Dampak Serius Kehamilan Remaja: Bayi Berisiko Lahir Kritis

Stabilisasi Neonatal: Kunci Utama Sebelum Merujuk Bayi ke Rumah Sakit

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Dampak Serius Kehamilan Remaja: Bayi Berisiko Lahir Kritis.

Ilustrasi - Dampak Serius Kehamilan Remaja: Bayi Berisiko Lahir Kritis.

Britainaja – Kehamilan di usia remaja masih menjadi tantangan besar bagi dunia kesehatan di Indonesia, khususnya di Jakarta. Ketua UKK Neonatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. R. Adhi Teguh Perma Iskandar, Sp.A, Subsp. Neo (K), menyoroti bahwa fenomena ini tidak hanya membebani sang ibu, tetapi juga mengancam keselamatan bayi yang baru lahir.

Persiapan yang Minim Menjadi Kendala Utama

Dr. Adhi menjelaskan bahwa banyak remaja menjalani kehamilan tanpa persiapan matang, mulai dari aspek fisik, mental, hingga finansial. “Tantangan terbesar di Jakarta saat ini adalah kehamilan dini. Mereka sering kali belum memiliki jaminan sosial atau tabungan untuk biaya persalinan,” ungkapnya dalam diskusi kesehatan baru-baru ini.

Kondisi tersebut otomatis mempersulit tenaga medis saat harus menangani bayi yang lahir dalam kondisi kritis. Meski tim medis tetap berupaya maksimal, proses penyelamatan menjadi jauh lebih kompleks karena faktor pendukung dari sisi keluarga belum siap.

Risiko Kesehatan pada Bayi

Remaja yang hamil memiliki risiko tinggi melahirkan bayi dengan kondisi:

  • Kelahiran Prematur: Bayi lahir sebelum waktunya.

  • Berat Badan Lahir Rendah (BBLR): Berat bayi di bawah standar normal.

  • Gangguan Kesehatan Serius: Kondisi yang memerlukan perawatan intensif di unit Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

Baca Juga :  Rahasia Nutrisi Buah Kurma untuk Stamina dan Kesehatan Jangka Panjang

Pentingnya Rujukan “Di Dalam Kandungan”

Dr. Adhi menekankan pentingnya sistem rujukan yang terencana. Idealnya, rujukan dilakukan saat bayi masih di dalam kandungan. Jika dokter kandungan mendeteksi adanya potensi masalah, ibu harus segera pindah ke rumah sakit dengan fasilitas lengkap sebelum proses persalinan dimulai.

“Kita jangan hanya sekadar memindahkan pasien dengan ambulans. Hal terpenting adalah kesiapan fasilitas kesehatan tujuan,” tegasnya. Beliau juga mengingatkan tenaga kesehatan di Puskesmas agar mampu melakukan stabilisasi awal pada bayi sebelum merujuknya ke rumah sakit yang lebih besar.

Sentuhan Manusia di Ruang NICU

Di RSIA Bunda Jakarta, dr. Adhi menerapkan pendekatan Family Integrated Care (FICare). Metode ini mengubah pandangan bahwa NICU adalah tempat yang menakutkan. Di sini, orang tua tidak hanya menonton, tetapi terlibat langsung dalam merawat bayi mereka.

Beberapa langkah humanis yang di terapkan antara lain:

  1. Metode Kanguru (Kangaroo Mother Care): Melibatkan ibu dan ayah untuk mendekap bayi guna menjaga stabilitas suhu dan detak jantung.

  2. Pemberian ASI Eksklusif (MOM): Mendorong ibu memberikan ASI sebagai nutrisi dan pelindung imun terbaik bagi bayi prematur.

  3. Edukasi Intensif: Membekali orang tua agar siap merawat anak setelah keluar dari rumah sakit.

Baca Juga :  Sirih Merah: Khasiat Obat Herbal Serbaguna, Rahasia Sehat dari Pencernaan hingga Kulit

Pencegahan tetap menjadi langkah terbaik. Dr. Adhi mengajak masyarakat untuk memberikan edukasi yang tepat kepada remaja agar kehamilan dapat terencana dengan baik demi masa depan generasi bangsa yang lebih sehat.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Mengapa kehamilan remaja sangat berisiko bagi bayi?

Karena tubuh remaja secara fisik sering kali belum siap untuk mengandung, di tambah lagi dengan kurangnya asupan nutrisi dan kesiapan mental yang memicu komplikasi seperti kelahiran prematur.

2. Apa itu metode Family Integrated Care (FICare)?

FICare adalah model perawatan di rumah sakit yang melibatkan orang tua secara aktif dalam merawat bayi mereka yang sedang berada di ruang intensif (NICU), di dampingi oleh tenaga medis profesional.

3. Kapan sebaiknya rujukan medis dilakukan?

Rujukan sebaiknya di lakukan sedini mungkin, bahkan saat bayi masih di dalam kandungan, jika dokter sudah mendeteksi adanya risiko gangguan kesehatan pada janin.

4. Apa manfaat Metode Kanguru bagi bayi prematur?

Metode ini membantu menstabilkan suhu tubuh bayi, meningkatkan detak jantung yang teratur, serta mempererat ikatan batin (bonding) antara orang tua dan anak. (Tim)

Berita Terkait

Cara Mudah Bersihkan Cangkir Kopi Kusam Kembali Bening
Cara Mudah Jaga Berat Badan Ideal Untuk Mencegah Obesitas
12 Cara Alami Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Agar Tidak Mudah Sakit
Cara Keramas yang Benar Menurut Ahli Agar Rambut Sehat Berkilau
Cara Cek Kartu Indonesia Sehat Aktif Lewat HP Tanpa Antre
8 Obat Alami Kaki Bengkak yang Ampuh dan Mudah Dipraktikkan di Rumah
Gaya Hidup Sehat Ala Gen Z: Dari Mindful Eating Hingga Social Fitness
Cara Mengobati Batu Ginjal Tanpa Operasi secara Efektif dan Aman
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Cara Mudah Bersihkan Cangkir Kopi Kusam Kembali Bening

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Cara Mudah Jaga Berat Badan Ideal Untuk Mencegah Obesitas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:24 WIB

12 Cara Alami Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Agar Tidak Mudah Sakit

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Cara Keramas yang Benar Menurut Ahli Agar Rambut Sehat Berkilau

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Cara Cek Kartu Indonesia Sehat Aktif Lewat HP Tanpa Antre

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Bersihkan Cangkir Kopi Kusam. (Foto: AI)

Health

Cara Mudah Bersihkan Cangkir Kopi Kusam Kembali Bening

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:17 WIB

Ilustrasi - Cara Pre-Order iPhone 18 Pro. (Foto: AI)

Tech & Game

Ini Daftar Link, Harga, dan Cara Pre-Order iPhone 18 Pro

Kamis, 8 Okt 2026 - 12:10 WIB

Ilustrasi - Cara Jaga Berat Badan Ideal Mencegah Obesitas. (Foto: AI)

Health

Cara Mudah Jaga Berat Badan Ideal Untuk Mencegah Obesitas

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:15 WIB