Britainaja – Berselancar di media sosial atau menonton video di ponsel memang menjadi hiburan yang menyenangkan setelah seharian lelah beraktivitas. Namun, kebiasaan ini membawa dampak buruk jika Anda melakukannya menjelang jam istirahat. Para ahli kesehatan sepakat bahwa memainkan gawai sebelum memejamkan mata dapat merusak kualitas tidur Anda secara drastis.
Lantas, kapan waktu yang tepat untuk menjauhkan diri dari layar ponsel agar tubuh bisa beristirahat dengan optimal? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda.
Batas Waktu Terbaik Meletakkan HP Sebelum Tidur
Menurut pakar pengobatan tidur, Michelle Drerup, sebenarnya tidak ada aturan kaku yang berlaku sama untuk setiap orang. Sebagian praktisi menyarankan Anda untuk berhenti menyentuh ponsel dua jam sebelum tidur. Sementara ahli yang lain menilai satu jam sudah cukup.
Meski demikian, Drerup menegaskan bahwa mematikan atau menjauhkan ponsel 1 hingga 2 jam sebelum tidur merupakan langkah terbaik. Aturan ini tidak hanya berlaku untuk ponsel pintar, tetapi juga untuk perangkat elektronik lain seperti tablet, laptop, dan televisi.
Daripada menatap layar gawai, Anda sebaiknya membangun rutinitas malam yang menenangkan. Hindari aktivitas yang memicu kecemasan atau emosi berlebih. Jika Anda merasa kesulitan menahan godaan untuk mengecek ponsel, manfaatkan fitur “Jangan Ganggu” (Do Not Disturb). Fitur ini akan membisukan seluruh notifikasi masuk, sehingga Anda bisa fokus mengistirahatkan pikiran.
Dampak Buruk Menatap Layar Gawai Menjelang Malam
Mengapa aktivitas digital secara aktif di malam hari begitu berbahaya bagi tubuh? Drerup menjelaskan bahwa kegiatan aktif seperti doomscrolling (terus-menerus membaca berita buruk), membalas pesan, atau berinteraksi di media sosial akan memaksa otak untuk terus bekerja keras.
Aktivitas intens ini berisiko menunda fase tidur REM (Rapid Eye Movement). Sebagai informasi, tidur REM adalah fase krusial saat Anda bermimpi dan tubuh melakukan konsolidasi memori. Fase ini sangat penting untuk mendukung kesehatan emosional serta perkembangan otak yang sehat.
Ketika Anda sibuk bermain ponsel, fase REM ini akan bergeser. Akibatnya, Anda akan terjaga selama berjam-jam melewati waktu tidur normal dan bangun dalam kondisi lelah keesokan harinya.
3 Penyebab Utama Ponsel Merusak Kualitas Tidur Anda
Secara ilmiah, ada tiga alasan utama mengapa stimulasi dari ponsel pintar bisa membuat Anda mengalami insomnia akut:
1. Memaksa Otak untuk Tetap Waspada
Saat malam hari, otak membutuhkan ketenangan untuk memicu rasa kantuk. Sebaliknya, konten di dalam ponsel justru memberikan stimulasi tanpa henti. Drerup menyebutkan bahwa sekadar memeriksa notifikasi sekilas saja sudah cukup untuk mengaktifkan kerja otak dan menunda rasa kantuk Anda.
2. Paparan Cahaya Biru (Blue Light) yang Menipu Tubuh
Layar ponsel memancarkan cahaya biru yang dapat mengacaukan ritme sirkadian—yaitu jam biologis internal tubuh selama 24 jam. Cahaya ini mengirimkan sinyal keliru ke otak bahwa hari masih siang, sehingga produksi hormon melatonin (hormon pemicu kantuk) menurun drastis. Ketika tubuh kekurangan melatonin, Anda akan kesulitan untuk memejamkan mata.
3. Mengaduk-aduk Emosi dan Pikiran
Tidur idealnya menjadi momen yang damai. Namun, saat berselancar di internet, Anda sangat rentan menemukan konten yang memicu rasa kesal, cemas, takut, atau stres. Bahkan, melihat sesuatu yang terlalu menyenangkan pun bisa membuat Anda terlalu bersemangat, sehingga rasa kantuk hilang seketika.
Tips Sehat Malam Ini: Mulai malam ini, buatlah komitmen untuk mematikan daya ponsel atau mengaktifkan mode senyap satu jam sebelum Anda naik ke tempat tidur. Gantilah dengan membaca buku fisik atau mendengarkan musik instrumental yang menenangkan untuk membantu tubuh Anda cepat rileks. (Tim)






