Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk

Jejak Kasus: Dugaan Manipulasi Pasar Sebelum IPO HYBE

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Metropolitan Seoul resmi mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Chairman HYBE Bang Si-hyuk pada Selasa (21/4). (Getty Images via AFP/Rodin Eckenroth)

Kepolisian Metropolitan Seoul resmi mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Chairman HYBE Bang Si-hyuk pada Selasa (21/4). (Getty Images via AFP/Rodin Eckenroth)

Britainaja – Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan Korea Selatan. Kepolisian Metropolitan Seoul resmi mengambil langkah tegas dengan mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Chairman HYBE, Bang Si-hyuk, pada Selasa (21/4).

Melansir laporan XportsNews via Naver, pihak kepolisian melalui Divisi Investigasi Kejahatan Keuangan mencurigai Bang Si-hyuk melanggar Undang-Undang Pasar Modal. Kasus ini berakar dari dugaan praktik perdagangan curang yang ia lakukan beberapa tahun silam.

Kronologi Dugaan Penipuan Investor

Masalah hukum ini bermula dari periode sebelum HYBE melantai di bursa saham pada tahun 2019. Penyidik menemukan indikasi bahwa Bang Si-hyuk memberikan informasi palsu kepada para investor awal.

Baca Juga :  Google Fokus ke AI dan Pusat Data, Ratusan Karyawan Terkena PHK

Kala itu, sang bos HYBE kabarnya mengaku tidak memiliki rencana untuk melakukan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO). Pernyataan ini memicu pihak dana ekuitas swasta (private equity fund) untuk segera menjual kepemilikan saham mereka di perusahaan tersebut.

Namun, fakta berkata lain. Tak lama setelah para investor menjual saham mereka, HYBE justru langsung tancap gas melakukan proses listing di bursa saham.

Keuntungan Ilegal Fantastis

Polisi menduga ada kesepakatan rahasia di balik layar. Bang Si-hyuk disinyalir membuat janji pribadi dengan pihak dana ekuitas tersebut. Dalam skema ini, ia diduga menerima jatah 30 persen dari keuntungan penjualan saham pasca-IPO.

Baca Juga :  Serangan IRGC ke Target AS di Teluk Persia, Ketegangan Meningkat

Nilainya tidak main-main. Total keuntungan ilegal dari praktik ini di perkirakan menyentuh angka hampir 200 miliar won.

Pembelaan Bang Si-hyuk

Meski tekanan hukum semakin kuat, Bang Si-hyuk tetap teguh pada pembelaannya. Ia membantah keras segala tuduhan penipuan terhadap investor awal tersebut.

Menurut versinya:

  • Investor sendiri yang meminta penjualan saham tersebut.

  • Syarat pembagian keuntungan berasal dari usulan pihak investor, bukan idenya.

Hingga saat ini, publik masih menunggu keputusan pengadilan terkait permohonan surat perintah penangkapan tersebut. Kasus ini menjadi sorotan tajam karena melibatkan salah satu tokoh paling berpengaruh di industri musik global. (Tim)

Berita Terkait

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos
5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan
Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia
Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta
Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook
Israel Siapkan ‘Pride Land’, Festival LGBTQ+ Terbesar di Kawasan Laut Mati
Skandal Staf Muda Memanas, Menaker AS Lori Chavez-DeRemer Resmi Mundur
AS Perketat Penjagaan Selat Malaka, Incar Penyelundup Minyak Ilegal
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00 WIB

5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia

Rabu, 29 April 2026 - 21:00 WIB

Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta

Rabu, 22 April 2026 - 19:00 WIB

Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk

Berita Terbaru

Vertu AlphaFold tersedia dalam berbagai pilihan material premium, mulai dari kulit anak sapi (calf skin), kulit buaya (alligator skin), hingga varian eksklusif yang dipadukan dengan emas 18 karat dan berlian. (GSM Arena)

Tech & Game

Vertu AlphaFold: HP Lipat Mewah Rp600 Juta Berteknologi AI

Sabtu, 6 Jun 2026 - 22:30 WIB

Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) bersaing dengan Alex Marquez (Gresini Racing) dalam balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez di Jerez de la Frontera, pada 26 April 2025. (Foto oleh JORGE GUERRERO / AFP)

Otomotif

Hasil Sprint MotoGP Hongaria 2026: Marquez Menang Dominan

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:30 WIB

Ilustrasi - Kode Redeem ML Terbaru 6 Juni 2026.

Uncategorized

Serbu Hadiahnya! Kode Redeem ML Terbaru 6 Juni 2026 Siap Kamu Klaim

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:00 WIB