Britainaja – Setiap hari manusia menyantap makanan untuk menjaga stamina dan energi tubuh. Dalam pandangan Islam, makanan bukan sekadar pemenuh kebutuhan fisik semata, melainkan wujud rezeki dan nikmat besar dari Allah SWT.
Oleh karena itu, ajaran Islam mengarahkan setiap umatnya untuk menyertai aktivitas makan dengan doa dan adab yang baik agar mendatangkan pahala serta keberkahan.
Doa Sebelum Makan
Sebelum Anda menikmati hidangan di meja, luangkan waktu sejenak untuk memanjatkan doa. Langkah ini menjadi wujud permohonan agar Allah SWT memberkahi makanan tersebut sekaligus melindungi diri dari gangguan setan.
Teks Arab
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Teks Latin
Alloohumma baarik lanaa fiimaa razaqtanaa wa qinaa ‘adzaa ban-naar.
Artinya
“Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau limpahkan kepada kami dan jauhkanlah kami dari siksa neraka.”
Doa Sesudah Makan
Begitu menyelesaikan suapan terakhir, langsung ucapkan rasa syukur atas rezeki yang telah mengenyangkan tubuh.
Teks Arab
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ
Teks Latin
Alhamdu lillaahil ladzii ath’amanaa wa saqoonaa wa ja’alanaa minal muslimiin.
Artinya
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang muslim.”
10 Adab Makan Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Selain melafalkan doa, Rasulullah SAW mengajarkan etika dan kesopanan saat menyantap makanan. Menerapkan adab ini membantu Anda menjaga kebersihan, kesehatan, sekaligus memperkuat nilai ibadah.
-
Memulai dengan Bismillah dan Doa
Selalu awali aktivitas makan dengan menyebut nama Allah SWT dan memanjatkan doa sebelum makan.
-
Gunakan Tangan Kanan
Rasulullah SAW selalu menggunakan tangan kanan saat makan dan minum. Beliau mengingatkan bahwa setan menggunakan tangan kiri ketika makan dan minum.
-
Ambil Makanan yang Terdekat
Ketika Anda makan bersama dalam satu wadah besar, ambillah makanan dari posisi yang paling dekat dengan Anda. Hindari mengambil makanan dari tengah atau area orang lain.
-
Hindari Meniup Makanan atau Minuman Panas
Tunggulah hingga makanan atau minuman sedikit dingin secara alami. Meniup makanan panas kurang baik dari sisi adab maupun kebersihan.
-
Makan Secukupnya dan Tidak Berlebihan
Ambil porsi secukupnya. Allah SWT menyukai hamba-Nya yang bersikap proporsional dan tidak berlebih-lebihan dalam menikmati sajian (QS. Al-A’raf: 31).
-
Makan dengan Tenang dan Sopan
Kunyah makanan dengan baik, hindari sikap tergesa-gesa, dan jaga etika jika ingin berbicara di sela-sela makan.
-
Hormati Makanan yang Tersaji
Jangan sekali-kali mencela makanan. Apabila Anda kurang menyukai suatu sajian, cukup tinggalkan tanpa perlu mengeluarkan kata-kata yang merendahkan.
-
Makan Dalam Posisi Duduk
Pilihlah posisi duduk yang tenang dan nyaman. Sikap ini lebih santun dan membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik daripada makan sambil berdiri atau berjalan.
-
Makan Bersama Keluarga atau Sahabat
Usahakan untuk sering makan bersama-sama, karena kebersamaan membawa keberkahan dan mempererat tali silaturahmi.
-
Bersihkan Tangan dan Akhiri dengan Doa
Setelah selesai, bersihkan sisa makanan di tangan dan mulut, lalu tutuplah dengan doa sesudah makan sebagai bentuk pujian kepada Sang Pencipta.
Mengapa Adab dan Doa Makan Sangat Penting?
Membaca doa sebelum dan sesudah makan memang terlihat sederhana. Namun, amalan ringan ini mengubah rutinitas harian menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketika Anda menjalankan adab makan secara konsisten, Anda tidak hanya memanjakan fisik dengan gizi yang baik, tetapi juga menutrisi jiwa dengan rasa syukur dan pahala yang berlimpah. (Tim)






