Britainaja – Umat Muslim merayakan Idul Adha dengan penuh suka cita, salah satunya melalui ibadah kurban. Ibadah yang berlangsung sejak hari raya hingga akhir Hari Tasyrik ini merupakan bentuk ketaatan kita kepada Allah SWT.
Agar ibadah ini memberikan keberkahan maksimal, panitia maupun pequrban perlu memahami tata cara penyembelihan yang benar sesuai syariat.
Menyembelih hewan bukan sekadar memotong, melainkan sebuah bentuk penghormatan kepada makhluk ciptaan Allah. Berikut adalah panduan doa dan langkah-langkahnya yang wajib Anda pahami.
Doa Menyembelih Hewan Kurban
Membaca doa saat menyembelih adalah bagian inti agar kurban menjadi sah dan bernilai pahala. Pastikan Anda melafalkannya dengan ikhlas.
Lafal Arab:
Bacaan Latin:
Bismillāhi, Allāhu Akbar. Allāhumma hādzā minka wa laka, Allāhumma taqabbal minnī.
Artinya:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (kurban) ini dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah (kurban) ini dariku.”
Catatan untuk Panitia:
Jika Anda menyembelihkan hewan milik orang lain, ganti bagian akhir doa menjadi: “Allāhumma taqabbal min [Sebutkan Nama Pemilik Kurban]”.
Tata Cara Menyembelih yang Humanis dan Syar’i
Syariat Islam sangat memperhatikan kesejahteraan hewan. Kita wajib memperlakukan hewan kurban dengan lembut agar mereka tidak merasa tersiksa. Berikut urutannya:
-
Hadapkan ke Kiblat: Posisikan tubuh hewan kurban menghadap ke arah kiblat.
-
Mulai dengan Basmalah: Awali prosesi dengan membaca Bismillah dan Takbir.
-
Lafalkan Doa: Baca doa menyembelih kurban seperti teks di atas.
-
Gunakan Pisau Sangat Tajam: Pastikan alat potong dalam keadaan sangat tajam. Hal ini bertujuan agar proses penyembelihan berlangsung cepat dan hewan tidak menderita.
-
Potong Tiga Saluran Utama: Pastikan saluran napas (hulkum), saluran makanan (mari’), dan dua urat nadi terputus dengan sekali gerakan yang mantap.
-
Jaga Perasaan Hewan: Jangan mengasah pisau di depan hewan yang akan disembelih dan hindari menyembelih di hadapan hewan lain yang masih hidup.
-
Pastikan Hewan Sudah Mati: Berikan jeda waktu hingga hewan benar-benar kehilangan nyawa sebelum Anda memulai proses pengulitan atau pemotongan bagian tubuh lainnya.
Waktu Pelaksanaan Kurban
Anda memiliki waktu yang cukup luas untuk melaksanakan ibadah ini. Penyembelihan hewan kurban bermula tepat setelah salat Idul Adha (10 Zulhijjah) hingga sebelum waktu Magrib pada akhir Hari Tasyrik (13 Zulhijjah).
Artinya, umat Islam memiliki total waktu selama 4 hari. Perlu Anda ingat, jika penyembelihan dilakukan sebelum salat Ied atau setelah matahari terbenam di tanggal 13 Zulhijjah, maka sembelihan tersebut dianggap sebagai sembelihan biasa (sedekah) dan bukan termasuk ibadah kurban yang sah secara syariat.
Semoga ibadah kurban kita tahun ini membawa keberkahan bagi sesama dan diterima oleh Allah SWT. (Tim)






