Bom Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Warga Tewas

TNI dan Polri Sterilkan Lokasi demi Cegah Ledakan Susulan

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kerusakan akibat ledakan bom di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. (KOMPAS.com)

Tampak kerusakan akibat ledakan bom di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. (KOMPAS.com)

Britainaja – Sebuah ledakan dahsyat mengguncang warga Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua pada Minggu (31/5/2026) sore. Kamera pengawas (CCTV) di area Pelabuhan Biak merekam detik-detik mengerikan tersebut, yang kini beredar luas di media sosial.

Kawasan pemukiman yang padat membuat dampak ledakan ini sangat fatal. Berbagai video dan foto amatir memperlihatkan kondisi rumah-rumah warga yang kini hancur berantakan dan rata dengan tanah.

Kapolres Biak, AKBP Ari Trestiawan, mengonfirmasi bahwa sumber ledakan kuat ini berasal dari bom peninggalan masa Perang Dunia II.

“Dugaan sementara, ledakan ini terjadi karena ada bom peninggalan Perang Dunia II yang aktif di lokasi,” ujar Ari pada Minggu sore.

Baca Juga :  JK Geram Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi: "Dia Jadi Presiden karena Saya"

Lima Warga Meninggal Dunia dan Tiga Orang Hilang

Hingga Minggu malam, Kepolisian Resor Biak Numfor mencatat dampak memilukan dari tragedi ini. Ledakan tersebut merenggut nyawa lima orang warga, sementara tiga orang lainnya masih dalam proses pencarian.

“Tim gabungan sudah mengevakuasi lima korban meninggal ke RSUD Biak. Saat ini, tiga warga lokal masih hilang,” kata AKBP Ari Trestiawan.

Tim penyelamat menghentikan sementara proses pencarian tiga korban yang hilang saat malam tiba. Selain faktor kegelapan, petugas menghadapi risiko tinggi karena menduga kuat masih ada bom aktif lain di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Bocoran dan Cara Menganalisa Soal PPPK Tahap 2 untuk Penata Layanan Operasional

Aparat Mengamankan Lokasi Kejadian

Untuk mencegah jatuhnya korban susulan, aparat gabungan TNI, Polri, dan Basarnas langsung memasang garis polisi di sekitar area steril.

Polisi melarang keras warga mendekati pusat ledakan demi keselamatan mereka sendiri. Tim penjinak bom terjadwal akan menyisir kembali area tersebut pada keesokan pagi guna memastikan keamanan lokasi sebelum melanjutkan pencarian korban hilang.

Pihak kepolisian juga terus mendalami asal-usul bom tua tersebut hingga bisa berada di tengah pemukiman warga. Kapolres mengimbau masyarakat Biak untuk tetap tenang, waspada, dan mematuhi arahan petugas di lapangan. (Tim)

Berita Terkait

Arti Filosofis Toga Wisuda yang Wajib Mahasiswa Tahu
Karir Paragon Group 2026: Lowongan Strategis FMCG untuk Profesional
Kuliah Gratis Sampai Lulus! Telkom University Buka Beasiswa Full + Asrama
Maksimalkan Kantin Sekolah, Badan Gizi Nasional Percepat Program Makan Gratis di Wilayah 3T
Polres Sijunjung Gagalkan Penyelundupan Bio Solar Subsidi ke Tambang Emas Ilegal Jambi
Menanti 15 Tahun, Jemaah Haji Gowa Tampil Anggun dengan Gaun Berkilau Rp8 Juta
Peluang Emas! Kemensos Buka 3.053 Formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
Mendag Pastikan Harga MinyaKita Bakal Naik, Saat Ini Rp15.700 per Liter
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:00 WIB

Arti Filosofis Toga Wisuda yang Wajib Mahasiswa Tahu

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:00 WIB

Karir Paragon Group 2026: Lowongan Strategis FMCG untuk Profesional

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:00 WIB

Kuliah Gratis Sampai Lulus! Telkom University Buka Beasiswa Full + Asrama

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:00 WIB

Maksimalkan Kantin Sekolah, Badan Gizi Nasional Percepat Program Makan Gratis di Wilayah 3T

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB

Polres Sijunjung Gagalkan Penyelundupan Bio Solar Subsidi ke Tambang Emas Ilegal Jambi

Berita Terbaru

Ilustrasi - Peluang Usaha Menjanjikan di Desa.

Tips & Trik

7 Peluang Usaha Menjanjikan di Desa yang Minim Pesaing

Senin, 8 Jun 2026 - 07:00 WIB