Wisatawan Asal Brasil Terjatuh di Rinjani, Tim SAR Gunakan Drone Thermal untuk Pencarian

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Foto: Basarnas)

(Foto: Foto: Basarnas)

Britainaja – Seorang wisatawan asal Brasil berusia 27 tahun, berinisial JDSP, mengalami insiden tragis saat mendaki Gunung Rinjani di Lombok. Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025, ketika korban dilaporkan terjatuh ke area Danau Segara Anak di sekitar Cemara Nunggal, wilayah yang dikenal dengan medan ekstremnya.

JDSP kala itu sedang dalam perjalanan mendaki menuju puncak gunung yang menjadi ikon pariwisata NTB. Namun, langkahnya terhenti di jalur curam dan berpasir, yang menyebabkan ia kehilangan keseimbangan dan jatuh ke jurang dengan kedalaman ratusan meter.

Proses Pencarian: Dukungan Teknologi Canggih dan Medan Sulit

Pencarian terhadap JDSP melibatkan upaya besar dari tim gabungan SAR. Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengonfirmasi bahwa korban berhasil ditemukan pada Senin pagi (23 Juni 2025), sekitar pukul 07.05 WITA, berjarak sekitar 500 meter dari titik awal ia dilaporkan terjatuh.

“Korban terdeteksi melalui drone thermal, terlihat dalam kondisi tidak bergerak di area berpasir dan berbatu,” ujar Hariyadi dalam keterangan.

Penggunaan teknologi drone thermal terbukti sangat membantu dalam mempercepat proses identifikasi lokasi korban, terutama karena kondisi di lapangan yang diselimuti kabut tebal dan curah medan yang tinggi.

Baca Juga :  Hak Cuti PPPK: Jenis, Aturan, dan Wewenang Pemberian

Rencana Evakuasi: Helikopter Disiapkan untuk Akses Sulit

Karena kondisi geografis yang tidak memungkinkan evakuasi melalui jalur darat, Basarnas memutuskan untuk mengerahkan helikopter AW 139. Helikopter tersebut akan diberangkatkan dari Lanud Atang Sendjaja, Bogor, pada Selasa (24/6), membawa serta tim khusus dari Basarnas Special Group.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh tim di lapangan, karena faktor cuaca dan medan di sekitar lokasi masih sangat menantang,” tambah Hariyadi.

Kolaborasi Lintas Instansi: Kekompakan Dalam Operasi SAR

Operasi pencarian dan penyelamatan JDSP melibatkan berbagai pihak. Selain Kantor SAR Mataram, dukungan datang dari:

  • Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR)

  • TNI dan Polri

  • BPBD Lombok Timur

  • Unit SAR Lombok Timur

  • EMHC (Emergency Medical Hiking Community)

  • Damkar

  • Relawan Rinjani

  • Porter dan unsur masyarakat lokal

Keterlibatan banyak pihak ini menjadi bukti kuatnya sinergi dalam penanganan musibah di kawasan wisata alam, terutama yang memiliki tingkat risiko tinggi seperti Gunung Rinjani.

Gunung Rinjani: Antara Pesona Alam dan Tantangan Ekstrem

Gunung Rinjani merupakan salah satu destinasi pendakian paling populer di Indonesia. Daya tarik Danau Segara Anak dan panorama puncaknya mengundang ribuan pendaki setiap tahunnya, baik lokal maupun mancanegara.

Baca Juga :  Profil Rachmat Gobel, Pengusaha dan Politisi Senior Yang Meninggal Dunia

Namun, keindahan ini juga menyimpan tantangan. Jalur pendakian yang curam, kontur tanah berpasir, serta perubahan cuaca yang cepat, menjadikan Rinjani sebagai kawasan yang memerlukan kewaspadaan tinggi.

Untuk itu, para pendaki diimbau agar selalu mematuhi prosedur keselamatan, menggunakan jasa pemandu lokal, serta memperhatikan kondisi fisik dan perlengkapan sebelum memulai pendakian.

Upaya Pencegahan Insiden Serupa di Masa Depan

Tragedi seperti yang dialami JDSP menjadi pengingat pentingnya peningkatan standar keselamatan dalam kegiatan wisata alam. Berikut beberapa langkah preventif yang bisa diterapkan:

  • Edukasi dan Briefing sebelum pendakian oleh otoritas terkait

  • Penerapan sistem pelaporan dan pelacakan digital pendaki

  • Pengawasan intensif di titik rawan seperti Cemara Nunggal

  • Peningkatan kesiapan tim evakuasi darurat di sekitar kawasan taman nasional

Sinergi dan Teknologi, Kunci Keselamatan Wisata Alam

Insiden yang menimpa wisatawan Brasil ini menjadi refleksi penting bagi dunia pariwisata dan pengelolaan kawasan pegunungan di Indonesia. Dengan tantangan alam yang kompleks, hanya kolaborasi lintas instansi serta dukungan teknologi mutakhir yang dapat menjamin keselamatan dan keberhasilan misi penyelamatan.

Mari selalu utamakan keselamatan dalam setiap petualangan alam. Bagikan artikel ini agar semakin banyak orang sadar pentingnya persiapan mendaki gunung. (Tim)

Berita Terkait

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai
Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat
Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos
Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar
Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP
Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:12 WIB

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai

Sabtu, 12 September 2026 - 13:29 WIB

Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat

Jumat, 4 September 2026 - 06:03 WIB

Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Rabu, 2 September 2026 - 11:31 WIB

Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar

Rabu, 2 September 2026 - 10:34 WIB

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Alami Atasi Radang Amandel. (Foto: AI)

Health

Cara Alami Atasi Radang Amandel Tanpa Obat Kimia

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:35 WIB

Ilustrasi - Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop yang Terkunci

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:19 WIB

Ilustrasi - VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video. (Foto: AI)

Tech & Game

10 VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video Aman

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:16 WIB