Harga Minyak Melonjak, Menkeu Purbaya Targetkan 6 Juta Motor Listrik Dapat Subsidi Tahun Ini

Strategi Baru Hadapi Lonjakan Harga Minyak Dunia

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.

Britainaja – Naah..!! Ada kabar baik dan sangat menggembirakan bagi Anda yang tengah dan akan melirik kendaraan ramah akan lingkungan.

Saat ini harga minyak dunia terus mengalami lonjakan harga, dan belum diketahui kapan akan mereda. Pemerintah Indonesia terus bergerak cepat untuk menyiapkan berbagai cara baru untuk mempercepat transisi ke kendaraan listrik.

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa pemerintah kini sedang meracik skema insentif khusus. Langkah ini menjadi strategi jitu untuk melindungi dompet masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional dari dampak konflik geopolitik global.

Mengapa Harus Kendaraan Listrik Sekarang?

Ketidakpastian situasi di Timur Tengah, terutama ketegangan antara Iran dan Israel, membuat harga minyak dunia sulit turun dalam waktu dekat. Purbaya memprediksi gejolak harga energi ini masih akan berlangsung lama.

“Kita melihat harga minyak dunia sepertinya tidak akan turun. Cara terbaik adalah mempercepat perpindahan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik,” ujar Purbaya saat ditemui di Jakarta (12/5/2026).

Dengan beralih ke listrik, Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada BBM impor yang harganya kian mencekik anggaran negara.

Baca Juga :  Kekhawatiran Meluasnya Tambang Nikel Ancam Keberlanjutan Wisata Raja Ampat

Manfaatkan Kelebihan Listrik PLN

Selain menghemat BBM, langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan pasokan listrik PLN yang saat ini melimpah. Saat ini, sekitar 30% kapasitas listrik nasional belum terpakai namun tetap harus dibayar oleh pemerintah.

Daripada terbuang percuma, pemerintah ingin masyarakat menggunakan energi tersebut untuk mengisi daya kendaraan mereka. “Kalau listrik yang belum terpakai ini bisa diserap oleh kendaraan listrik, kita bisa menekan subsidi BBM sekaligus mengefisiensikan subsidi PLN,” tambah Purbaya.

Bocoran Subsidi: Rp5 Juta Per Motor!

Pemerintah mengusulkan pemberian subsidi sebesar Rp5 juta per unit untuk pembelian motor listrik. Target awalnya cukup ambisius, yakni mendorong penjualan hingga 6 juta unit motor listrik secara bertahap.

Meski masih dalam tahap pembahasan bersama Kementerian Perindustrian dan Kemenko Perekonomian, Purbaya menargetkan program ini bisa mulai berjalan pada tahun ini. Ini merupakan bagian dari rencana besar pemerintah untuk mengonversi 120 juta motor BBM di Indonesia menjadi motor listrik yang lebih bersih dan murah.

Baca Juga :  Hapus Pajak Kendaraan Jadi Jalan Berbayar di Jabar, Adil atau Membebani Rakyat?

Transisi ke motor listrik bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk menghadapi masa depan energi yang tidak pasti. Dengan dukungan subsidi jutaan rupiah, kini saat yang tepat bagi Anda untuk mulai mempertimbangkan beralih ke teknologi hijau.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Berapa besaran subsidi motor listrik yang diusulkan? Pemerintah mengusulkan subsidi sebesar Rp5 juta per unit untuk pembelian motor listrik baru.

2. Kapan subsidi motor listrik ini mulai berlaku? Menteri Keuangan menargetkan skema insentif ini mulai bergulir secara bertahap pada tahun 2024 ini, setelah pembahasan antar-kementerian selesai.

3. Mengapa pemerintah mendorong penggunaan kendaraan listrik? Tujuannya adalah mengurangi ketergantungan pada impor BBM, mengatasi dampak lonjakan harga minyak dunia, dan memanfaatkan kelebihan pasokan listrik PLN yang belum terserap.

4. Berapa target motor listrik yang akan disubsidi? Target awal pemerintah adalah mendorong penjualan hingga 6 juta unit motor listrik sebagai bagian dari program konversi 120 juta kendaraan roda dua di Indonesia. (Tim)

Berita Terkait

Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN
Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1
Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026
Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan
KIP Kuliah 2026 Masih Buka! Ini Cara Daftar dan Cek Kampus Penerima
Daftar Lengkap Mutasi 90 Kajari Oleh Kejagung Terbaru 2026
40 Ide Tema 17 Agustus 2026 Unik dan Menarik untuk Perayaan HUT RI
Daftar Bansos Agustus 2026 Lengkap: PKH, BPNT, PIP, dan Cara Cek Nama Anda
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:02 WIB

KIP Kuliah 2026 Masih Buka! Ini Cara Daftar dan Cek Kampus Penerima

Berita Terbaru