Polda Jambi Sebut Bank Jambi Dibobol Hacker, Rp143 Miliar Lenyap

Audit Forensik: Mengungkap Jejak Digital Sang Hacker

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Taufik Nurmandia (Foto: detik.com)

Ilustrasi - Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Taufik Nurmandia (Foto: detik.com)

Britainaja – Polda Jambi kini tengah mendalami kasus peretasan besar yang menimpa Bank Jambi. Hacker luar negeri diduga kuat menjadi dalang di balik jebolnya sistem keamanan bank kebanggaan warga Jambi ini.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Taufik Nurmandia, mengonfirmasi bahwa peretas masuk melalui sistem pihak ketiga atau vendor yang mengelola IT Bank Jambi. Tak main-main, aksi kriminal siber ini mengakibatkan kerugian mencapai Rp143 miliar.

Polisi Periksa Puluhan Saksi

Hingga saat ini, Tim Subdit II Perbankan terus bergerak cepat. Polisi sudah memeriksa sedikitnya 25 orang saksi untuk mengungkap titik lemah sistem yang berhasil ditembus hacker.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Kunjungi Kejati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Provinsi Jambi

“Kami telah memeriksa saksi dari berbagai pihak, mulai dari jajaran karyawan, pimpinan bank, hingga vendor pengelola IT,” ujar Kombes Taufik pada Kamis (23/4/2026).

Polda Jambi juga sedang menunggu hasil audit forensik independen untuk memetakan secara detail bagaimana pelaku menyusup ke dalam jaringan perbankan.

Kronologi Kejadian: 6.000 Rekening Jadi Korban

Petaka ini bermula pada Minggu (22/2/2026). Saat itu, layanan mobile banking dan ATM Bank Jambi mendadak lumpuh. Ternyata, gangguan tersebut merupakan serangan siber yang menguras saldo sekitar 6.000 rekening nasabah.

Baca Juga :  Mikrosegmentasi Jadi Pilar Baru Keamanan Siber di Era Digital

Para nasabah melaporkan kehilangan dana dengan nominal beragam, mulai dari Rp12 juta hingga Rp24 juta per rekening. Merespons situasi darurat ini, manajemen Bank Jambi langsung melaporkan dugaan peretasan tersebut ke Polda Jambi di bawah payung UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Saat ini, proses penyelidikan masih berjalan intensif. Kepolisian berupaya keras melacak jejak digital pelaku meski indikasi awal mengarah ke jaringan internasional. Masyarakat dan nasabah diimbau untuk tetap tenang sembari menunggu hasil audit menyeluruh dan penguatan sistem keamanan yang tengah dilakukan oleh pihak bank. (Tim)

Berita Terkait

Sosok Brigjen K Yani Sudarto, Wakapolda Jambi yang Kaya Pengalaman Reserse
Museum Sriwijaya Dharmakirti Resmi Berdiri, Gubernur Al Haris Dorong Bandara Jambi Jadi Internasional
Menteri Kebudayaan dan Gubernur Al Haris Ajak Mahasiswa UNJA Sulap Budaya Jambi Jadi Ekonomi Kreatif
Viral Video Penggerebekan di Rumah Dinas Waingapu: Oknum Pejabat Akhirnya Dicopot
Krisis Listrik Desa Terpencil Merangin: Saat Harapan Warga Terancam Padam
Dua Tokoh SAD Bantah Tuduhan Terlibat Dugaan TPPO Bayi di Batanghari
Pulang ke Jambi, Romi Arizyanto Resmi Jabat Kajari
H Bakri Wafat, Siapa Penggantinya di DPR RI? Sosok Adirozal Pegang Suara Terbanyak
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Sosok Brigjen K Yani Sudarto, Wakapolda Jambi yang Kaya Pengalaman Reserse

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Museum Sriwijaya Dharmakirti Resmi Berdiri, Gubernur Al Haris Dorong Bandara Jambi Jadi Internasional

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Menteri Kebudayaan dan Gubernur Al Haris Ajak Mahasiswa UNJA Sulap Budaya Jambi Jadi Ekonomi Kreatif

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Viral Video Penggerebekan di Rumah Dinas Waingapu: Oknum Pejabat Akhirnya Dicopot

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:10 WIB

Krisis Listrik Desa Terpencil Merangin: Saat Harapan Warga Terancam Padam

Berita Terbaru

Ilustrasi Doa Pelunas Hutang dan Waktu Mustajab Membacanya.Gemini

Khasanah

Kumpulan Doa Pelunas Hutang dan Waktu Mustajab Membacanya

Selasa, 4 Agu 2026 - 18:01 WIB