Kasus Covid-19 Global Naik, Kemenkes: Kondisi Indonesia Terkendali & Aman

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi virus Covid-19. (Foto: Kemenkes)

Ilustrasi virus Covid-19. (Foto: Kemenkes)

Britainaja, Jakarta – Seiring dengan kembali meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di berbagai negara, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memberikan penjelasan mengenai kondisi dalam negeri terkait kasus tersebut. Beberapa negara Asia seperti Singapura, Thailand, dan Hong Kong saat ini tercatat mengalami lonjakan kasus.

Hingga Minggu (18/05/2025), Kemenkes menyatakan bahwa kondisi Covid-19 di Indonesia masih dalam situasi yang aman dan terkendali. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman.

“Meski ada peningkatan kasus secara global, masyarakat tidak perlu khawatir. Situasi di Indonesia masih aman dan kami terus meningkatkan pengawasan terhadap penyakit menular, termasuk Covid-19, melalui sistem sentinel dan pemantauan di pintu masuk negara,” ungkap Aji dalam keterangan tertulis, Selasa (20/05/2025).

Baca Juga :  Kemenkes Ungkap Fakta Pilu: dr Myta Kerja 51 Jam Seminggu Sebelum Wafat

Di Negara Singapura, peningkatan kasus Covid-19 disebut masih dalam kategori musiman dan tidak menunjukkan gejala yang berat. Varian virus yang menyebar di negara tersebut merupakan turunan dari JN.1 yang belum terbukti menimbulkan dampak serius.

Menanggapi hal ini, pemerintah Indonesia belum mengambil langkah pembatasan terhadap keluar-masuknya pelaku perjalanan internasional. Meski begitu, pengawasan di pintu masuk negara terus diperkuat menggunakan sistem SatuSehat Health Pass (SSHP).

Saat ini, belum ada kebijakan pelarangan perjalanan ke luar negeri. Namun, Kemenkes menghimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama jika hendak mendatangi negara dengan lonjakan kasus.

Baca Juga :  COVID Comeback 2030: Begini Prediksi Viral yang Hebohkan Dunia Maya

“Kami menyarankan agar masyarakat memantau situasi di negara tujuan, tetap menerapkan protokol kesehatan setempat, dan menunda perjalanan jika merasa tidak sehat atau tidak mendesak,” lanjut Aji.

Pemerintah juga mengingatkan pentingnya protokol kesehatan dasar seperti mencuci tangan secara rutin, mengenakan masker di tempat umum, serta segera melakukan pemeriksaan medis apabila mengalami gejala penyakit.

Selain itu, vaksinasi booster tetap direkomendasikan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit penyerta (komorbid).

“Masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap perlu menjaga kewaspadaan. Kami pastikan langkah-langkah pencegahan, deteksi dini, dan kesiapsiagaan akan terus dilakukan untuk menjaga kondisi tetap stabil,” tutupnya.

Berita Terkait

Profil Dody Hanggodo: Dari Pengusaha Sawit Kini Jadi Menteri PU yang Viral
BLT Dana Desa Tahap 3 Cair Bulan Ini, Ini Cara Ambil Bantuan Rp900 Ribu
Kisah Haru di Balik Nama Bayi Muhammad MBG Subianto dan Alasan Disdukcapil Wonosobo
Sentilan Keras DPR: ASN Jangan Cuma Datang, Absen, dan Ngopi
Lowongan Kerja BPJS Kesehatan 2026: Cari Anggota Komite Non Dewan Pengawas, Daftar Sebelum 18 Juli
5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan, Cepat dan Praktis dari Rumah
Profil Rachmat Gobel, Pengusaha dan Politisi Senior Yang Meninggal Dunia
Skandal Batu Bara PLTU, Polisi Sita Emas dan Uang Tunai Rp540 Miliar
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:03 WIB

Profil Dody Hanggodo: Dari Pengusaha Sawit Kini Jadi Menteri PU yang Viral

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

BLT Dana Desa Tahap 3 Cair Bulan Ini, Ini Cara Ambil Bantuan Rp900 Ribu

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:01 WIB

Kisah Haru di Balik Nama Bayi Muhammad MBG Subianto dan Alasan Disdukcapil Wonosobo

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:05 WIB

Sentilan Keras DPR: ASN Jangan Cuma Datang, Absen, dan Ngopi

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:30 WIB

Lowongan Kerja BPJS Kesehatan 2026: Cari Anggota Komite Non Dewan Pengawas, Daftar Sebelum 18 Juli

Berita Terbaru

ASN Pemkot Sungai Penuh saat menghadiri Acara.

Sungai Penuh

OPD Wajib Patuh, Pemkot Sungai Penuh Setop Rekrut Honorer Baru

Selasa, 21 Jul 2026 - 18:01 WIB