PPPK Terancam Dirumahkan, Guru dan Tenaga Teknis Resah

Masalah anggaran daerah picu kontrak PPPK tak diperpanjang, ribuan tenaga guru dan teknis kini menghadapi ketidakpastian kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PPPK Terancam Dirumahkan. Gemini AI

Ilustrasi PPPK Terancam Dirumahkan. Gemini AI

Britainaja – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di berbagai daerah kini menghadapi situasi tidak menentu. Banyak di antara mereka berisiko kehilangan pekerjaan meski sudah lolos seleksi resmi. Kondisi ini memicu keresahan besar, terutama di kalangan guru dan tenaga teknis.

Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, menegaskan bahwa sejak awal pemerintah sudah menyesuaikan rekrutmen PPPK dengan kemampuan anggaran masing-masing daerah. Artinya, pemerintah daerah seharusnya telah menghitung kesiapan fiskal sebelum membuka formasi.

Baca Juga :  Revisi UU ASN, Skema Konversi PPPK Penuh Waktu Jadi Jawaban Kesejahteraan

Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. Sejumlah daerah mengalami tekanan anggaran yang cukup berat. Kondisi ini mendorong sebagian pemerintah daerah mengambil langkah sulit, termasuk tidak memperpanjang kontrak PPPK yang masih aktif bekerja.

Status PPPK sebagai pegawai kontrak memang bergantung pada evaluasi berkala. Perpanjangan kontrak ditentukan oleh kinerja dan kebijakan daerah. Meski begitu, banyak PPPK merasa keputusan tidak memperpanjang kontrak sama saja dengan pemutusan kerja, apalagi jika terjadi secara massal.

Baca Juga :  Dewan Pers Desak Istana Pulihkan ID Jurnalis CNN Indonesia

Situasi ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpotensi memicu masalah sosial di berbagai daerah. (Tim)

Berita Terkait

Arogansi Preman di Tanah Abang: Rusak Mangkok Tukang Bakso Hingga Terbukti Konsumsi Sabu
Kabar Gembira! Kemenkeu Buka Lowongan 300 Formasi Bea Cukai untuk Lulusan SMA
Menkeu Purbaya Stop Anggaran Motor Listrik Badan Gizi Nasional di 2026
Dukung Makan Bergizi Gratis, BGN Siapkan Motor Listrik untuk Area Sulit
Dubes Belanda Siap Bawa Investasi dan Nobar Euro 2024 di Ambon
Cara Cek Bansos PKH dan Sembako 2026: Data Kini Update Lebih Cepat
Kabar Gembira! Pemerintah Tambah Kuota Penerima Bansos 2026, Yuk Cek Nama Anda
Muamar Fajar, CPNS Juara 1 Latsar 2026 Lewat Inovasi SIGAPTEL
Berita ini 665 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:00 WIB

Arogansi Preman di Tanah Abang: Rusak Mangkok Tukang Bakso Hingga Terbukti Konsumsi Sabu

Kamis, 9 April 2026 - 20:00 WIB

Kabar Gembira! Kemenkeu Buka Lowongan 300 Formasi Bea Cukai untuk Lulusan SMA

Rabu, 8 April 2026 - 18:00 WIB

Menkeu Purbaya Stop Anggaran Motor Listrik Badan Gizi Nasional di 2026

Rabu, 8 April 2026 - 17:00 WIB

Dukung Makan Bergizi Gratis, BGN Siapkan Motor Listrik untuk Area Sulit

Rabu, 8 April 2026 - 15:00 WIB

Dubes Belanda Siap Bawa Investasi dan Nobar Euro 2024 di Ambon

Berita Terbaru

GTA 6. Foto: Rockstar

Tech & Game

Artemis II vs GTA 6: Mana yang Lebih Worth It?

Minggu, 12 Apr 2026 - 19:00 WIB