Bukit Khayangan Sungai Penuh: Dulu Negeri di Atas Awan, Kini Negeri di Atas Semak

Aset Daerah yang Hanya Jadi Sapi Perah Saat Liburan

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gazebo di Bukit Khayangan tertutup semak belukar.

Gazebo di Bukit Khayangan tertutup semak belukar.

SUNGAI PENUH, Britainaja – Objek Wisata Bukit Khayangan, sang primadona wisata Kota Sungai Penuh, kini sedang tidak baik-baik saja dan kondisinya sangat memprihatinkan.

Sebagai satu-satunya destinasi yang terkenal dengan panorama negeri di atas awan ini mendadak jadi sorotan tajam masyarakat.

Kini, alih-alih menyuguhkan pemandangan yang estetik, sudut-sudut kawasan wisata ini justru berubah wajah karena kepungan semak belukar dan rumput liar yang semakin tak terurus.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan pemandangan yang memprihatinkan. Fasilitas umum yang seharusnya memanjakan wisatawan kini tampak kusam tanpa perawatan optimal.

Vegetasi liar yang tumbuh subur mengaburkan keindahan alam, sekaligus merenggut kenyamanan para pengunjung yang datang.

Padahal, selama ini Bukit Khayangan memegang status sebagai destinasi favorit. Wisata alam ini selalu sukses memikat hati pelancong lokal hingga luar daerah yang rindu akan ketenangan khas Kota Sungai Penuh.

Warga Kecewa, Tuntut Perawatan Berkelanjutan

Kondisi yang memburuk ini memicu gelombang kritik dari warga sekitar. Mereka menilai pengelola kawasan wisata ini setengah hati dalam merawat aset daerah. Masyarakat mendesak pemerintah daerah untuk segera turun tangan melakukan pembenahan total agar Bukit Khayangan kembali memikat.

Baca Juga :  Pasar Tanjung Bajure Ditata, Akses dan Kebersihan Jadi Prioritas

Seorang warga Kota Sungai Penuh mengungkapkan rasa prihatinnya dengan nada kecewa. Ia menyentil kebiasaan pengelola yang hanya aktif saat musim liburan demi meraup keuntungan semata.

“Jangan cuma rajin pas libur lebaran saja, sibuk pungut tiket masuk dan parkir. Tapi setelah itu, perbaikan dan pengelolaan malah nol besar,” cetusnya kesal.

Ia menambahkan, merawat sebuah destinasi wisata membutuhkan komitmen jangka panjang. Pengelola tidak boleh hanya muncul saat musim kunjungan tinggi, melainkan wajib melakukan pemeliharaan rutin sepanjang tahun demi menjaga kualitas fasilitas dan lingkungan.

Taruhan Besar Bagi Ekonomi Lokal

Bukit Khayangan sejatinya memiliki potensi yang luar biasa. Berada di ketinggian, tempat ini menjadi lokasi favorit untuk liburan keluarga, berburu foto estetik, atau sekadar menikmati hawa sejuk pegunungan.

Baca Juga :  Bahung Basilo, Surga Alam dan Agrowisata di Renah Kayu Embun

Namun, jika pemerintah terus menutup mata, warga khawatir popularitas Bukit Khayangan akan terjun bebas. Penurunan jumlah wisatawan tentu bukan sekadar masalah sepinya tempat wisata. Dampak domino yang paling menakutkan justru akan memukul para pedagang kecil dan pelaku UMKM yang menggantungkan hidup dari denyut nadi pariwisata di sana.

Masyarakat kini menaruh harapan besar pada Pemerintah Kota Sungai Penuh dan dinas terkait. Mereka meminta tindakan nyata berupa pembersihan massal, penataan ulang kawasan, serta perbaikan fasilitas yang rusak. Langkah cepat ini sangat krusial untuk menyelamatkan citra pariwisata daerah.

Sayangnya, hingga berita ini naik cetak, pemerintah daerah maupun dinas pariwisata setempat belum memberikan keterangan resmi terkait rencana penyelamatan Bukit Khayangan. (Tim)

Berita Terkait

BKPSDM Sungai Penuh Jemput Bola Kebut Persetujuan 31 Formasi CPNS Nakes 2026
Marak Modus Catut BKPSDM Sungai Penuh, Calon Pensiunan PNS Wajib Cek Ini
Ny. Sri Kartini Alfin Pimpin Persiapan Lomba PKK Tingkat Provinsi Jambi
Sekda Alpian Evaluasi Kinerja OPD: Minta Genjot PAD dan Tuntaskan Program
Pegang SK DPP, Alvia Santoni Pimpin DPC PPP Sungai Penuh Periode 2026–2031
Ulurkan Tangan untuk Ananda Oki, Warga Sungai Penuh yang Berjuang Sembuh dari Cedera Parah
Peringati Hari Anak Nasional 2026, Sekda Sungai Penuh Ajak Masyarakat Lindungi Hak Anak
Mendorong Ekonomi Lokal, Wali Kota Alfin Resmikan Layanan Cuci Motor Premium Gen Auto Care
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:05 WIB

BKPSDM Sungai Penuh Jemput Bola Kebut Persetujuan 31 Formasi CPNS Nakes 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Marak Modus Catut BKPSDM Sungai Penuh, Calon Pensiunan PNS Wajib Cek Ini

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:01 WIB

Ny. Sri Kartini Alfin Pimpin Persiapan Lomba PKK Tingkat Provinsi Jambi

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:03 WIB

Sekda Alpian Evaluasi Kinerja OPD: Minta Genjot PAD dan Tuntaskan Program

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:07 WIB

Pegang SK DPP, Alvia Santoni Pimpin DPC PPP Sungai Penuh Periode 2026–2031

Berita Terbaru