Haji Mandiri Sumenep: Tuntun Jemaah Lansia Lewat Video Bahasa Madura

Langkah Kreatif Menembus Keterbatasan Bahasa

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan jemaah melakukan tawaf, salat dan doa di Masjidil Haram, kota suci Makkah, Arab Saudi. (Photo by FETHI BELAID / AFP)

Ribuan jemaah melakukan tawaf, salat dan doa di Masjidil Haram, kota suci Makkah, Arab Saudi. (Photo by FETHI BELAID / AFP)

Britainaja – LORONG sebuah hotel di wilayah Ar-Rawdah, Makkah, masih terasa lengang pagi itu. Sebagian besar jemaah sedang melepas lelah setelah menunaikan ibadah subuh di Masjidil Haram, sementara beberapa orang lainnya tampak asyik mengobrol santai di depan pintu kamar.

Di sudut koridor yang tenang ini, Moh Kamil membagikan sebuah kisah penuh kehangatan. Pemuda berusia belum genap 30 tahun tersebut mengemban amanah besar sebagai ketua rombongan bagi 43 jemaah haji mandiri asal Sumenep, Jawa Timur, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) SUB 77.

Kamil mengakui bahwa bayangan awal tentang ibadah haji sempat memicu kekhawatiran jika tanpa pendampingan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Namun, setelah berinteraksi langsung dengan para petugas kloter di lapangan, keyakinannya tumbuh penuh bahwa bimbingan pemerintah sudah sangat memadai.

Langkah Kreatif Menembus Keterbatasan Bahasa

Keputusan Kamil untuk menempuh jalur mandiri lahir dari persiapan yang matang. Sebelum menginjakkan kaki di Tanah Suci, ia memperdalam kembali ilmu manasik kepada para guru pesantren di kampung halamannya. Bekal ilmu agama dari madrasah diniyah masa kecilnya kini menjelma menjadi lentera penerang bagi jemaah lain.

Tantangan terbesar muncul saat Kamil harus menyamakan pemahaman ibadah, terutama bagi para jemaah lansia yang belum akrab dengan teknologi komunikasi. Penjelasan dalam bentuk teks panjang seringkali membuat orang tua kebingungan.

“Kami akhirnya memproduksi video panduan singkat dan praktis. Kami memadukan bahasa Indonesia dan bahasa Madura agar para orang tua lebih mudah menangkap informasi,” ujar Kamil dengan senyum ramah.

Video sederhana tersebut berisi panduan harian yang sangat krusial, mulai dari cara mengoperasikan lift hotel, menata koper boks, menghafal jalur menuju Masjidil Haram, hingga tips menggunakan fasilitas penginapan. Lewat visualisasi yang membumi ini, para lansia pembelajar kilat tersebut kini mampu beraktivitas secara mandiri tanpa rasa cemas.

Baca Juga :  Wujudkan Wasiat Istri, Kakek 103 Tahun Asal Bantul Berangkat Haji 2026

Fleksibilitas dan Kekeluargaan Jalur Mandiri

Rasa mantap juga mengalir dalam diri Suwaris Bahir, seorang jemaah yang sehari-hari bekerja di sektor perikanan Sumenep. Ia merasakan bahwa rangkaian manasik dari Kementerian Agama, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten, sudah menyajikan informasi yang sangat detail dan sistematis.

Suwaris menyukai jalur mandiri karena memberikan ruang gerak yang lebih fleksibel tanpa sekat aturan tambahan yang kaku. Selain menghemat biaya, ia menilai kualitas pelayanan dan kehadiran aktif petugas kloter di setiap tahapan ibadah sudah jauh melampaui ekspektasinya.

Kisah sarat emosi juga hadir dari E.A.A. Nurhayati Haddjad, seorang dosen asal Sumenep. Ia terbang ke Tanah Suci demi menggantikan porsi haji almarhum ayahnya. Di sela kesibukan mengajar dan merawat sang ibu yang mengidap stroke, Nurhayati konsisten melatih fisiknya dengan berjalan kaki mengitari area persawahan desa guna membangun stamina prima.

Bagi Nurhayati, keindahan haji mandiri justru terletak pada tingginya rasa kepedulian antarjemaah. Setiap malam, ia meluangkan waktu secara sukarela untuk membantu rekan serombongan mengisi dokumen perjalanan dan mencermati identitas imigrasi. Aktivitas sederhana ini justru merajut ikatan kekeluargaan yang sangat erat di antara mereka.

Sentuhan Moral “Setiap Ketua adalah Kiai”

Kekompakan Kloter SUB 77 tidak tumbuh secara instan. Ketua Kloter, Asnawi, menerapkan strategi pendekatan psikologis yang menyentuh hati sejak tiga bulan sebelum jadwal keberangkatan.

Mengingat lebih dari separuh jemaah merupakan kelompok lanjut usia, Asnawi menanamkan sebuah prinsip moral yang kuat kepada para ketua regu dan ketua rombongan.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Shalat Witir: Jumlah Rakaat, Niat, dan Keutamaannya

“Kami memosisikan setiap ketua rombongan sebagai ‘kiai’ bagi kelompoknya. Saat mereka merasakan tanggung jawab moral yang besar sebagai pembimbing umat, ketulusan untuk belajar dan menjaga sesama akan muncul secara alami,” jelas Asnawi.

Pihak panitia kloter bahkan rela menempuh perjalanan jauh ke pelosok desa hingga wilayah kepulauan di Sumenep demi menggelar simulasi manasik langsung di rumah-rumah jemaah. Ikatan emosional yang terbangun sejak di tanah air tersebut kini membuahkan hasil manis di Kota Makkah. Seluruh jemaah bergerak dengan sangat tertib, saling menjaga, dan memancarkan indahnya kebersamaan.

FAQ (PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN)

1. Siapa Moh Kamil dan apa perannya dalam rombongan haji mandiri?

Moh Kamil adalah pemuda berusia di bawah 30 tahun asal Sumenep yang bertindak sebagai ketua rombongan bagi 43 jemaah haji mandiri dalam Kloter SUB 77. Ia bertanggung jawab mengoordinasikan, membimbing, dan memastikan keselamatan serta kelancaran ibadah seluruh anggotanya selama di Tanah Suci.

2. Bagaimana cara Moh Kamil membantu jemaah lansia memahami informasi ibadah haji?

Moh Kamil membuat video panduan visual pendek dengan penjelasan menggunakan campuran bahasa Indonesia dan bahasa Madura. Metode ini memudahkan jemaah lansia memahami cara kerja fasilitas hotel, rute Masjidil Haram, dan tata cara ibadah tanpa harus membaca teks yang panjang.

3. Mengapa beberapa jemaah memilih jalur haji mandiri tanpa KBIHU?

Jemaah memilih jalur mandiri karena bimbingan manasik resmi dari pemerintah sudah sangat lengkap dan jelas. Selain itu, jalur mandiri menawarkan waktu ibadah yang lebih fleksibel, biaya yang lebih efisien, serta layanan prima dari petugas kloter yang selalu siap mendampingi di setiap tahapan. (Tim)

Berita Terkait

Kumpulan Doa Pelunas Hutang dan Waktu Mustajab Membacanya
Rahasia Doa Nabi Yunus: Cara Cepat Keluar dari Masalah Berat dan Ujian Hidup
Ini Panduan Lengkap Aqiqah Anak Perempuan Sesuai Syariat
Makna Mendalam Surah Az-Zumar Ayat 53 untuk Jiwa yang Lelah
5 Keutamaan Sholat Dhuha Berdasarkan Hadis Nabi yang Luar Biasa
Hukum Shalat Sambil Menggendong Anak Menurut Syariat Islam, Sah atau Tidak?
Panduan Lengkap Doa Sebelum dan Sesudah Makan Beserta Adabnya dalam Islam
10 Amalan Penting Penebal Bekal Akhirat agar Selamat dari Siksa Kubur
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Kumpulan Doa Pelunas Hutang dan Waktu Mustajab Membacanya

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Rahasia Doa Nabi Yunus: Cara Cepat Keluar dari Masalah Berat dan Ujian Hidup

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:06 WIB

Ini Panduan Lengkap Aqiqah Anak Perempuan Sesuai Syariat

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:08 WIB

Makna Mendalam Surah Az-Zumar Ayat 53 untuk Jiwa yang Lelah

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:03 WIB

5 Keutamaan Sholat Dhuha Berdasarkan Hadis Nabi yang Luar Biasa

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Mudah Cari Uang dari HP. (Foto: AI)

Tips & Trik

Cara Mudah Cari Uang Tambahan dari HP Tanpa Modal Besar

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:44 WIB

Ilustrasi - Cara Pasang Iklan di Status WhatsApp untuk UMKM. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Pasang Iklan di Status WhatsApp untuk UMKM

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:23 WIB