Longsor Tambang Cipanas Cirebon, 3 Jenazah Kembali Ditemukan

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor Tambang Cipanas Cirebon, 3 Jenazah Kembali Ditemukan (Foto: BNPB)

Longsor Tambang Cipanas Cirebon, 3 Jenazah Kembali Ditemukan (Foto: BNPB)

Britainaja, Cirebon – Tim SAR gabungan kembali menemukan tiga jenazah korban longsor tambang galian C di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Temuan ini menambah jumlah korban meninggal dunia menjadi 13 orang hingga Jumat malam, (30/05/2025).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bahwa dari total korban, lima orang di antaranya masih dalam proses identifikasi. Tim SAR gabungan masih terus menyisir lokasi untuk mencari korban lain yang diduga masih tertimbun material longsor.

“Laporan kaji cepat mencatat bahwa tiga alat berat ekskavator dan enam unit truk turut tertimbun longsoran. Hingga kini, alat dan kendaraan tersebut belum dapat dievakuasi karena tertutup material yang cukup tebal,” kata Abdul dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/5/2025).

Baca Juga :  Cara Jitu Lolos Seleksi Tahap 2 Rekrutmen Bersama BUMN 2025

Ia menambahkan bahwa upaya pencarian dan penyelamatan masih menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat ini. Namun, pencarian sempat dihentikan sementara pada Jumat pukul 17.30 WIB kemari, karena kondisi di lapangan yang tidak memungkinkan untuk melakukan proses pencarian.

“Operasi pencarian akan dilanjutkan hari ini dengan dukungan kekuatan gabungan. Kami berharap cuaca mendukung untuk proses pencarian agar lebih optimal,” jelasnya.

BMKG memprediksi cuaca di wilayah Cirebon akan cerah berawan dalam dua hari ke depan. Kondisi ini diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban yang masih hilang.

BNPB juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan yang bisa saja terjadi, terutama di sekitar area longsor yang masih labil pergerakan tanah.

Baca Juga :  6 Cara Paling Akurat Bedakan Emas Asli dan Kuningan, Jangan Sampai Tertipu!

“Keselamatan tim SAR di lapangan harus menjadi prioritas utama. Kami juga mengimbau masyarakat yang tinggal di lereng bukit atau di bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu mengikuti arahan petugas,” tegas Abdul.

BNPB juga mengingatkan agar warga memantau kondisi tanah dan debit air sungai secara berkala. Jika hujan turun secara terus-menerus lebih dari dua jam, masyarakat diimbau segera melakukan evakuasi mandiri untuk menghindari risiko bencana susulan.

Langkah-langkah antisipatif ini dinilai penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa tambahan, sekaligus melindungi warga yang bermukim di kawasan rawan bencana.

Berita Terkait

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Menjadi Bintang 3
Sidang Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar
Ini Profil Dyastasita Widya Budi dan Indri Wahyuni, Juri LCC 4 Pilar yang Dinonaktifkan
Harga Minyak Melonjak, Menkeu Purbaya Targetkan 6 Juta Motor Listrik Dapat Subsidi Tahun Ini
Cara Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Mei 2026 Lewat HP, Modal NIK KTP Saja
BPS Cari Petugas Sensus Ekonomi 2026, Minimal SMA, Punya Motor & HP
Terakhir Hari Ini! Yuk Daftar Mitra BPS untuk Sensus Ekonomi 2026
Prabowo Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran & Tak Paksa Orang Kaya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Sidang Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ini Profil Dyastasita Widya Budi dan Indri Wahyuni, Juri LCC 4 Pilar yang Dinonaktifkan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00 WIB

Harga Minyak Melonjak, Menkeu Purbaya Targetkan 6 Juta Motor Listrik Dapat Subsidi Tahun Ini

Senin, 11 Mei 2026 - 20:00 WIB

Cara Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Mei 2026 Lewat HP, Modal NIK KTP Saja

Senin, 11 Mei 2026 - 10:00 WIB

BPS Cari Petugas Sensus Ekonomi 2026, Minimal SMA, Punya Motor & HP

Berita Terbaru

Emas Antam. ist

Finansial

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2.839.000 per gram

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:00 WIB