Britainaja – Musim haji 2026 resmi bermula sejak 22 April lalu. Saat ini, ribuan jamaah dari Indonesia, termasuk rombongan dari Sumatera Selatan, sudah mulai memadati Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Momen ini menjadi waktu yang sangat istimewa. Setiap jamaah tentu memanjatkan harapan terbesar mereka: pulang membawa predikat haji mabrur.
Untuk mendukung niat mulia tersebut, Anda bisa mengamalkan doa-doa khusus, baik saat masih berada di tanah air, selama prosesi ibadah, hingga kembali ke rumah.
Berikut adalah panduan doa, syarat, dan tanda-tanda haji yang mabrur untuk Anda simak.
Pilihan Doa Agar Meraih Haji Mabrur
Kementerian Agama (Kemenag) dan para ulama menganjurkan beberapa bacaan doa agar Allah SWT menerima ibadah kita dengan sempurna.
1. Doa Saat Menjalankan Manasik dan Ibadah
Gunakan doa ini agar setiap langkah sa’i dan ritual lainnya mendatangkan rida Allah:
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِينِ وَرِضًا لِلَّرْحْمَنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْياً مَشْكُورًا Bismillaahi wallahu akbar, rajman lisysyayaathiini wa ridhan lirrahmaani allhummaj’al hajjan mabruuran wa sa’yan masykuuran.
Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, kutukan bagi segala setan dan rida bagi Allah Yang Maha Pengasih. Ya Allah Tuhanku, jadikanlah hajiku ini haji yang mabrur dan sai yang diterima.”
2. Doa Memohon Ampunan dan Kebaikan Amal
Doa ini mencakup permohonan agar seluruh rangkaian ibadah (Haji & Umrah) membawa perubahan positif bagi kehidupan kita:
اللهم اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا، وَعُمْرَةَنَا عُمْرَةً مَبْرُوْرًا، وَسَعْيَنَا سَعْيًا مَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَا ذَنْبًا مَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَا عَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَةَنَا تِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ، يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِ أَخْرِجْنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah haji kami mabrur, umrah kami mabrur, sai kami penuh syukur, dosa kami Engkau ampuni, amal kami Engkau terima, dan usaha kami tidak merugi. Wahai Dzat yang mengetahui isi hati, keluarkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya iman.”
3. Doa untuk Keluarga yang Berangkat
Bagi Anda yang melepas keberangkatan kerabat, sampaikanlah doa sesuai hadis riwayat At-Tirmidzi ini: “Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosa-dosamu, dan memudahkanmu di mana saja engkau berada.”
Syarat Utama Mencapai Haji Mabrur
Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang mendalam. Para ulama menekankan beberapa syarat agar haji Anda bernilai di sisi Allah:
-
Niat yang Ikhlas: Melakukan semua ritual hanya karena Allah, bukan karena ingin pujian atau gelar sosial.
-
Harta yang Halal: Memastikan seluruh biaya perjalanan berasal dari rezeki yang bersih.
-
Menjaga Akhlak: Menghindari kemaksiatan, perdebatan yang sia-sia (jidal), dan fokus pada kesabaran.
-
Rendah Hati: Menunjukkan sikap lemah lembut kepada sesama jamaah selama di Tanah Suci.
Mengenali Ciri-Ciri Haji Mabrur
Bagaimana kita tahu jika haji seseorang telah mabrur? Rasulullah SAW menjelaskan bahwa tanda utamanya terlihat pada perubahan perilaku sosial setelah pulang.
-
Tutur Kata yang Santun: Jamaah mabrur akan lebih menjaga lisan. Mereka menghindari gibah dan lebih sering mengucapkan kalimat yang menyejukkan hati.
-
Menebarkan Kedamaian: Mereka menjadi pribadi yang membawa ketenangan di lingkungannya dan aktif menjalin silaturahmi.
-
Gemar Berbagi (Dermawan): Sesuai sabda Nabi, ciri haji mabrur adalah orang yang senang memberi makan dan membantu kesulitan umat (kepedulian sosial meningkat).
-
Istiqomah dalam Ibadah: Ada peningkatan kualitas ibadah harian dibandingkan sebelum berangkat haji.
“Berbekallah kamu, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS. Al-Baqarah: 197)
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mempersiapkan diri atau sedang berada di Tanah Suci. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabrurah! (Tim)






