Guru Minta Siswa Gambar Organ Reproduksi, Hebohkan Publik

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britainaja – Wety Yuningsih Seorang guru Biologi mendadak viral di jagad maya setelah video kegiatan pembelajaran di kelasnya beredar luas di media sosial. Dalam video itu, tampak Wety meminta para siswa kelas XI untuk menggambar organ reproduksi manusia sebagai bagian dari ulangan Biologi.

Dari penjelasan Wety, topik tersebut merupakan bagian dari pelajaran sistem reproduksi manusia yang memang masuk dalam kurikulum sekolah menengah atas. Namun yang menjadi sorotan bukan pada materi pelajarannya, melainkan pada cara penyampaiannya dan keputusannya mendokumentasikan serta menyebarkan kegiatan tersebut.

“Ini adalah bagian dari materi Reproduksi kelas XI. Tujuannya agar mereka memahami bentuk serta fungsi organ reproduksi secara tepat,” ucap Wety dalam sebuah video klarifikasi yang ia unggahnya setelah munculnya berbagai reaksi publik.

Dalam pernyataannya, Wety  mengungkapkan permintaan maaf. Ia mengaku tidak menyangka bahwa video tersebut akan menuai kontroversi, dan menegaskan bahwa tidak ada maksud buruk dalam metode pengajaran yang ia terapkan.

Baca Juga :  May Day! Mengenal Sejarah dan Makna Peringatan Hari Buruh Internasional

Namun, respons dari berbagai pihak sudah bermunculan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai bahwa tindakan tersebut tidak sesuai, terlebih karena bisa berdampak pada kenyamanan dan kondisi psikologis siswa. Ia menyatakan tengah mempertimbangkan tindakan lanjutan terkait status Wety sebagai guru pengajar.

“Meski materi itu tercantum dalam kurikulum, penyampaiannya harus tetap memperhatikan etika dan perkembangan usia anak-anak,” ujar Dedi.

Insiden ini pun memunculkan perdebatan. Sebagian publik menilai bahwa niat Wety adalah edukatif, meski penyampaiannya dinilai kurang bijak. Sementara yang lain beranggapan bahwa tindakan tersebut melewati batas dan menyentuh ranah pribadi siswa.

Pakar pendidikan pun turut memberikan pandangannya. Mereka menekankan bahwa pembelajaran topik reproduksi harus dilakukan secara hati-hati dan memperhatikan norma budaya serta psikologis peserta didik. Metode seperti penggunaan gambar anatomi atau media interaktif lainnya dinilai lebih layak dibandingkan meminta siswa menggambar langsung organ reproduksi.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi Hari Ini, Waspada Kilat di Beberapa Wilayah

Saat ini, Wety Yuningsih masih menunggu tindak lanjut dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan setempat terkait statusnya sebagai pendidik. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya kehati-hatian dalam proses belajar mengajar, terutama dalam menyampaikan materi sensitif.

Di era digital yang serba cepat saat ini, setiap tindakan di ruang kelas berpotensi menjadi konsumsi publik. Rekaman singkat dapat menjadi viral dalam hitungan jam dan menuai reaksi luas. Dalam kasus ini, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh guru yang bersangkutan, namun juga oleh siswa serta institusi tempat ia mengajar. (***)

Berita Terkait

Cek Sekarang! Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat Kemensos Rilis Hari Ini
Kemenkes Buka Lowongan Kerja FAA Gaji Rp5 Juta, Cek Syaratnya
Dua Peserta Program SPPI Gugur Saat Latsarmil, Kemhan Evaluasi Total
Lowongan Kerja BUMN Juni 2026: PT Agrinas Palma Nusantara Cari Talenta Baru
MK Tegaskan Pembagian Peran Suami Istri Bukan Diskriminasi
Kisah Abah Sarnuh: Hidup Nyaman dengan Listrik Rp0 dari Kincir Air
Cara Cek Hasil Administrasi BIB 2026 dan Panduan Masa Sanggah
Kabar Gembira! Tunjangan Guru Non-ASN Resmi Naik Jadi Rp2 Juta Sebulan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00 WIB

Cek Sekarang! Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat Kemensos Rilis Hari Ini

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kemenkes Buka Lowongan Kerja FAA Gaji Rp5 Juta, Cek Syaratnya

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:00 WIB

Dua Peserta Program SPPI Gugur Saat Latsarmil, Kemhan Evaluasi Total

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Lowongan Kerja BUMN Juni 2026: PT Agrinas Palma Nusantara Cari Talenta Baru

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:00 WIB

MK Tegaskan Pembagian Peran Suami Istri Bukan Diskriminasi

Berita Terbaru

Wako Alfin Terima Silaturahmi Tokoh Adat Enam Luhah Sungai Penuh.

Sungai Penuh

Wako Alfin Terima Gelar Adat dari Enam Luhah Sungai Penuh

Kamis, 25 Jun 2026 - 04:00 WIB