Menpar Dorong Wisata Kebugaran Jadi Magnet Wisatawan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menyampaikan sambutannya dalam peluncuran

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menyampaikan sambutannya dalam peluncuran "Wonderful Indonesia Wellness 2025" di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta (Foto: kemenpar)

Britainaja, Jakarta – Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa wisata kebugaran Indonesia memiliki potensi besar untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Ia menyebut tren global yang semakin mengutamakan kesehatan, ketenangan, dan pemulihan dapat menjadi peluang emas bagi Indonesia.

“Indonesia bisa memperkenalkan diri bukan hanya sebagai negeri indah untuk dikunjungi, tetapi juga sebagai destinasi yang menyehatkan, menenangkan, dan menginspirasi,” ujarnya dalam konferensi pers Wonderful Indonesia Wellness di Jakarta.

Permintaan wisata berbasis kebugaran kian meningkat, mulai dari terapi herbal, kuliner sehat, hingga pengalaman spiritual. Data Kemenpar mencatat, kunjungan wisatawan mancanegara pada 2024 mencapai 13,9 juta orang, naik 19 persen di banding tahun sebelumnya.

Hingga Juli 2025, jumlah kunjungan sudah menyentuh 8,5 juta wisatawan atau tumbuh 10 persen dari periode yang sama tahun lalu. Widiyanti menilai pencapaian ini sangat positif, namun potensi wisata kebugaran masih bisa di gali lebih jauh.

Baca Juga :  Lamborghini Alami Kecelakaan di Tol Jombang, Ternyata Milik Bos Triv

Berdasarkan laporan Global Wellness Institute 2023, Indonesia menempati posisi pertama di Asia Tenggara dengan nilai ekonomi kebugaran mencapai 56,4 miliar dolar AS. Indonesia juga menduduki peringkat keenam terbesar di Asia Pasifik dalam sektor ini, sekaligus mencatat pertumbuhan tercepat ketiga di kawasan.

Menurut Widiyanti, keunggulan utama Indonesia terletak pada keaslian praktik kebugaran yang di wariskan turun-temurun dan di akui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Hal ini menjadi nilai tambah yang tidak di miliki banyak negara lain.

Untuk memperkenalkan potensi tersebut secara global, Kemenparekraf bersama mitra meluncurkan signature event bertajuk Wonderful Indonesia Wellness. Agenda ini menggabungkan dua program unggulan, yakni Pariwisata Naik Kelas dan Event by Indonesia.

“Event ini akan menjadi payung besar yang memperkenalkan otentisitas budaya wellness Indonesia ke dunia. Visi kami adalah menjadikan Indonesia pusat event wellness kelas dunia,” jelas Widiyanti.

Baca Juga :  Perkiraan Awal Ramadan 2026: Pemerintah Siapkan Sidang Isbat Februari Mendatang

Acara ini di jadwalkan berlangsung sepanjang November 2025, dengan dua festival utama: Royal Surakarta Wellness Festival yang di inisiasi Keraton Surakarta, serta Jogja Cultural Wellness Festival yang melibatkan komunitas dan industri kebugaran di Yogyakarta.

Selain festival, pemerintah juga menyiapkan jalur wisata khusus bertajuk Wellness Journey Across the Java Wonders. Program ini akan di luncurkan saat pembukaan Wonderful Indonesia Wellness dan bertujuan meningkatkan kualitas destinasi kebugaran di berbagai wilayah.

Widiyanti mengajak seluruh pihak untuk ikut serta menyukseskan gerakan ini. “Dengan semangat kolaborasi, mari kita jadikan Wonderful Indonesia Wellness sebagai gerakan yang memperkenalkan kekayaan wellness Indonesia ke dunia,” tegasnya.

Dengan tren global yang semakin mengutamakan kesehatan, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan. Wisata kebugaran bukan hanya menambah daya tarik, tetapi juga bisa menjadi identitas baru pariwisata Indonesia di mata dunia. (Tim)

Berita Terkait

Menghitung Mundur Ramadan 2026: Estimasi Tanggal dan Persiapan Penting Menjelang 1447 Hijriah
Daftar Bahan Pokok Pemicu Inflasi Ramadan: Strategi Pemerintah Amankan Harga Pangan
Harga Telur Ayam Nasional Merangkak Naik, Waspada Lonjakan Inflasi Jelang Ramadan
Waspada Cuaca Ekstrem, Surabaya dan Denpasar Berpotensi Hujan Petir Hari Ini
Aturan Baru Rujukan BPJS Kesehatan 2026: Pasien Kini Langsung Dirujuk Berdasarkan Kompetensi Rumah Sakit
Tim SAR Temukan Radar dan Dokumen Penumpang ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Cek Prakiraan Cuaca 19 Januari 2026, Waspada Hujan Petir di Yogyakarta dan Kupang
Prakiraan Cuaca Indonesia 18 Januari 2026, Waspada Hujan Petir
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:01 WIB

Menghitung Mundur Ramadan 2026: Estimasi Tanggal dan Persiapan Penting Menjelang 1447 Hijriah

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:30 WIB

Daftar Bahan Pokok Pemicu Inflasi Ramadan: Strategi Pemerintah Amankan Harga Pangan

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:00 WIB

Harga Telur Ayam Nasional Merangkak Naik, Waspada Lonjakan Inflasi Jelang Ramadan

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:05 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, Surabaya dan Denpasar Berpotensi Hujan Petir Hari Ini

Senin, 19 Januari 2026 - 10:30 WIB

Aturan Baru Rujukan BPJS Kesehatan 2026: Pasien Kini Langsung Dirujuk Berdasarkan Kompetensi Rumah Sakit

Berita Terbaru