Mensesneg Dorong Dialog Istana dan CNN soal ID Pers Dicabut

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan usai menghadiri rapat dipimpin Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2025) malam. (Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi/am)

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan usai menghadiri rapat dipimpin Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2025) malam. (Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi/am)

Britainaja, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi polemik pencabutan kartu identitas pers Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia.
Ia meminta Biro Pers Sekretariat Presiden segera membangun komunikasi dengan pihak CNN untuk mencari jalan keluar.

“Ya, kita cari solusi terbaik. Besok Biro Pers akan coba berkomunikasi dengan CNN Indonesia. Kita bangun komunikasi bersama,” ujar Prasetyo seusai menghadiri rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (28/9) malam.

Pencabutan ID Pers terjadi pada Sabtu (27/9/2025) malam. Seorang petugas Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden mendatangi kantor CNN Indonesia di Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta.
Sekitar pukul 19.15 WIB, ID Pers atas nama Diana Valencia di ambil langsung oleh petugas.

Langkah itu menimbulkan tanda tanya karena tidak di sertai penjelasan resmi. CNN Indonesia menyebut tindakan tersebut terjadi usai Diana melontarkan pertanyaan kepada Presiden Prabowo terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lanud Halim Perdanakusuma.

Baca Juga :  PSSI Ucapkan Terima Kasih untuk Patrick Kluivert Usai Akhiri Kerja Sama dengan Timnas

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia TV, Titin Rosmasari, menyatakan terkejut atas pencabutan tersebut.
Menurutnya, pihaknya tidak mendapat penjelasan hukum atau alasan yang jelas dari Istana.

“Kami mempertanyakan dasar pencabutan ID Pers itu. Pertanyaan yang di ajukan Diana bersifat kontekstual dan relevan dengan kepentingan publik,” kata Titin dalam pernyataan resmi, Minggu (28/9).

CNN Indonesia telah mengirim surat resmi ke BPMI dan Kementerian Sekretariat Negara untuk meminta klarifikasi.
Pertemuan dengan pihak Istana di jadwalkan berlangsung pada Senin (29/9) pagi.

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan, komunikasi antara Istana dan CNN Indonesia sangat penting agar permasalahan tidak berlarut-larut.
Ia memastikan pertemuan antara Biro Pers dan CNN Indonesia akan di gelar dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Kabar Bahagia! Presiden Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kemenhan

“Besok sudah di jadwalkan pertemuan. Mudah-mudahan ada solusi terbaik,” ucapnya.

Saat di tanya lebih jauh apakah Presiden Prabowo memberikan atensi langsung terhadap kasus ini, Prasetyo menyebut cukup dirinya yang menangani.
“Presiden tahu soal ini, tapi biar saya saja yang mengurus,” katanya.

Kasus ini menambah daftar panjang polemik terkait kebebasan pers di Indonesia.
Publik kini menunggu hasil dialog antara Biro Pers Istana dan CNN Indonesia.

Apakah akses liputan Diana Valencia akan di pulihkan, atau tetap di cabut, masih menjadi pertanyaan.
Yang jelas, insiden ini menjadi ujian komitmen pemerintah dalam menjaga iklim kebebasan pers dan ruang demokrasi di Tanah Air. (Tim)

Berita Terkait

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN
Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1
Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026
Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan
KIP Kuliah 2026 Masih Buka! Ini Cara Daftar dan Cek Kampus Penerima
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:46 WIB

1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Mudah Monetisasi ZEPETO World. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Mudah Hasilkan Uang Dengan Monetisasi ZEPETO World

Senin, 31 Agu 2026 - 13:02 WIB

Ilustrasi - Cara Melacak Nomor HP Tak Dikenal. (Foto: AI)

Tech & Game

Ampuh Bongkar Penipu, Begini Cara Melacak Nomor HP Tak Dikenal

Senin, 31 Agu 2026 - 12:11 WIB

Ilustrasi - Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Anti-Spam.

Tech & Game

Cara Aktifkan & Matikan Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Anti-Spam

Senin, 31 Agu 2026 - 11:10 WIB

Ilustrasi - Cara Login Akun Starlink via HP & Komputer. (Foto: AI)

Tech & Game

Panduan Lengkap Cara Login Akun Starlink via HP & Komputer

Senin, 31 Agu 2026 - 10:03 WIB