Banjir Rob Muaragembong Bekasi, 14.000 Jiwa Terdampak

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Rob Muaragembong Bekasi, 14.000 Jiwa Terdampak (Foto: Ist/Net)

Banjir Rob Muaragembong Bekasi, 14.000 Jiwa Terdampak (Foto: Ist/Net)

Britainaja – Wilayah pesisir Utara Kabupaten Bekasi, tepatnya di Kecamatan Muaragembong, kembali menghadapi bencana tahunan banjir rob yang di picu oleh pasang air laut Jawa. Fenomena alam ini telah menyebabkan kerugian besar, dengan total sekitar 14.000 jiwa penduduk terdampak langsung.

Camat Muaragembong, Sukarmawan, menjelaskan bahwa banjir rob di wilayahnya sudah terjadi sejak 1 Desember 2025 dan masih berlangsung hingga saat ini. Tinggi genangan air bervariasi, di laporkan mulai dari 30 sentimeter (cm) hingga mencapai satu meter di beberapa titik terparah.

“Sebanyak 14.000 jiwa terdampak banjir berasal dari lima desa di Muaragembong. Desa-desa tersebut meliputi Pantai Mekar, Pantai Bahagia, Pantai Sederhana, Pantai Bakti, dan Pantai Harapan Jaya,” terang Sukarmawan dalam keterangan persnya yang di rilis di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (6/12/2025).

Baca Juga :  Pantai Ancol Primadona Destinasi Libur Panjang Keluarga

Banjir rob kali ini tidak hanya merendam permukiman penduduk dan fasilitas publik. Ribuan hektar lahan tambak milik warga Muaragembong juga ikut terendam, menambah kerugian ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Pihak kecamatan saat ini terus berupaya meminta pertolongan dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Sukarmawan menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan.

“Kami terus berupaya meminta pertolongan kepada berbagai pihak. Meskipun kami akui belum semua warga menerima bantuan yang dimaksud,” ujar Sukarmawan.

Melihat kondisi yang terus berulang, pihak Muaragembong sangat berharap agar pemerintah pusat dapat mempercepat rencana pembangunan tanggul laut raksasa (giant sea wall). Infrastruktur pencegahan ini di harapkan bisa menahan gelombang pasang dan meminimalisasi dampak banjir rob di wilayah pesisir.

Baca Juga :  Evakuasi Ponpes Al-Khoziny Ditarget Rampung, 52 Korban Tewas

“Kami sangat berharap agar rencana pembangunan giant sea wall segera di realisasikan agar banjir rob tidak terus berulang. Warga kini masih menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah,” tambahnya dengan nada berharap.

Secara terpisah, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang diketahui telah meninjau langsung wilayah Muaragembong pada Jumat (5/12/2025). Kunjungan tersebut di lakukan untuk memberikan bantuan tanggap darurat sekaligus memantau kondisi infrastruktur yang rusak akibat bencana.

Bupati Ade menyatakan bahwa kunjungannya bertujuan untuk meninjau sarana prasarana, pembangunan, jalan lingkungan, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, serta aliran sungai, termasuk Sungai Citarum. “Kami ingin memastikan semua bersih, berfungsi, dan lestari,” kata Ade saat berada di lokasi banjir, menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap penanganan pascabencana. (Tim)

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Indonesia 25 Januari 2026: Jakarta Hujan Sedang, Merauke Waspada Petir
Menghitung Mundur Ramadan 2026: Estimasi Tanggal dan Persiapan Penting Menjelang 1447 Hijriah
Daftar Bahan Pokok Pemicu Inflasi Ramadan: Strategi Pemerintah Amankan Harga Pangan
Harga Telur Ayam Nasional Merangkak Naik, Waspada Lonjakan Inflasi Jelang Ramadan
Waspada Cuaca Ekstrem, Surabaya dan Denpasar Berpotensi Hujan Petir Hari Ini
Aturan Baru Rujukan BPJS Kesehatan 2026: Pasien Kini Langsung Dirujuk Berdasarkan Kompetensi Rumah Sakit
Tim SAR Temukan Radar dan Dokumen Penumpang ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Cek Prakiraan Cuaca 19 Januari 2026, Waspada Hujan Petir di Yogyakarta dan Kupang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:30 WIB

Prakiraan Cuaca Indonesia 25 Januari 2026: Jakarta Hujan Sedang, Merauke Waspada Petir

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:01 WIB

Menghitung Mundur Ramadan 2026: Estimasi Tanggal dan Persiapan Penting Menjelang 1447 Hijriah

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:30 WIB

Daftar Bahan Pokok Pemicu Inflasi Ramadan: Strategi Pemerintah Amankan Harga Pangan

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:00 WIB

Harga Telur Ayam Nasional Merangkak Naik, Waspada Lonjakan Inflasi Jelang Ramadan

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:05 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, Surabaya dan Denpasar Berpotensi Hujan Petir Hari Ini

Berita Terbaru