Perbedaan Hari Guru Sedunia dan Nasional, Sejarah dan Maknanya

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang guru sedang memegang bola dunia  sambil mengajar para siswa di ruang kelas (Foto: Dokumentasi indonesia.go.id)

Seorang guru sedang memegang bola dunia sambil mengajar para siswa di ruang kelas (Foto: Dokumentasi indonesia.go.id)

Britainaja – Hari Guru kerap di peringati dengan penuh penghormatan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, perlu di ketahui bahwa terdapat dua momentum berbeda, yakni Hari Guru Sedunia dan Hari Guru Nasional. Meski sama-sama bertujuan untuk menghargai peran pendidik, keduanya memiliki sejarah dan latar belakang yang tidak sama.

Hari Guru Sedunia di peringati setiap 5 Oktober sejak di tetapkan UNESCO pada 1994. Tanggal ini di pilih untuk memperingati 30 tahun konferensi bersama UNESCO dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) di Paris tahun 1966.

Dalam konferensi tersebut, lahir rekomendasi internasional mengenai status guru yang mencakup hak, kewajiban, serta standar profesional seorang pendidik. Dokumen itu kemudian menjadi acuan global dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas guru.

Seiring waktu, peringatan Hari Guru Sedunia semakin meluas dengan melibatkan organisasi internasional lain seperti UNICEF, ILO, dan Education International. Pada momen ini, penghargaan di berikan kepada guru yang di nilai berkontribusi besar dalam dunia pendidikan.

Baca Juga :  PN Makassar Akhirnya Berhasil Eksekusi Lahan Showroom Mazda

Berbeda dengan Hari Guru Sedunia, Indonesia memiliki Hari Guru Nasional yang di peringati setiap 25 November. Penetapan tanggal ini bertepatan dengan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 1945, hanya beberapa bulan setelah proklamasi kemerdekaan.

Cikal bakal PGRI berawal dari Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang berdiri pada 1912. Pada 1932, organisasi ini berganti nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI), meski sempat mendapat tekanan dari pemerintah kolonial dan larangan pada masa pendudukan Jepang.

Setelah kemerdekaan, para guru Indonesia menggelar Kongres Guru Indonesia pertama di Surakarta pada 24–25 November 1945. Dari kongres itu, lahirlah PGRI sebagai wadah perjuangan guru nasional.

Kemudian, melalui Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 1994, pemerintah secara resmi menetapkan 25 November sebagai Hari Guru Nasional. Peringatan ini bukan sekadar penghormatan, tetapi juga bentuk pengakuan atas kontribusi guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca Juga :  Tarif Listrik PLN April 2026 Tidak Naik: Cek Rincian Harga Token Terbaru

Meski memiliki sejarah berbeda, baik Hari Guru Sedunia maupun Hari Guru Nasional memiliki benang merah yang sama, yakni menegaskan pentingnya peran guru sebagai fondasi pendidikan.

Hari Guru Sedunia menekankan apresiasi global terhadap profesi guru, sementara Hari Guru Nasional meneguhkan peran pendidik dalam perjalanan bangsa Indonesia. Keduanya menjadi pengingat bahwa guru adalah pilar utama dalam membangun peradaban.

Dengan memahami perbedaan makna dan sejarah keduanya, masyarakat dapat lebih menghargai dedikasi guru. Apresiasi nyata, baik dalam bentuk kebijakan, penghormatan, maupun dukungan sosial, menjadi langkah penting untuk memperkuat semangat para pendidik dalam mencetak generasi penerus bangsa. (Tim)

Berita Terkait

Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1
Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026
Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan
KIP Kuliah 2026 Masih Buka! Ini Cara Daftar dan Cek Kampus Penerima
Daftar Lengkap Mutasi 90 Kajari Oleh Kejagung Terbaru 2026
40 Ide Tema 17 Agustus 2026 Unik dan Menarik untuk Perayaan HUT RI
Daftar Bansos Agustus 2026 Lengkap: PKH, BPNT, PIP, dan Cara Cek Nama Anda
Ini Cara Tepat Scan QR Code KTP dan KK Lewat Aplikasi IKD
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Lowongan Kerja Bank BRI 2026: Peluang Karier BBAP Lulusan D3 dan S1

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Kemenag Buka 14 Ribu Kuota Kenaikan Jabatan Guru Madrasah 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Cara Cek Desil 1–10 Bansos Tahap 3 Agustus 2026: Panduan NIK KTP dan Kelayakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:02 WIB

KIP Kuliah 2026 Masih Buka! Ini Cara Daftar dan Cek Kampus Penerima

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:25 WIB

Daftar Lengkap Mutasi 90 Kajari Oleh Kejagung Terbaru 2026

Berita Terbaru