Kasus Flu Meningkat, Menkes Budi Ungkap Mayoritas Berasal dari Virus H1N1

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto: Kompas)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Foto: Kompas)

Britainaja – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan lonjakan kasus influenza yang terjadi belakangan ini bukanlah hal luar biasa. Ia menyebut peningkatan tersebut masih tergolong musiman dan mayoritas disebabkan oleh virus influenza tipe H1N1.

Lonjakan kasus influenza tengah menjadi sorotan publik. Namun, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa peningkatan tersebut merupakan tren musiman yang biasanya terjadi pada periode tertentu setiap tahun.

“Memang di bulan-bulan ini kasus flu naik, tapi masih dalam batas wajar,” ujar Budi saat ditemui di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025). Ia juga menambahkan bahwa angka kasus flu tahun ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Budi menyampaikan bahwa masyarakat bisa memantau langsung perkembangan kasus influenza melalui situs resmi Kementerian Kesehatan di kemkes.go.id, yang menampilkan laporan mingguan secara terbuka. “Kami punya datanya, dan masyarakat bisa lihat sendiri,” ujarnya.

Berdasarkan laporan terbaru Kemenkes, terdapat 24 kasus positif influenza dari 95 spesimen yang di periksa pada pekan ke-42 atau per tanggal 24 Oktober 2025. Persentase tersebut setara dengan 25 persen, lebih rendah di bandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 42 persen dari 100 spesimen. Dari seluruh kasus yang terdeteksi, sekitar 30 persen di alami oleh kelompok usia produktif.

Baca Juga :  Sertifikasi Wajib Diterapkan untuk SPPG, Langkah BGN Untuk Cegah Keracunan MBG

Menurut Budi, sistem pemantauan penyakit di Indonesia kini jauh lebih transparan dan akurat di bandingkan sebelum pandemi Covid-19. Kemenkes telah melakukan perbaikan besar pada sistem surveilans agar kualitas datanya sejajar dengan negara-negara maju.

“Kalau dulu laporan kita jelek sekali, sekarang sudah setara dengan standar Inggris dan Afrika Selatan,” ujarnya sambil menunjukkan data mingguan yang di tampilkan stafnya.

Hasil pemantauan genomik terbaru juga menunjukkan bahwa sebagian besar kasus flu saat ini di picu oleh virus influenza tipe H1N1, di ikuti oleh tipe H3. “Kami bisa tahu tipenya karena sekarang sudah ada fasilitas genome sequencing,” jelas Budi.

Baca Juga :  Daftar Mobil LCGC Bekas Harga Rp50 Jutaan, Solusi Hemat Mobilitas Keluarga Muda

Lebih lanjut, Budi menambahkan bahwa seluruh data mengenai tren penyakit menular kini dapat di akses publik melalui dashboard interaktif di laman resmi Kementerian Kesehatan. “Akses publik sudah terbuka, datanya bagus, lengkap dengan grafiknya,” katanya.

Dashboard tersebut merupakan bagian dari sistem Surveillance and Early Warning System, yang di kembangkan setelah pandemi Covid-19 (2020–2023). Sistem ini bertujuan memperkuat deteksi dini penyakit menular agar penanganannya lebih cepat dan akurat di masa mendatang.

Dengan transparansi data yang semakin baik, masyarakat di harapkan bisa memahami tren penyakit dengan lebih tenang dan tidak mudah panik ketika terjadi peningkatan kasus musiman seperti influenza.

Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa kondisi peningkatan flu saat ini tidak perlu di khawatirkan secara berlebihan. Dengan sistem pemantauan yang lebih modern dan transparan, pemerintah memastikan deteksi dini penyakit menular di Indonesia kini semakin andal dan setara dengan standar global. (Tim)

Berita Terkait

Lebih Hemat 40 Persen, Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg Jadi Pengganti LPG Subsidi
BBM Nonsubsidi Naik, Mengapa Inflasi April 2026 Tetap Terkendali?
Prabowo Bentuk Satgas PHK: Negara Siap Pasang Badan untuk Buruh
Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Setara Pegawai BUMN
Tips Memilih Daycare Aman: Lindungi Buah Hati dengan Cermat
Sindir Revisi UU Pemilu yang Mandek, Megawati: Jangan Seperti Tari Poco-Poco
Besok Mulai! Calon Manajer Kopdes Merah Putih Segera Siapkan Diri Hadapi Tes Kompetensi
Unik! Boneka dan Pita Jadi Penyelamat Koper Jemaah Haji Jepara agar Tak Tertukar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:00 WIB

Lebih Hemat 40 Persen, Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg Jadi Pengganti LPG Subsidi

Senin, 4 Mei 2026 - 19:00 WIB

BBM Nonsubsidi Naik, Mengapa Inflasi April 2026 Tetap Terkendali?

Senin, 4 Mei 2026 - 18:00 WIB

Prabowo Bentuk Satgas PHK: Negara Siap Pasang Badan untuk Buruh

Senin, 4 Mei 2026 - 17:00 WIB

Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Setara Pegawai BUMN

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00 WIB

Tips Memilih Daycare Aman: Lindungi Buah Hati dengan Cermat

Berita Terbaru

Vespa 946 Horse memiliki nuansa cokelat tua yang terinspirasi dari kilauan bulu kuda. (ist)

Otomotif

Vespa 946 Horse: Simbol Keberanian dalam Balutan Kemewahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:00 WIB