Skandal Grup Chat FH UI, Awal Mula Terungkapnya Pelecehan terhadap 27 Korban

Aksi Berani Anggota Grup Bongkar Skandal Pelecehan Seksual di FH UI

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Skandal Grup Chat FH UI, Awal Mula Terungkapnya Pelecehan terhadap 27 Korban. Gemini AI

Ilustrasi Skandal Grup Chat FH UI, Awal Mula Terungkapnya Pelecehan terhadap 27 Korban. Gemini AI

Britainaja – Dunia pendidikan kembali terguncang oleh kabar pilu dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Sebanyak 27 korban, yang terdiri dari 20 mahasiswi dan 7 dosen, menjadi target pelecehan verbal dalam sebuah grup percakapan rahasia. Kasus ini mencuat ke publik setelah salah satu anggota grup tersebut memutuskan untuk buka suara dan membocorkan isi percakapan kepada para korban.

Kejujuran yang Mengakhiri Penderitaan

Kuasa hukum korban, Timotius Rajagukguk, menjelaskan bahwa informasi ini mulai terendus sejak tahun 2025. Salah satu pelaku, karena dorongan nurani dan rasa bersalah, akhirnya membocorkan detail percakapan yang merendahkan martabat perempuan tersebut.

Awalnya, para korban memilih untuk bersabar dan berharap perilaku menyimpang para pelaku akan berhenti dengan sendirinya. Namun, kenyataan pahit justru menunjukkan sebaliknya. Karena tindakan para pelaku terus berlanjut, para korban akhirnya sepakat untuk menempuh jalur hukum demi mendapatkan keadilan.

Baca Juga :  Dampak Psikologis Serius Game PUBG pada Anak: Pakar Soroti Perlunya Literasi Digital

Grup Chat yang Menjadi Ruang Pelecehan

Penyelidikan bersama tim kuasa hukum mengungkap bahwa grup di aplikasi WhatsApp dan LINE ini ternyata sudah aktif sejak tahun 2024. Di dalamnya, 16 mahasiswa angkatan 2023 kerap melontarkan lelucon tidak senonoh dan pesan-pesan yang melecehkan rekan-rekan mereka sendiri, termasuk tenaga pendidik.

Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, Ketua BEM FH UI, mengonfirmasi bahwa ke-16 pelaku telah mengakui perbuatannya secara terbuka di grup angkatan pada 11 April 2026. Pengakuan ini menjadi bukti kuat bahwa tindakan tersebut nyata dan bukan sekadar dugaan belaka.

Langkah Tegas Pihak Kampus dan Universitas

Pihak Dekanat FH UI bergerak cepat dengan mengecam keras tindakan tersebut melalui pernyataan resmi pada 12 April 2026. Mereka menegaskan bahwa perilaku yang merendahkan harkat manusia tidak memiliki tempat di lingkungan akademik.

Saat ini, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UI sedang memproses kasus ini dengan pendekatan yang berfokus pada pemulihan korban. Direktur Humas UI, Erwin Agustian Panigoro, menyatakan bahwa pihak universitas tidak akan segan menjatuhkan sanksi berat.

Baca Juga :  3.003 Formasi PPPK Kemensos 2025 Dibuka! Simak Syarat dan Jadwal Sekolah Rakyat

“Kami akan menjatuhkan sanksi akademik hingga pemberhentian tetap sebagai mahasiswa jika terbukti bersalah. Kami juga siap berkoordinasi dengan aparat penegak hukum jika ditemukan unsur pidana,” tegas Erwin.

Dukungan Organisasi Mahasiswa

Sebagai langkah awal, Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FH UI telah mencabut status keanggotaan aktif para pelaku dari seluruh organisasi kemahasiswaan. Langkah ini menjadi simbol bahwa mahasiswa FH UI bersatu melawan segala bentuk kekerasan seksual dan berkomitmen menciptakan ruang belajar yang aman bagi siapa saja.

Kini, para korban terus mendapatkan pendampingan hukum dan psikologis. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh civitas akademika tentang pentingnya menjaga etika dan menghargai sesama di ruang digital maupun nyata.

Berita Terkait

Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos
Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar
Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP
Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Ini Estimasi Jadwal Resmi Seleksi CPNS 2026 Dari BKN
Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 06:03 WIB

Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Rabu, 2 September 2026 - 11:31 WIB

Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar

Rabu, 2 September 2026 - 10:34 WIB

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Mudah Cari Uang dari HP. (Foto: AI)

Tips & Trik

Cara Mudah Cari Uang Tambahan dari HP Tanpa Modal Besar

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:44 WIB

Ilustrasi - Cara Pasang Iklan di Status WhatsApp untuk UMKM. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Pasang Iklan di Status WhatsApp untuk UMKM

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:23 WIB