Britainaja, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk seluruh ibu kota provinsi di Indonesia pada Senin, 29 September 2025. Sejumlah wilayah di perkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas bervariasi, bahkan sebagian berpotensi di sertai petir.
Prakirawan BMKG Sastia Frista menjelaskan, prakiraan ini menjadi penting karena adanya potensi cuaca ekstrem di beberapa daerah. Selain hujan, masyarakat juga di imbau waspada terhadap ancaman banjir rob di wilayah pesisir.
Wilayah Sumatera sebagian besar di prediksi akan mengalami hujan. Medan berpotensi hujan sedang, sementara Jambi dan Bengkulu di perkirakan di guyur hujan di sertai petir.
Adapun Pekanbaru, Palembang, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, serta Bandar Lampung di perkirakan hujan ringan. Sementara Banda Aceh dan Padang cenderung berawan tebal.
Pulau Jawa juga di perkirakan akan di guyur hujan. Jakarta dan Serang di prediksi hujan dengan intensitas sedang. Sedangkan Semarang, Yogyakarta, dan Bandung di perkirakan hujan ringan.
Kota Surabaya relatif lebih cerah meski tetap tertutup awan tebal. Sementara itu, di kawasan Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar dan Mataram di prakirakan hujan ringan, sedangkan Kupang berawan tebal.
Pontianak berpotensi hanya berawan, namun wilayah lain di Kalimantan cenderung lebih basah. Samarinda dan Tanjung Selor di prediksi hujan ringan. Palangkaraya dan Banjarmasin bahkan di perkirakan mengalami hujan di sertai petir.
Di kawasan timur, Makassar di perkirakan hujan sedang. Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, dan Kendari berpotensi di guyur hujan ringan.
Untuk Maluku dan Papua, kondisi cuaca beragam. Ambon, Sorong, dan Merauke di perkirakan berawan tebal. Sementara Ternate, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya kemungkinan hujan ringan. Manokwari di perkirakan mengalami udara kabur.
Selain hujan, BMKG juga memberikan peringatan adanya potensi banjir rob di beberapa wilayah pesisir. Daerah yang perlu waspada meliputi Tanjung Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, sebagian pesisir Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Maluku.
Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir di imbau meningkatkan kewaspadaan terhadap naiknya permukaan air laut yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
BMKG turut merilis catatan suhu maksimum di beberapa kota besar. Kupang tercatat sebagai daerah dengan suhu tertinggi, mencapai 34 derajat Celsius.
Di susul Palangkaraya dengan suhu maksimum 33 derajat Celsius, serta Banjarmasin 32 derajat Celsius. Sementara Denpasar, Mataram, dan Samarinda masing-masing mencatat suhu 31 derajat Celsius.
Pontianak dan Tanjung Selor relatif lebih sejuk dengan suhu maksimum 29 derajat Celsius.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca harian, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan atau wilayah rawan bencana. Kewaspadaan juga di perlukan untuk mengantisipasi dampak hujan lebat, petir, maupun banjir rob di wilayah pesisir.
Dengan memperhatikan prakiraan cuaca, masyarakat di harapkan dapat lebih siap dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman. (Tim)















