May Day! Mengenal Sejarah dan Makna Peringatan Hari Buruh Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britainaja – 1 Mei setiapbtahunnya  dunia memperingati Hari Buruh Internasional atau yang kerap dikenal dengan May Day. Hari itu menjadi simbol perjuangan kaum pekerja dalam menuntut hak-hak dasar mereka di tempat kerja, mulai dari jam kerja yang manusiawi hingga kondisi kerja yang adil.

Sejarah May Day bermula pada akhir abad ke-19 di Amerika Serikat, ketika ribuan buruh turun ke jalan pada tanggal 1 Mei 1886 di kota Chicago. Mereka menuntut pemberlakuan sistem kerja delapan jam sehari. Aksi ini kemudian memicu peristiwa berdarah yang dikenal sebagai Tragedi Haymarket, sebuah insiden yang hingga kini dikenang sebagai tonggak perlawanan buruh terhadap ketidakadilan.

Baca Juga :  Taspen Tegaskan Kabar Kenaikan Gaji Pensiunan PNS November 2025 Adalah Hoaks

Di Indonesia sendiri, Hari Buruh mulai diakui secara resmi sebagai hari libur nasional pada tahun 2013. Sejak saat itu, tiap 1 Mei diwarnai dengan berbagai bentuk aksi dari serikat pekerja, baik dalam bentuk demonstrasi damai, diskusi terbuka, maupun kegiatan sosial. Tuntutan yang sering disuarakan meliputi kenaikan upah minimum, perlindungan jaminan sosial, hingga penguatan hak bagi pekerja sektor informal.

Baca Juga :  Pesona Danau Gunung Tujuh di Kerinci: Surga Alam di Atas Awan

Lebih dari sekadar aksi tahunan, May Day menjadi simbol solidaritas dan pengingat bahwa hak-hak pekerja merupakan bagian penting dari keadilan sosial. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak bisa dilepaskan dari peran dan kontribusi para pekerjanya. (***)

Berita Terkait

Ingat, 31 Maret Batas Akhir SPT Orang Pribadi! Ini Besaran Denda dan Cara Lapor Online
Medsos Tak Lagi Bebas: Cek Daftar Aplikasi yang Terkena Aturan Batas Usia 16 Tahun
Lampu Kuning untuk Remaja: Pemerintah Siapkan Aturan Larangan Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 16 & 18 Maret, Pemerintah Usulkan WFA 5 Hari
Indonesia Larang Medsos buat Remaja, Pemerintah: Biar Orang Tua Tak Sendirian Lawan Algoritma
Geopolitik Bergejolak, Kemenpar Pastikan Pariwisata Bali Tetap Stabil
Tarif Listrik Maret 2026 Tetap Stabil, Cek Rincian Lengkap per kWh di Sini
Libur Lebaran 2026 Berapa Hari? Simak Estimasi Jadwal Libur Sekolah di Berbagai Provinsi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:00 WIB

Ingat, 31 Maret Batas Akhir SPT Orang Pribadi! Ini Besaran Denda dan Cara Lapor Online

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:00 WIB

Medsos Tak Lagi Bebas: Cek Daftar Aplikasi yang Terkena Aturan Batas Usia 16 Tahun

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:00 WIB

Lampu Kuning untuk Remaja: Pemerintah Siapkan Aturan Larangan Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:00 WIB

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 16 & 18 Maret, Pemerintah Usulkan WFA 5 Hari

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:00 WIB

Indonesia Larang Medsos buat Remaja, Pemerintah: Biar Orang Tua Tak Sendirian Lawan Algoritma

Berita Terbaru

Mobil Bekas Jadi Incaran Jelang Lebaran 2026

Otomotif

Mobil Bekas Jadi Incaran Jelang Lebaran 2026

Rabu, 11 Mar 2026 - 13:00 WIB