Warga Dukung Penertiban dan Penataan Pasar Tanjung Bajure

Warga Sambut Positif Penertiban Pasar, Desak Pemerintah Tindak Tegas Pungli demi Kenyamanan dan Kelancaran Aktivitas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, didampingi Sekretaris Daerah Alpian, saat melaksanakan kegiatan penataan dan penertiban di Pasar Tanjung Bajure pada Kamis pagi. (Diskominfo)

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, didampingi Sekretaris Daerah Alpian, saat melaksanakan kegiatan penataan dan penertiban di Pasar Tanjung Bajure pada Kamis pagi. (Diskominfo)

Britainaja – Langkah nyata Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh untuk melakukan penertiban dan penataan di Pasar Tanjung Bajure, mendapatkan dukungan yang kuat dan respon positif dari masyarakat.

Hal ini terlihat dari tanggapan sejumlah warga, khususnya dari kalangan ibu-ibu rumah tangga atau “mak-mak”, ia menilai kebijakan seperti ini sangat penting untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan saat berbelanja di pasar tradisional kebanggaan tersebut.

Resfita, salah seorang warga Sungai Bungkal mengatakan penertiban dan penataan ulang pedagang memang sangat dibutuhkan.

Menurutnya, kondisi pasar yang semrawut dan banyaknya pedagang yang berjualan diatas trotoar bahkan hingga ke badan jalan, membuat aktivitas belanja dan jual beli menjadi kurang nyaman. Dirinya berharap penataan dan penertiban ini bisa memberikan perubahan yang nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  72 Pejabat Eselon IV Pemkot Sungai Penuh Resmi Dilantik, Berikut Nama-namanya

“Supaya kami belanja di Pasar Tanjung Bajure lebih nyaman dan aman, kami mendukung upaya pemerintah untuk menata pedagang yang selama ini berjualan sampai ke badan jalan,” ujarnya.

Hal yng sama juga disampaikan Jumiati, warga Sungai Penuh. Ia menilai penataan pasar dan penertiban pedagang memang sudah lama diharapkan masyarakat. Kondisi pasar yang tidak tertata dinilai kerap memicu kemacetan, terutama di titik-titik padat aktivitas.

Menurutnya, salah satu titik paling krusial adalah di depan SD Negeri 2 Sungai Penuh. Banyaknya pedagang yang berjualan diatas trotoar, bahkan hingga ke area jalan membuat arus lalu lintas terganggu, terutama saat jam sibuk di pagi dan siang hari ketika orang tua mengantar dan menjemput anak ke sekolah.

“Memang perlu ditertibkan. Salah satunya di depan SD Negeri 2 Sungai Penuh pedagang sudah terlalu banyak, sehingga sering menyebabkan kemacetan saat pagi dan siang hari,” jelasnya.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh Pimpin Goro Taman Bunga Puti Senang

Sementara itu di sisi lain, pelaku usaha di sekitar pasar juga memberikan catatan penting kepada pemerintah Kota Sungai Penuh. Mereka berharap penertiban pasar tidak hanya berhenti pada penataan pedagang, tetapi juga diikuti dengan langkah serius dalam memberantas praktik pungutan liar atau pungli di lingkungan internal.

Menurut sumber dari kalangan pelaku usaha, pungli yang terjadi pada sektor retribusi parkir dan terminal di sekitar Pasar Tanjung Bajure tentunya masih menjadi persoalan serius. Karena jika tidak ditangani dengan tegas, mereka menilai upaya menciptakan pasar yang tertib, aman, dan nyaman akan sulit bertahan dalam jangka panjang. (Tim)

Berita Terkait

Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Sungai Penuh, 5 Luka Ringan
Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Alfin Dukung PT Tren Gen Horizon Gerakkan Ekonomi Lewat Syiar Al-Qur’an
Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Merangkak Naik
MTQ Desa Talang Lindung Siapkan Hadiah Dua Paket Umroh
Rayakan HUT Pertama, PT. Tren Gen Horizon Hadiahkan Umroh Gratis Lewat MTQ Talang Lindung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:00 WIB

Warga Dukung Penertiban dan Penataan Pasar Tanjung Bajure

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:25 WIB

Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan di Sungai Penuh, 5 Luka Ringan

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:00 WIB

Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh

Berita Terbaru

Aktivitas pegawai honorer di kantor pemerintah, Ribuan PPPK terancam PHK massal akibat pembatasan belanja pegawai dalam aturan UU HKPD. (Pojoksatu.id)

Nasional

Batas Belanja Pegawai 30 Persen, PPPK Terancam Dirumahkan

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, didampingi Sekretaris Daerah Alpian, saat melaksanakan kegiatan penataan dan penertiban di Pasar Tanjung Bajure pada Kamis pagi. (Diskominfo)

Sungai Penuh

Warga Dukung Penertiban dan Penataan Pasar Tanjung Bajure

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:00 WIB