Koperasi Merah Putih: Harapan Baru atau Pemberdayaan Semu?

Mengubah Bansos Jadi Berdikari: Tantangan Koperasi Merah Putih Berdayakan 18 Juta Keluarga

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Koperasi Merah Putih.

Ilustrasi - Koperasi Merah Putih.

Britainaja – Pemerintah tengah menyiapkan langkah besar untuk mengubah nasib 18 juta keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Lewat Koperasi Merah Putih, negara ingin menggeser pola pikir masyarakat dari sekadar penerima bantuan menjadi pelaku ekonomi yang mandiri. Namun, langkah ini membawa tantangan sosial yang tidak sederhana.

Bukan Sekadar Syarat Administrasi

Transformasi ini bertujuan menjadikan warga sebagai pemilik sekaligus penerima manfaat ekonomi melalui Sisa Hasil Usaha (SHU). Meski terlihat menjanjikan, sosiolog dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Syaifudin, mengingatkan risiko “pemberdayaan semu”.

Ia khawatir jika keanggotaan koperasi hanya menjadi syarat formalitas untuk mencairkan bantuan. Jika itu terjadi, koperasi hanya akan menjadi perpanjangan tangan birokrasi, bukan lembaga ekonomi yang hidup dari partisipasi warga.

Membuka Jutaan Lapangan Kerja di Desa

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, optimis bahwa program ini adalah kunci pengentasan kemiskinan. Pemerintah memproyeksikan pembentukan 80.000 koperasi yang mampu menyerap hampir 1,4 juta tenaga kerja dari kalangan penerima PKH.

Baca Juga :  5 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Gugur dalam Tugas saat Latsarmil

Setiap unit koperasi rencananya akan mempekerjakan 15 hingga 18 orang. Dengan skema ini, warga tidak hanya berbelanja di koperasi, tetapi juga terlibat aktif dalam operasional dan produksi ekonomi lokal.

Waspada Dominasi Elite Lokal

Selain masalah infrastruktur, transparansi menjadi sorotan utama. Syaifudin menekankan pentingnya pengawasan ketat agar manfaat ekonomi tidak jatuh ke tangan segelintir elite desa. Tanpa sistem akuntabilitas yang kuat, koperasi berisiko menjadi lahan baru bagi praktik titip-menitip kepentingan atau patronase.

“Kualitas implementasi sosial jauh lebih penting daripada sekadar jumlah anggota,” tegas Syaifudin. Ia menambahkan bahwa masyarakat membutuhkan pendampingan intensif dan pelatihan literasi keuangan agar benar-benar siap menjadi pengusaha koperasi.

Baca Juga :  Kompak dan Religius, Kunci PKK Jambi Bangun Desa

Mengejar Target Nol Persen Kemiskinan Ekstrem

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan instrumen vital untuk menghapus kemiskinan ekstrem pada tahun 2026.

Koperasi ini mengemban misi besar:

  • Memperkuat daya tahan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

  • Mendukung swasembada pangan dan energi mulai dari tingkat desa.

  • Menjadi wadah produk UMKM untuk menembus pasar nasional.

Pemerintah berharap integrasi antara bantuan sosial dan koperasi ini mampu menutup celah kebocoran dana bantuan sekaligus menghidupkan urat nadi ekonomi komunitas. Keberhasilan agenda ini kini bergantung pada seberapa nyata pendampingan yang menyentuh akar persoalan di lapangan. (Tim)

Berita Terkait

Siap-Siap! Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini Menyapa pada Agustus 2027
Sosok Sudaryono Yang Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN
Ini Alasan Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN
Profil Dody Hanggodo: Dari Pengusaha Sawit Kini Jadi Menteri PU yang Viral
BLT Dana Desa Tahap 3 Cair Bulan Ini, Ini Cara Ambil Bantuan Rp900 Ribu
Kisah Haru di Balik Nama Bayi Muhammad MBG Subianto dan Alasan Disdukcapil Wonosobo
Sentilan Keras DPR: ASN Jangan Cuma Datang, Absen, dan Ngopi
Lowongan Kerja BPJS Kesehatan 2026: Cari Anggota Komite Non Dewan Pengawas, Daftar Sebelum 18 Juli
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:09 WIB

Siap-Siap! Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini Menyapa pada Agustus 2027

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:30 WIB

Sosok Sudaryono Yang Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:52 WIB

Ini Alasan Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:03 WIB

Profil Dody Hanggodo: Dari Pengusaha Sawit Kini Jadi Menteri PU yang Viral

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

BLT Dana Desa Tahap 3 Cair Bulan Ini, Ini Cara Ambil Bantuan Rp900 Ribu

Berita Terbaru

Ilustrasi - Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan.

Sungai Penuh

Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:59 WIB

Samsung Galaxy Z Flip 8 & Fold 8 Series. (Duniagames)

Tech & Game

Bocoran Harga Samsung Galaxy Z Flip 8 & Fold 8 Series di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 06:07 WIB