Polisi Gagalkan Penyelundupan 28 Ribu Benih Lobster Senilai Rp2,5 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Kota Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang (ke-empat dari kanan) membeberkan krololagi pengungkapan penyelundupan BBL (Foto: RRI/Saadatuddaraen)

Kapolres Kota Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang (ke-empat dari kanan) membeberkan krololagi pengungkapan penyelundupan BBL (Foto: RRI/Saadatuddaraen)

Britainaja, Tangerang – Polres Tangerang Selatan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 28.538 benih bening lobster (BBL) yang akan di kirim ke Malaysia melalui jalur darat. Aksi ilegal bernilai miliaran rupiah ini terungkap saat patroli rutin di lakukan di kawasan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten.

Upaya penyelundupan benih lobster ke luar negeri terus meningkat, dan kali ini modusnya di lakukan lewat jalur darat. Polisi mendapati ribuan benih lobster tersebut di simpan dalam empat boks besar yang di bungkus plastik hitam di dalam sebuah truk yang telah di modifikasi.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap saat tim Polsek Curug mencurigai aktivitas bongkar muat mencurigakan di salah satu lokasi. Saat di lakukan pemeriksaan, sopir truk berinisial J (40) tidak mampu menunjukkan dokumen resmi pengiriman barang.

“Setelah di lakukan pemeriksaan lebih lanjut, kami menemukan bahwa isi boks tersebut adalah benih bening lobster. Dari pengakuan pelaku, barang itu akan di kirim ke Lampung, lalu di teruskan ke Bangka, sebelum akhirnya di selundupkan ke Malaysia,” kata Victor, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga :  Mubazir! Potensi Sisa Makanan Program MBG Capai 1,4 Juta Ton Setahun

Menurut hasil penyelidikan, BBL tersebut berasal dari dua wilayah di Pulau Jawa, yakni Pangandaran (Jawa Barat) dan Cilacap (Jawa Tengah). Jika di konversi dengan harga pasar gelap, nilai total benih lobster itu mencapai sekitar Rp2,5 miliar.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil mengamankan lima orang pelaku yang langsung di tetapkan sebagai tersangka. Mereka masing-masing berinisial S (43), AF (36), AW (46), ES (21), dan J (40).

Namun, tiga pelaku lainnya, yakni TS, C, dan I, masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi kini terus memburu ketiganya karena di duga memiliki peran penting dalam jaringan penyelundupan tersebut.

Victor menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap upaya penyelundupan sumber daya laut yang dapat merugikan negara. “Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan menggagalkan aktivitas ilegal yang mengancam kelestarian laut Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Menpar Tanggapi Kebijakan Tump, Pariwisata Jadi Andalan Hadapi Tekanan Global

Sebelumnya, petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta juga menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster senilai Rp5,17 miliar yang akan di kirim ke Singapura. Dalam kasus tersebut, empat tersangka berhasil di amankan, sementara dua otak pelaku berinisial A dan S masih di buru.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo, menjelaskan bahwa para pelaku mengaku di perintah untuk membawa koper berisi benih lobster ke Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta dan menyerahkannya kepada seseorang di Singapura.

“Masing-masing pelaku di janjikan upah Rp10 juta hingga Rp15 juta untuk sekali pengiriman,” ujar Gatot.

Maraknya penyelundupan benih lobster ke luar negeri menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Selain mengancam populasi lobster di perairan Indonesia, tindakan ini juga menyebabkan kerugian ekonomi besar bagi negara. Pemerintah di harapkan terus memperketat pengawasan serta meningkatkan penegakan hukum untuk melindungi sumber daya laut nasional. (Tim)

Berita Terkait

JK Geram Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi: “Dia Jadi Presiden karena Saya”
Ijazah Bukan Penentu: Kisah Sarjana yang Sukses Banting Stir ke Usaha Mandiri
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi: Simak Daftar Lengkapnya per 18 April 2026
Jadwal Resmi Pendaftaran CPNS 2026 Jalur Umum dan Kedinasan
Putra Bupati Malang Resmi Jabat Kepala Dinas LH, Prestasi atau Dinasti?
Megawati ke Pengurus PDIP: Jangan Korupsi dan Harus Rasakan Denyut Nadi Rakyat
BKN Jamin Rekrutmen Koperasi & Kampung Nelayan Merah Putih Transparan
Sumatera Dikepung Cuaca Ekstrem, Jalur Lintas Selatan Perlu Waspada
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:00 WIB

JK Geram Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi: “Dia Jadi Presiden karena Saya”

Sabtu, 18 April 2026 - 19:00 WIB

Ijazah Bukan Penentu: Kisah Sarjana yang Sukses Banting Stir ke Usaha Mandiri

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi: Simak Daftar Lengkapnya per 18 April 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00 WIB

Jadwal Resmi Pendaftaran CPNS 2026 Jalur Umum dan Kedinasan

Jumat, 17 April 2026 - 21:00 WIB

Putra Bupati Malang Resmi Jabat Kepala Dinas LH, Prestasi atau Dinasti?

Berita Terbaru

Ilustrasi - Kode Redeem FF 19 April 2026. Gemini AI

Tech & Game

Buruan Ambil! Kode Redeem FF 19 April 2026 Spesial Item Langka

Minggu, 19 Apr 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi - Jadwal Haji 2026: Panduan Lengkap Kegiatan & Aturan Asrama Haji.

Khasanah

Jadwal Haji 2026: Panduan Lengkap Kegiatan & Aturan Asrama Haji

Minggu, 19 Apr 2026 - 05:00 WIB

Yulia Baltschun (Foto: Instagram @yuliabaltschun)

Uncategorized

Curhat Pilu Yulia Baltschun: Suami Akui Selingkuh Lagi

Sabtu, 18 Apr 2026 - 23:00 WIB