Britainaja – Sejak awal dibukanya pendaftaran pada 15 April 2026, ribuan pencari kerja langsung menunjukkan antusiasme luar biasa.
Program hebat gagasan Prabowo Subianto ini membuka peluang bagi 30.000 putra-putri terbaik bangsa untuk memimpin Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh penjuru Indonesia.
Kopdes Merah Putih bukan sekadar wadah biasa. Lembaga ini hadir sebagai jantung ekonomi desa yang mengelola distribusi sembako, layanan apotek, hingga jalur logistik.
Itulah sebabnya, peran seorang Manajer menjadi sangat krusial untuk memastikan roda ekonomi warga bergerak lebih cepat.
Berapa Kisaran Gaji Manajer Kopdes Merah Putih?
Satu pertanyaan yang paling banyak muncul di benak pelamar adalah mengenai kompensasi. Meski pemerintah belum merilis angka pasti, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan sinyal positif terkait skema penghasilan para manajer ini.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai rencana penggajian:
-
Berbasis Pendidikan: Besar kecilnya gaji akan mengikuti latar belakang pendidikan pelamar, mulai dari jenjang D3 hingga S1.
-
Mengikuti Standar Wilayah: Skema penggajian tetap memperhatikan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) setempat agar tetap kompetitif.
-
Pola Profesional BUMN: Mengingat pengelolaannya berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara, muncul harapan bahwa paket kompensasi akan mengadopsi standar profesional layaknya perusahaan negara.
Sebagai gambaran di dunia kerja profesional, posisi manajerial biasanya memiliki rentang penghasilan antara Rp7,5 juta hingga Rp50 juta per bulan, tergantung pada skala tanggung jawab dan pengalaman yang dimiliki.
Catat Tanggalnya dan Waspada Penipuan!
Pemerintah mengundang Anda yang memiliki jiwa kepemimpinan untuk bergabung sebelum pendaftaran berakhir pada 24 April 2026. Ingat, seluruh proses rekrutmen ini berlangsung secara nasional dan gratis.
Pesan Penting: Pihak penyelenggara menegaskan agar masyarakat selalu waspada. Proses seleksi berjalan transparan dan tidak memungut biaya sepeser pun. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, bisa dipastikan itu adalah penipuan.
Mari ambil bagian dalam memperkuat ekonomi desa dan jadilah motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih! (Tim)






