Britainaja – Sebagai salah satu langkah strategis, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), melakukan perombakan jajaran manajemen. Dan secara resmi menunjuk Frans Dicky Tamara sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service yang baru.
Penunjukan Direktur maskapai penerbangan nasional tersebut dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung Rabu (13/5/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk mempercepat pemulihan bisnis pascapandemi. Menariknya, sebelum menduduki kursi direksi, Frans Dicky Tamara sudah mengabdi sebagai Komisaris Garuda Indonesia sejak Oktober 2025 lalu.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menaruh harapan besar pada perombakan manajemen kali ini. Ia optimis kehadiran wajah-wajah baru di jajaran direksi akan membawa energi positif bagi masa depan perusahaan.
“Kami berharap susunan manajemen baru ini mampu mendukung langkah akselerasi perseroan menuju fase turnaround yang semakin solid. Kami ingin membawa Garuda Indonesia menjadi national flag carrier yang berdaya saing tinggi serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Glenny.
Berlatar Belakang Hukum dan Keuangan Internasional
Frans Dicky Tamara lahir di Manado pada 16 Desember 1966. Ia memiliki modal kuat untuk memimpin sektor sumber daya manusia dan layanan korporat berkat latar belakang pendidikannya yang mumpuni di bidang hukum dan keuangan.
Perjalanan akademisnya bermula saat ia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 1987. Mengincar keahlian yang lebih spesifik, Frans kemudian terbang ke Amerika Serikat untuk melanjutkan studi. Ia berhasil meraih gelar Master of Laws (LL.M) dari Boston University melalui Morin Center for Banking and Financial Law pada tahun 1991.
Rekam Jejak Panjang di Kementerian Pertahanan
Sebelum memperkuat manajemen Garuda Indonesia, Frans Dicky Tamara merupakan sosok yang sangat berpengalaman di lingkungan birokrasi, khususnya di Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Di kementerian tersebut, ia berulang kali mendapat kepercayaan untuk mengemban posisi-posisi strategis yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan perencanaan.
Berikut adalah perjalanan karier penting Frans Dicky Tamara di Kemhan:
-
Periode 2018–2021: Menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Pelaporan dan Pembinaan Keuangan Pertahanan.
-
Tahun 2021: Mengemban amanah sebagai Kepala Bagian Perbekalan dan Pemeliharaan Biro Umum.
-
Periode 2023–2024: Menduduki posisi penting sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kemhan.
Dengan kombinasi keahlian hukum keuangan internasional serta pengalaman matang dalam mengelola organisasi besar di Kemhan, Frans Dicky Tamara kini siap membawa sistem kerja dan pengelolaan SDM di Garuda Indonesia ke level yang lebih profesional dan adaptif.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Di ajukan)
1. Siapa Frans Dicky Tamara? Frans Dicky Tamara adalah seorang profesional berlatar belakang hukum dan keuangan yang kini menjabat sebagai salah satu direktur di PT Garuda Indonesia Tbk. Sebelumnya, ia memiliki rekam jejak karier yang panjang di Kementerian Pertahanan (Kemhan).
2. Apa jabatan baru Frans Dicky Tamara di Garuda Indonesia? Dalam RUPST terbaru, perusahaan memercayai Frans Dicky Tamara untuk menjabat sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service Garuda Indonesia.
3. Kapan penunjukan Frans Dicky Tamara sebagai direktur dilakukan? Pemegang saham meresmikan penunjukan Frans Dicky Tamara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada hari Rabu, 13 Mei 2026.
4. Apa latar belakang pendidikan Frans Dicky Tamara? Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1987) dan meraih gelar Master of Laws (LL.M) bidang Hukum Perbankan dan Keuangan dari Boston University, Amerika Serikat (1991). (Tim)






