Waspada Campak, Lindungi Buah Hati dengan Imunisasi

Data Terkini: Ratusan Kasus Suspek Ditemukan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Waspada Campak, Lindungi Buah Hati dengan Imunisasi. Gemini AI

Ilustrasi Waspada Campak, Lindungi Buah Hati dengan Imunisasi. Gemini AI

Britainaja – Kesehatan anak-anak di Kabupaten Subang kini menjadi perhatian serius. Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang melaporkan temuan ratusan kasus suspek campak sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Penyakit yang sangat menular ini ternyata masih mengintai dan membutuhkan kewaspadaan kita semua.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Subang, Indriati Oetama, menegaskan bahwa campak bukanlah penyakit masa lalu yang sudah hilang. Virus ini tetap ada dan siap menyerang siapa saja, terutama anak-anak yang belum memiliki kekebalan tubuh kuat.

Baca Juga :  Kasus Malpraktik Sunat Laser di Kerinci: Perawat YN Ditahan Usai Ditetapkan Tersangka

Angka Kasus dan Ancaman Penularan

Sejak pertengahan 2025 hingga Maret 2026, petugas kesehatan mencatat 146 kasus suspek, dengan 33 orang terkonfirmasi positif melalui uji laboratorium.

Kondisi ini patut menjadi perhatian bersama. Jika dalam satu wilayah terdapat lebih dari lima kasus suspek, situasi tersebut sudah masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Penularan virus ini terjadi sangat cepat melalui percikan ludah (droplet) saat penderita batuk atau bersin, bahkan melalui udara.

Baca Juga :  Aturan Baru Rujukan BPJS Kesehatan 2026: Pasien Kini Langsung Dirujuk Berdasarkan Kompetensi Rumah Sakit

Langkah Nyata Lindungi Anak

Kabar baiknya, campak adalah penyakit yang sangat bisa kita cegah. Dinkes Subang kini bergerak cepat mengintensifkan program kejar imunisasi untuk anak usia 9 hingga 59 bulan.

“Kami mengajak orang tua untuk segera membawa buah hatinya ke Posyandu, Puskesmas, atau layanan kesehatan terdekat,” ujar Indriati.

Mari pastikan anak-anak kita mendapatkan perlindungan terbaik. Imunisasi lengkap adalah kunci agar mereka tumbuh sehat dan terbebas dari bahaya komplikasi campak. (Tim)

Berita Terkait

Kabar Gembira! Kemenkeu Buka Lowongan 300 Formasi Bea Cukai untuk Lulusan SMA
Menkeu Purbaya Stop Anggaran Motor Listrik Badan Gizi Nasional di 2026
Dukung Makan Bergizi Gratis, BGN Siapkan Motor Listrik untuk Area Sulit
Dubes Belanda Siap Bawa Investasi dan Nobar Euro 2024 di Ambon
Cara Cek Bansos PKH dan Sembako 2026: Data Kini Update Lebih Cepat
Kabar Gembira! Pemerintah Tambah Kuota Penerima Bansos 2026, Yuk Cek Nama Anda
Muamar Fajar, CPNS Juara 1 Latsar 2026 Lewat Inovasi SIGAPTEL
Ganas! Muhammad Sanjaya Cetak Hattrick di Debut Timnas Futsal Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 20:00 WIB

Kabar Gembira! Kemenkeu Buka Lowongan 300 Formasi Bea Cukai untuk Lulusan SMA

Rabu, 8 April 2026 - 18:00 WIB

Menkeu Purbaya Stop Anggaran Motor Listrik Badan Gizi Nasional di 2026

Rabu, 8 April 2026 - 17:00 WIB

Dukung Makan Bergizi Gratis, BGN Siapkan Motor Listrik untuk Area Sulit

Rabu, 8 April 2026 - 15:00 WIB

Dubes Belanda Siap Bawa Investasi dan Nobar Euro 2024 di Ambon

Rabu, 8 April 2026 - 13:00 WIB

Cara Cek Bansos PKH dan Sembako 2026: Data Kini Update Lebih Cepat

Berita Terbaru

Ilustrasi Kode Redeem FF Terbaru 9 April 2026. Gemini AI

Tech & Game

Sikat Hadiahnya! Ini Kode Redeem FF Terbaru 9 April 2026

Kamis, 9 Apr 2026 - 17:00 WIB