Doa Menyembelih Hewan Kurban dan Tata Caranya Lengkap

Makna dan Hikmah Luar Biasa di Balik Ibadah Kurban

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Doa Menyembelih Hewan Kurban dan Tata Caranya Lengkap.

Ilustrasi - Doa Menyembelih Hewan Kurban dan Tata Caranya Lengkap.

Britainaja – Hari Raya Idul Adha selalu membawa kehangatan dan semangat berbagi bagi umat Muslim di seluruh dunia. Setelah jemaah haji menyelesaikan wukuf di Padang Arafah, kita menyambutnya dengan gema takbir dan ibadah kurban.

Ibadah kurban memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam. Lewat ibadah ini, Allah SWT menjanjikan pahala yang besar bagi siapa saja (shohibul qurban) yang mengikhlaskan hartanya.

Menyembelih hewan kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan wujud nyata dari keimanan, rasa syukur, dan kepasrahan total kepada Sang Pencipta. Hewan yang kita kurbankan hari ini sejatinya adalah titipan Allah yang akan menjadi saksi amal terbaik kita di akhirat kelak.

Agar ibadah ini mencapai kesempurnaan, Anda perlu memahami bacaan doa serta tata cara penyembelihan yang benar sesuai syariat.

Pilihan Doa Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Sunnah

Saat menyembelih, bacalah doa dengan tulus sebagai pengakuan bahwa semua nikmat berasal dari Allah SWT. Berikut adalah beberapa pilihan lafaz doa dari para ulama yang bisa Anda amalkan:

1. Doa Menyembelih Kurban Versi Rasulullah SAW

Berdasarkan riwayat dari sahabat Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW membaca doa ini saat hendak menyembelih hewan kurban:

بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي

Latin: Bismillahi wallaahu akbar. Allaahumma minka wa laka. Allaahumma taqabbal minnii.

Artinya: “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (ternak ini) dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah kurban ini dariku.”

Kalimat “Allaahumma minka wa laka” (Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu) menegaskan keikhlasan total bahwa semua harta kita adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya.

2. Doa Kurban Lengkap dari Syekh Wahbah Az-Zuhaili

Jika Anda menginginkan doa yang lebih panjang dan mencakup pujian mendalam, Syekh Wahbah Az-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu menganjurkan bacaan berikut:

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَأوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْب庫رْ وَلِلهِ الْحَمْد. اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ. اَللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي / مِنْ فُلاَن كَمَا تَقَبَّلْتَ مِنْ اِبْرَاهِيْمَ خَلِيْلِكَ.

Baca Juga :  Syarat Wajib Zakat Fitrah bagi Orang yang Berutang, Jangan Sampai Salah Langkah!

Latin: Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifaw wamaa ana minal musyrikiin, inna sholaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaati lillaahi robbil ‘aalamiin, laa syariikalahuu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimin. Bismillaahir rahmaanir rohiim. Allohumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammad. Alloohu akbar, alloohu akbar, alloohu akbar, wa lillaahil hamd. Allohumma haadzihii minka wa ilaika. Allohumma taqobbal minnii/min fulan, kamaa taqobbalta min ibroohim kholiilika.

Artinya: “Aku hadapkan wajahku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya, dan dengan itulah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang muslim. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan juga kepada keluarganya. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah. Ya Allah, (hewan) ini adalah dari-Mu dan akan kembali kepada-Mu. Ya Allah, terimalah (kurban) dariku/dari Fulan (sebutkan nama pemilik kurban), sebagaimana Engkau telah menerima (kurban) dari Ibrahim, kekasih-Mu.”

3. Doa Singkat dari Sayyid Utsman bin Yahya

Dalam kitab Irsyadul Anam fi Tarjamati Arkanil Islam, Sayyid Utsman bin Yahya menuliskan doa ringkas yang sangat mudah Anda hafalkan:

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Latin: Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim.

Artinya: “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku mendekatkan diri kepada-Mu. Karenanya, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Makna dan Hikmah Luar Biasa di Balik Kurban

Secara bahasa, udhhiyah berarti hewan yang mengalir darahnya pada waktu dhuha. Secara istilah, kita mengenal kurban sebagai penyembelihan hewan ternak pada tanggal 10 Dzulhijjah hingga hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah) demi mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ada banyak hikmah indah yang bisa kita petik dari ibadah mulia ini:

  • Meneladani Ketaatan Para Nabi: Kita menghidupkan kembali kisah penuh pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang mengutamakan perintah Allah di atas segalanya.

  • Membersihkan Jiwa (Tazkiyatun Nafs): Kurban melatih ego kita agar tidak menghamba pada harta duniawi.

  • Meraih Ampunan Dosa: Rasulullah SAW pernah bersabda kepada putrinya, Fatimah RA, bahwa Allah mengampuni dosa-dosa kita sejak tetesan darah pertama hewan kurban tersebut jatuh ke bumi.

  • Mempererat Solidaritas Sosial: Melalui pembagian daging kurban, kita menghadirkan kebahagiaan di meja makan kaum fakir miskin dan tetangga sekitar. Semua orang merasakan kegembiraan yang sama pada hari raya.

Baca Juga :  Doa Minum Air Zamzam: Adab, Keutamaan, dan Khasiatnya bagi Tubuh

Tata Cara Menyembelih Hewan yang Benar dan Humanis

Islam sangat menjunjung tinggi kebaikan (ihsan), termasuk saat kita menyembelih hewan. Sesuai dengan panduan fikih dan standar higienis dari Jakarta Islamic Centre (JIC), berikut langkah-langkah yang harus Anda lakukan:

Langkah 1: Persiapan Awal

  1. Gunakan Pisau yang Sangat Tajam: Pisau yang tajam akan mempercepat proses penyembelihan dan meminimalkan rasa sakit pada hewan. Sesuai pesan Rasulullah SAW, kita wajib menenangkan hewan dan menajamkan pisau terlebih dahulu.

  2. Jangan Mengasah Pisau di Depan Hewan: Hindari tindakan ini agar hewan tidak merasa stres atau ketakutan sebelum disembelih.

  3. Rebahkan Hewan dengan Lembut: Posisikan hewan bersandar pada lambung kirinya. Ikat kakinya secukupnya dengan ikatan yang manusiawi agar tidak menyiksa.

  4. Hadapkan ke Arah Kiblat: Arahkan tubuh hewan dan posisi penyembelih menghadap kiblat sebagai simbol kepasrahan ibadah kepada Allah SWT.

Langkah 2: Proses Penyembelihan

  1. Ucapkan Basmalah dan Takbir: Saat pisau menyentuh leher, lantunkan “Bismillahi wallahu akbar”. Kalimat ini menjadi pembeda utama bahwa sembelihan tersebut halal bagi umat Muslim.

  2. Lanjutkan dengan Membaca Doa: Lafazkan salah satu doa kurban yang sudah kita bahas di atas dengan penuh penghayatan.

  3. Potong Tiga Saluran Utama Sekaligus: Pastikan pisau memutus tiga saluran ini dengan cepat dan sempurna:

    • Saluran pernapasan (Halqum)

    • Saluran makanan (Mari’)

    • Dua pembuluh darah besar di leher kanan dan kiri (Wadajain)

  4. Tunggu Hingga Hewan Benar-Benar Mati: Jangan terburu-buru menguliti atau memotong bagian tubuh hewan. Pastikan seluruh gerakan kejangnya telah berhenti total dan darah sudah keluar dengan sempurna agar daging tetap higienis dan sehat (thayyib).

Semoga ibadah kurban Anda tahun ini berjalan lancar, penuh berkah, dan menjadi saksi kebaikan yang mengantarkan kita menuju rida-Nya di akhirat kelak. Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha! (Tim)

Berita Terkait

Rezeki Pas-pasan? Amalkan 6 Doa Ini Agar Bisa Berkurban di Idul Adha
100 Quotes Idul Adha 2026 tentang Keikhlasan dan Pengorbanan Hidup
Hukum Tarik Uang Parkir di Masjid, Begini Kata Buya Yahya
Double Pahala! Bolehkah Puasa Zulhijah Sekaligus Qadha Ramadan?
Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim: Ujian Cinta yang Melahirkan Syariat Kurban
Panduan Lengkap Niat, Jadwal, dan Keutamaan Puasa Arafah 2026
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Beserta Panduan Lengkapnya
Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026: Niat, Keutamaan & Cara Gabung Qadha
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:00 WIB

Doa Menyembelih Hewan Kurban dan Tata Caranya Lengkap

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Rezeki Pas-pasan? Amalkan 6 Doa Ini Agar Bisa Berkurban di Idul Adha

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB

100 Quotes Idul Adha 2026 tentang Keikhlasan dan Pengorbanan Hidup

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:00 WIB

Hukum Tarik Uang Parkir di Masjid, Begini Kata Buya Yahya

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:00 WIB

Double Pahala! Bolehkah Puasa Zulhijah Sekaligus Qadha Ramadan?

Berita Terbaru

Ilustrasi -Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,788 Juta per Gram.

Finansial

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,788 Juta per Gram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi - Doa Menyembelih Hewan Kurban dan Tata Caranya Lengkap.

Khasanah

Doa Menyembelih Hewan Kurban dan Tata Caranya Lengkap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:00 WIB