Polda Jambi Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita Aset Mewah dan Uang Rp1,4 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jambi Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita Aset Mewah dan Uang Rp1,4 Miliar (Dok. Humas Polda Jambi)

Polda Jambi Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Daerah, Sita Aset Mewah dan Uang Rp1,4 Miliar (Dok. Humas Polda Jambi)

Britainaja, Jambi –  Kepolisian Daerah Jambi kembali menunjukkan komitmen serius dalam memerangi peredaran narkotika. Dalam konferensi pers pada Rabu (28/05/2025) yang berlangsung di Lobi Gedung A Mapolda Jambi, Kapolda Irjen Pol Krisno H. Siregar memaparkan keberhasilan timnya dalam mengungkap sindikat narkoba lintas provinsi bahkan internasional.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata api rakitan, mobil mewah, properti bernilai tinggi, serta uang tunai yang mencapai lebih dari Rp1,4 miliar.

Irjen Pol Krisno menyatakan bahwa pihaknya tidak akan hanya menarget pengguna narkoba, tetapi juga akan memburu para pengendali utama di balik peredaran barang haram ini.

Baca Juga :  Polres Kerinci Sabet Juara 1 Kompolnas Awards 2025 Berkat Inovasi dan Layanan Publik Unggul

“Saya sudah instruksikan kepada Direktur Reserse Narkoba untuk terus menggali hingga ke akar, bukan hanya berhenti pada pemakai. Bandar dan pengendalinya harus ditangkap,” tegas Kapolda.

Ia menambahkan, Provinsi Jambi saat ini menjadi salah satu jalur perlintasan strategis dalam jaringan distribusi narkoba. Target utama sindikat ini meliputi sopir angkutan barang, pekerja tambang, dan petani kelapa sawit.

Baca Juga :  Honda BeAT Connected 125 2026 Resmi Mengaspal: Mesin Lebih Responsif dan Fitur Canggih!

Menurutnya, peredaran narkoba juga sering berujung pada tindakan kriminal lain seperti kepemilikan senjata api ilegal, aksi kekerasan, hingga potensi radikalisme. Oleh karena itu, Irjen Pol Krisno mendorong adanya kerja sama lintas lembaga, mulai dari BNN Provinsi, tokoh masyarakat dan agama, hingga pemerintah daerah, untuk menutup celah pergerakan para bandar dan memperkuat rehabilitasi bagi para korban penyalahgunaan.

“Kalau kita tidak hentikan aliran dananya, jaringan ini akan terus berkembang. Aset dan uang mereka harus disita,” Tutupnya. (***)

Berita Terkait

Alung, Buronan 58 Kg Sabu yang Nekat Lompat dari Lantai 2 Polda Jambi
Al Haris Dorong ASN Jambi Kerja Cepat Hadapi Tekanan Global
Al Haris Siapkan Strategi Tekan Belanja Pegawai Tanpa Ganggu ASN
Kemacetan Parah Jambi-Palembang, Polda Imbau Pemudik Gunakan Jalur Alternatif
Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 19:00 WIB

Alung, Buronan 58 Kg Sabu yang Nekat Lompat dari Lantai 2 Polda Jambi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:00 WIB

Al Haris Dorong ASN Jambi Kerja Cepat Hadapi Tekanan Global

Senin, 30 Maret 2026 - 15:00 WIB

Al Haris Siapkan Strategi Tekan Belanja Pegawai Tanpa Ganggu ASN

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:00 WIB

Kemacetan Parah Jambi-Palembang, Polda Imbau Pemudik Gunakan Jalur Alternatif

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Berita Terbaru