Tiga Jenazah Santri Al-Khoziny Teridentifikasi Tim DVI Polda Jatim

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas mengevakuasi korban runtuhnya Mushala Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo, Sabtu (4/10/2025) (Foto: Basarnas)

Sejumlah petugas mengevakuasi korban runtuhnya Mushala Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo, Sabtu (4/10/2025) (Foto: Basarnas)

Britainaja, Sidoarjo – Proses identifikasi korban runtuhnya Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus berlangsung. Hingga Sabtu (4/10/2025) malam, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur memastikan tiga jenazah santri berhasil di kenali identitasnya.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jatim, Kombes Pol M. Khusnan, menjelaskan bahwa hasil identifikasi di lakukan melalui pencocokan data medis, rekam gigi, hingga properti pribadi milik korban. Ketiga jenazah tersebut kini sudah di serahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan.

Khusnan menyebutkan, jenazah pertama dengan nomor kode PM RSBB 002 teridentifikasi sebagai Firman Nur (16), warga Tembok Lor, Surabaya.

Jenazah kedua, PM RSBB 003, di ketahui bernama Muhammad Azka Ibadur Rahman (13), yang tinggal di Jalan Randu Indah, Kenjeran, Surabaya.

Sementara jenazah ketiga, PM RSBB 006, adalah Daul Milal (15), warga Sitok Kapasan, Surabaya. “Ketiga jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga malam ini juga. Kami memahami pihak keluarga sangat berharap agar proses ini di lakukan sesegera mungkin,” kata Khusnan di RS Bhayangkara Surabaya.

Baca Juga :  Titiek Puspa Tutup Usia usai Pendarahan Otak Kiri

Menurut Khusnan, hingga saat ini total ada delapan jenazah santri dan satu bagian tubuh (body part) yang sudah berhasil di identifikasi dari 17 korban meninggal dunia.

Proses identifikasi di lakukan dengan memadukan data antemortem (informasi korban sebelum meninggal, seperti ciri fisik dan catatan medis) serta data postmortem (temuan setelah korban meninggal). Kedua data ini kemudian di cocokkan oleh tim forensik untuk memastikan identitas korban.

“Operasi DVI masih terus berjalan. Kami tetap melakukan pendalaman data, baik dari keluarga maupun hasil pemeriksaan medis,” jelas Khusnan.

Selain tiga jenazah yang telah teridentifikasi, tim juga menemukan potongan tubuh berupa kaki kanan di lokasi reruntuhan. Potongan tubuh tersebut rencananya akan dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan DNA lebih lanjut.

“Besok pagi bagian tubuh itu kami kirim ke Jakarta agar di lakukan uji DNA,” ujar Khusnan.

Baca Juga :  Mensesneg Dorong Dialog Istana dan CNN soal ID Pers Dicabut

Proses identifikasi ini melibatkan berbagai unsur. Selain DVI Polda Jatim, juga terdapat tim dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS), serta dokter-dokter forensik yang tergabung dalam Persatuan Dokter Forensik Indonesia.

Kehadiran tim gabungan ini di harapkan mempercepat proses identifikasi agar semua korban bisa segera di kenali dan di serahkan kepada keluarga masing-masing.

Khusnan menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi yang menimpa para santri Al-Khoziny. Ia berharap keluarga korban di berikan ketabahan menghadapi musibah ini.

“Semoga arwah adik-adik santri yang menjadi korban di terima Allah SWT di sisi-Nya,” tuturnya dengan penuh haru.

Peristiwa runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Sidoarjo. Hingga kini, proses evakuasi dan identifikasi korban masih terus berlangsung. Tim gabungan memastikan seluruh jenazah akan di identifikasi secepat mungkin agar keluarga dapat segera melakukan pemakaman dengan layak. (Tim)

Berita Terkait

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai
Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat
Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos
Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar
Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP
Ini Rincian 4.770 Formasi Sekolah Kedinasan 2026, IPDN Buka Kuota Terbanyak
Kabar Bahagia Guru PPPK: Paruh Waktu Naik Status dan Peluang CPNS 2027
1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:12 WIB

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai

Sabtu, 12 September 2026 - 13:29 WIB

Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat

Jumat, 4 September 2026 - 06:03 WIB

Cara Update Status Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Rabu, 2 September 2026 - 11:31 WIB

Mulai 15 September, Pengendara Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli Biosolar

Rabu, 2 September 2026 - 10:34 WIB

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Alami Atasi Radang Amandel. (Foto: AI)

Health

Cara Alami Atasi Radang Amandel Tanpa Obat Kimia

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:35 WIB

Ilustrasi - Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Matikan SafeSearch Google di HP dan Laptop yang Terkunci

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:19 WIB

Ilustrasi - VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video. (Foto: AI)

Tech & Game

10 VPN Open Source Terbaik 2026 untuk Nonton Video Aman

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:16 WIB