Malam Ini! Hujan Meteor Lyrids Hiasi Langit Indonesia

Menanti Puncak Hujan Meteor di Langit April

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan meteor (Sumber: Envato/wirestock)

Ilustrasi hujan meteor (Sumber: Envato/wirestock)

Britainaja – Para pecinta langit, bersiaplah menyambut pertunjukan alam yang memukau. Pada bulan April 2026 ini, hujan meteor Lyrids kembali menyapa Bumi. Fenomena ini merupakan salah satu hujan meteor tertua yang manusia catat dalam sejarah astronomi.

Jejak Debu Komet Thatcher

Fenomena indah ini bermula dari sisa-sisa debu dan puing Komet C/1861 G1 (Thatcher). Komet legendaris ini memiliki orbit yang sangat panjang, yakni sekitar 415,5 tahun untuk sekali mengelilingi Matahari. Meski kometnya baru akan kembali menyapa kita pada tahun 2276, jejak debu yang ia tinggalkan tetap setia bersinggungan dengan orbit Bumi setiap tahun.

Saat Bumi melintasi jalur debu tersebut, partikel-partikel kecil masuk ke atmosfer kita dan terbakar hebat akibat gesekan. Proses inilah yang menciptakan goresan cahaya cantik yang sering kita kenal sebagai “bintang jatuh”.

Baca Juga :  Panduan Praktis Daftar QR Code Subsidi Tepat Mobil 1400cc Tahun 2026

Waktu Terbaik Mengamati di Indonesia

Tahun 2026 memberikan kesempatan emas bagi kita. Hujan meteor Lyrids akan mencapai puncaknya pada malam 22 April hingga dini hari 23 April.

Khusus bagi Anda yang berada di wilayah Indonesia (seperti Jakarta dan sekitarnya), catat waktu ideal berikut ini:

  • Waktu: Pukul 02.00 WIB hingga menjelang fajar.

  • Kondisi: Pilih lokasi yang minim polusi cahaya agar langit terlihat lebih gelap.

  • Posisi: Titik asal meteor akan berada cukup tinggi di langit pada jam-jam tersebut, sehingga peluang Anda melihat kilatan cahaya semakin besar.

Tips Menikmati Lyrids: Tak Perlu Teleskop!

Menariknya, Anda tidak membutuhkan alat canggih atau teleskop mahal untuk menikmati fenomena ini. Para ahli justru menyarankan pengamatan dengan mata telanjang. Mengapa?

  1. Bidang Pandang Luas: Mata manusia mampu menangkap area langit yang lebih lebar dibandingkan lensa teleskop yang sempit.

  2. Kecepatan Meteor: Meteor bergerak sangat cepat, sehingga mata telanjang lebih mudah mengikuti arah gerakannya.

  3. Kenyamanan: Anda cukup berbaring santai di area terbuka dan membiarkan mata beradaptasi dengan kegelapan selama 15-20 menit.

Baca Juga :  KPK Gelar OTT di Ponorogo, Bupati Masih Diperiksa

Dalam kondisi langit yang bersih dan cerah, Anda bisa menyaksikan sekitar 10 hingga 20 meteor setiap jamnya. Jadi, siapkan jaket hangat dan kopi favorit Anda untuk menemani perburuan bintang jatuh malam ini! (Tim)

Berita Terkait

Polres Sijunjung Gagalkan Penyelundupan Bio Solar Subsidi ke Tambang Emas Ilegal Jambi
Menanti 15 Tahun, Jemaah Haji Gowa Tampil Anggun dengan Gaun Berkilau Rp8 Juta
Peluang Emas! Kemensos Buka 3.053 Formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
Mendag Pastikan Harga MinyaKita Bakal Naik, Saat Ini Rp15.700 per Liter
Skandal Imigrasi: KPK Ungkap Pemerasan Dokumen Capai Ratusan Miliar
Presiden Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional
Mantan Istri Reza Smash Terjerat Sindikat Love Scamming Rp 41 Miliar
Teddy Indra Wijaya Jawab Kritik Kunker Prabowo: Hemat Anggaran & Bawa Investasi Rp2.430 Triliun
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB

Polres Sijunjung Gagalkan Penyelundupan Bio Solar Subsidi ke Tambang Emas Ilegal Jambi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:00 WIB

Menanti 15 Tahun, Jemaah Haji Gowa Tampil Anggun dengan Gaun Berkilau Rp8 Juta

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:00 WIB

Peluang Emas! Kemensos Buka 3.053 Formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:00 WIB

Mendag Pastikan Harga MinyaKita Bakal Naik, Saat Ini Rp15.700 per Liter

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

Skandal Imigrasi: KPK Ungkap Pemerasan Dokumen Capai Ratusan Miliar

Berita Terbaru

Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) bersaing dengan Alex Marquez (Gresini Racing) dalam balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez di Jerez de la Frontera, pada 26 April 2025. (Foto oleh JORGE GUERRERO / AFP)

Otomotif

Hasil Sprint MotoGP Hongaria 2026: Marquez Menang Dominan

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:30 WIB

Ilustrasi - Kode Redeem ML Terbaru 6 Juni 2026.

Uncategorized

Serbu Hadiahnya! Kode Redeem ML Terbaru 6 Juni 2026 Siap Kamu Klaim

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:00 WIB