Diri dengan Tiga Surat Pendek

Kebiasaan rutin lain yang tidak pernah Rasulullah SAW lewatkan adalah membaca tiga surat perlindungan, yaitu Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. Ketiga surat ini akrab dengan sebutan Al-Mu’awwidzat.

Usai melantunkan ketiga surat tersebut, beliau meniupkan hembusan napas ke kedua telapak tangannya. Selanjutnya, beliau mengusapkan tangan ke seluruh permukaan tubuh yang terjangkau, mulai dari kepala, wajah, hingga bagian depan tubuh. Ritual penuh kasih ini menjadi ikhtiar nyata memohon perlindungan dari segala bentuk keburukan yang kasat mata maupun yang tersembunyi.

4. Mengisi Detik-Detik Terakhir dengan Dzikir

Mengingat Allah (dzikir) menjadi napas kehidupan bagi Rasulullah SAW, bahkan saat rasa kantuk mulai datang. Beliau memanfaatkan momen menjelang tidur untuk memperbanyak puji-pujian kepada Sang Pencipta.

Melalui hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk membaca tasbih (Subhanallah) sebanyak 33 kali, tahmid (Alhamdulillah) sebanyak 33 kali, dan takbir (Allahu Akbar) sebanyak 34 kali. Beliau menyebutkan bahwa untaian dzikir ini memberikan kekuatan jiwa dan fisik yang jauh lebih baik daripada bantuan seorang pelayan. Pikiran yang penat pun perlahan menjadi rileks dan damai.

5. Disiplin Mengatur Waktu Tidur

Rasulullah SAW sangat menjaga kualitas waktu istirahatnya. Beliau menghindari tidur sebelum menunaikan sholat Isya agar tidak melewatkan kewajiban tersebut. Sebaliknya, setelah sholat Isya selesai, beliau juga tidak menyukai kebiasaan mengobrol kosong atau bergadang tanpa adanya keperluan yang mendesak.

Pola hidup ini mengajarkan manajemen waktu yang sangat sehat. Dengan tidur lebih awal dan proporsional, tubuh memiliki kesempatan beristirahat secara optimal, sehingga kita bisa bangun berenergi untuk mendirikan sholat malam dan menyambut subuh dengan bugar.

Baca Juga :  Cara Menjaga Shalat Tepat Waktu Setelah Ramadhan

6. Memastikan Kebersihan Tempat Tidur

Islam memandang kebersihan sebagai bagian penting dalam kehidupan, termasuk pada fasilitas tidur kita. Rasulullah SAW membiasakan diri untuk mengibaskan kain atau membersihkan tempat tidur sebelum berbaring di atasnya.

Sesuai tuntunan hadis Bukhari, langkah ini bertujuan memastikan area tidur benar-benar bersih dan aman dari gangguan serangga atau kotoran yang tidak terlihat. Kebiasaan praktis ini mencerminkan betapa Islam sangat peduli pada aspek kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan hal-hal kecil sekalipun.

7. Menutup Hari dengan Doa Berserah Diri

Sebagai pamungkas, tepat sebelum memejamkan mata, Rasulullah SAW melafalkan doa yang sangat menyentuh hati. Doa ini menjadi simbol kepasrahan total seorang hamba kepada pemilik kehidupan.

اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَأَمُوتُ

“Allahumma bismika ahya wa amut.”

Artinya: “Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.”

Kalimat pendek yang sarat makna ini mengingatkan kita bahwa hidup, mati, dan napas kita sepenuhnya berada di dalam genggaman Allah SWT. Menutup hari dengan mengingat-Nya membuat hati terasa lapang, tenang, dan siap menghadapi hari esok dengan penuh optimisme.

Seluruh rangkaian sunnah Rasulullah SAW sebelum tidur membuktikan bahwa setiap aktivitas harian kita bisa bernilai ibadah yang agung. Mengubah kebiasaan malam kita dengan mengikuti panduan suci ini tidak memerlukan waktu lama, namun memberikan dampak luar biasa bagi kesehatan mental dan spiritual.

Mari kita hidupkan kembali sunnah ini agar malam-malam kita senantiasa dinaungi kedamaian, keberkahan, dan perlindungan penuh dari Allah SWT. (Tim)

Berita Terkait

Cara Rasulullah Memuliakan Barirah: Teladan Indah Menjaga Perasaan Sesama
MK Tegaskan Kewajiban Nafkah Suami Tidak Absolut, Istri Boleh Ikut Ambil Peran
Hukum Melagukan Al-Quran: Boleh atau Dilarang? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Hukum Merayakan Tahun Baru Islam: Boleh atau Tidak? Ini Kata Ulama
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu 17 Juni 2026
Sambut Tahun Baru Hijriah: 6 Amalan Terbaik di Malam 1 Muharram
101 Ucapan Tahun Baru Islam 2026 Penuh Doa dan Makna
19 Tradisi Unik Menyambut 1 Muharram di Indonesia dan Pandangan Syariat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:00 WIB

7 Sunnah Tidur Rasulullah yang Bikin Hati Tenang & Berkah

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:00 WIB

Cara Rasulullah Memuliakan Barirah: Teladan Indah Menjaga Perasaan Sesama

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:00 WIB

MK Tegaskan Kewajiban Nafkah Suami Tidak Absolut, Istri Boleh Ikut Ambil Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:00 WIB

Hukum Melagukan Al-Quran: Boleh atau Dilarang? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:00 WIB

Hukum Merayakan Tahun Baru Islam: Boleh atau Tidak? Ini Kata Ulama

Berita Terbaru

Pajak Tahunan BYD M6 DM-i. Medcom

Otomotif

Ternyata Murah! Segini Pajak Tahunan BYD M6 DM-i

Jumat, 19 Jun 2026 - 21:00 WIB

Harga iPhone 18 Pro Bakal Naik Drastis. Medcom

Tech & Game

Siap-Siap! Harga iPhone 18 Pro Bakal Naik Drastis Demi Fitur AI

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:00 WIB

Ilustrasi - Sunnah Tidur Rasulullah yang Bikin Hati Tenang & Berkah.

Khasanah

7 Sunnah Tidur Rasulullah yang Bikin Hati Tenang & Berkah

Jumat, 19 Jun 2026 - 18:00 WIB