Menkes: Masyarakat Sejahtera Butuh Kesehatan dan Pendidikan Berkualitas

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britainaja, Jakarta – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan bahwa salah satu syarat penting agar Indonesia bisa menjadi negara maju pada tahun 2045 adalah dengan meningkatnya rata-rata penghasilan masyarakat hingga Rp 15 juta per bulan. Hal tersebut di sampaikannya saat diskusi publik bertajuk Double Check, yang mengangkat tema “Bagaimana Visi Kesehatan Era Prabowo?” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025).

Menurut Menkes Budi, status sebagai negara dengan penghasilan tinggi secara global ditentukan oleh pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita yang mencapai minimal USD 14 ribu. Saat ini, Indonesia baru berada di kisaran USD 4 ribu, sehingga masih perlu peningkatan lebih dari tiga kali lipat.

Baca Juga :  Update Harga Emas Antam Hari Ini: Kenaikan Signifikan Bikin Koleksi Logam Mulia Makin Mahal

“Jika dikonversi ke rupiah, agar bisa masuk kategori negara maju, rata-rata penghasilan warga harus mencapai Rp 15 juta per bulan. Sementara sekarang masih sekitar Rp 5 juta,” ujar Budi.

Ia mencontohkan, dalam berbagai pertemuan, masih banyak orang yang belum mencapai penghasilan tersebut, yang mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat secara umum.

Budi menekankan bahwa tingginya penghasilan masyarakat tidak datang dengan begitu saja, melainkan hasil dari sebuah kombinasi antara kesehatan dan kecerdasan. “Perbedaan utama antara mereka yang bergaji Rp 15 juta dan Rp 5 juta biasanya terletak pada dua hal: kondisi fisik yang sehat dan kemampuan intelektual yang baik. Kalau tidak sehat dan tidak cerdas, sulit mencapai penghasilan tinggi,” tegasnya.

Baca Juga :  Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026: Cek Faktanya

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektoral, kesehatan dan pendidikan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Peran Kementerian Kesehatan, lanjut Budi, bukan hanya mengobati saja, melainkan jaga memastikan masyarakat tetap dalam kondisi sehat.

“Bukan tanpa alasan disebut Menteri Kesehatan, bukan Menteri Kesakitan. Tugas utama kami adalah menjaga agar masyarakat tidak sampai jatuh sakit,” jelasnya.

Budi juga menyebutkan bahwa pentingnya edukasi dan sosialisasi tentang gaya hidup sehat menjadi pilar utama kementerian yang ia pimpin, sementara tindakan medis adalah bagian dari tanggung jawab tenaga profesional seperti dokter.

“Peran kami adalah mencegah penyakit melalui gaya hidup sehat. Jika sudah sakit, tentu dokter yang bertugas melakukan perawatan,” tutupnya. (Tim)

Berita Terkait

Lebih Hemat 40 Persen, Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg Jadi Pengganti LPG Subsidi
BBM Nonsubsidi Naik, Mengapa Inflasi April 2026 Tetap Terkendali?
Prabowo Bentuk Satgas PHK: Negara Siap Pasang Badan untuk Buruh
Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Setara Pegawai BUMN
Tips Memilih Daycare Aman: Lindungi Buah Hati dengan Cermat
Sindir Revisi UU Pemilu yang Mandek, Megawati: Jangan Seperti Tari Poco-Poco
Besok Mulai! Calon Manajer Kopdes Merah Putih Segera Siapkan Diri Hadapi Tes Kompetensi
Unik! Boneka dan Pita Jadi Penyelamat Koper Jemaah Haji Jepara agar Tak Tertukar
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:00 WIB

Lebih Hemat 40 Persen, Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg Jadi Pengganti LPG Subsidi

Senin, 4 Mei 2026 - 19:00 WIB

BBM Nonsubsidi Naik, Mengapa Inflasi April 2026 Tetap Terkendali?

Senin, 4 Mei 2026 - 18:00 WIB

Prabowo Bentuk Satgas PHK: Negara Siap Pasang Badan untuk Buruh

Senin, 4 Mei 2026 - 17:00 WIB

Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Setara Pegawai BUMN

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00 WIB

Tips Memilih Daycare Aman: Lindungi Buah Hati dengan Cermat

Berita Terbaru