Ekonomi Desa Bangkit: Koperasi Merah Putih Siap Serap 1,56 Juta Pekerja Lokal

Mengutamakan Potensi Lokal di Tanah Sendiri

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Ekonomi Desa Bangkit: Koperasi Merah Putih Siap Serap 1,56 Juta Pekerja Lokal.

Ilustrasi - Ekonomi Desa Bangkit: Koperasi Merah Putih Siap Serap 1,56 Juta Pekerja Lokal.

Britainaja – Pemerintah membawa kabar baik bagi masyarakat pedesaan. Melalui program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, pemerintah tidak hanya memutar roda ekonomi dari pinggiran, tetapi juga membuka pintu rejeki bagi jutaan warga lokal. Program ini menjadi simbol kemandirian desa yang nyata.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa masyarakat lokal memegang peran utama dalam operasional Kopdes Merah Putih. Pemerintah meniadakan mekanisme rekrutmen terpusat yang kaku untuk posisi teknis.

Sebaliknya, warga desa setempat mendapatkan prioritas penuh untuk mengisi posisi strategis hingga operasional.

“Kami memberikan kesempatan bagi pengurus koperasi yang sudah ada untuk bergabung sebagai karyawan di Kopdes Merah Putih,” ujar Ferry usai rapat di Kemenko Pangan.

Baca Juga :  Libur Lebaran 2026 Berapa Hari? Simak Estimasi Jadwal Libur Sekolah di Berbagai Provinsi

Program ini membawa misi sosial yang kuat. Ferry menjelaskan bahwa pemerintah membuka peluang lebar bagi warga kurang mampu, termasuk para penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka dapat mengisi berbagai posisi penting, seperti:

  • Kasir dan tenaga administrasi.

  • Petugas keamanan (Security).

  • Pengemudi atau sopir operasional.

  • Tenaga pendukung lainnya sesuai kebutuhan desa.

Dengan melibatkan masyarakat bawah, pemerintah ingin memastikan manfaat ekonomi menetap dan berputar di dalam desa, bukan lari ke kota besar.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mempertegas aturan main program ini. Ia melarang warga dari luar desa mengisi posisi tenaga kerja pendukung. Komitmen ini bertujuan agar potensi lokal terserap secara maksimal.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh Ikuti Acara  Peluncuran Koperasi Merah Putih

Saat ini, PT Agrinas memegang mandat untuk membangun fisik dan mengelola operasional selama dua tahun pertama. Setelah sistem stabil, pengelolaan akan beralih sepenuhnya kepada pengurus koperasi desa.

Pemerintah memprediksi program ambisius ini mampu menciptakan sekitar 1,56 juta lapangan kerja baru di seluruh Indonesia. Angka ini menjadi angin segar bagi stabilitas ekonomi nasional, sekaligus bukti bahwa desa adalah fondasi utama kekuatan bangsa. (Tim)

Berita Terkait

Hari Terakhir! Segera Daftar Lowongan 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih 2026
Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Stabil, Saatnya Cek Portofolio Anda
Kabar Gembira! Gaji ke-13 ASN Cair Mulai Juni 2026, Ini Rinciannya
Babak Baru Martabat PRT: UU PPRT Hapus Istilah Pembantu dan Majikan
KTP Hilang Bakal Kena Denda? Simak Alasan Wamendagri Bima Arya
BNI Tuntaskan Janji: Dana Rp28 Miliar Kembali ke Tangan Jemaat Paroki Aek Nabara
Buruan! Hari Ini Batas Terakhir Amankan Dividen Jumbo Saham ASGR
Hary Tanoe Wajib Bayar Rp 531 Miliar ke Perusahaan Jusuf Hamka, Begini Duduk Perkaranya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:00 WIB

Hari Terakhir! Segera Daftar Lowongan 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih 2026

Jumat, 24 April 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Stabil, Saatnya Cek Portofolio Anda

Jumat, 24 April 2026 - 10:00 WIB

Kabar Gembira! Gaji ke-13 ASN Cair Mulai Juni 2026, Ini Rinciannya

Kamis, 23 April 2026 - 21:00 WIB

Babak Baru Martabat PRT: UU PPRT Hapus Istilah Pembantu dan Majikan

Kamis, 23 April 2026 - 20:00 WIB

KTP Hilang Bakal Kena Denda? Simak Alasan Wamendagri Bima Arya

Berita Terbaru

Ilustrasi - IHSG Anjlok 1,54% Pagi Ini: Ketegangan Global Tekan Pasar.

Finansial

IHSG Anjlok 1,54% Pagi Ini: Ketegangan Global Tekan Pasar

Jumat, 24 Apr 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi - Rupiah Tembus Rp17.286, Ini Dampak Nyata bagi Kantong Anda.

Finansial

Rupiah Tembus Rp17.286, Ini Dampak Nyata bagi Kantong Anda

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:00 WIB