Serangan IRGC ke Target AS di Teluk Persia, Ketegangan Meningkat

IRGC klaim serang kapal induk AS dan pangkalan militer di Timur Tengah dengan rudal dan drone tempur

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal induk USS Abraham Lincoln. (Foto The Guardian)

Kapal induk USS Abraham Lincoln. (Foto The Guardian)

Britainaja – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan rangkaian serangan ke sejumlah target yang diklaim terkait Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia hingga Samudra Hindia utara pada Jumat (3/4/2026).

IRGC menyebut operasi ini sebagai Gelombang ke-91 dalam Operasi True Promise 4. Mereka menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone tempur untuk menyasar fasilitas militer serta infrastruktur yang berhubungan dengan AS dan Israel.

IRGC mengaku menargetkan lokasi pertemuan teknisi penerbangan dan pilot tempur AS di wilayah selatan Teluk Persia. Selain itu, mereka juga menyerang kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln di Samudra Hindia utara dengan empat rudal jelajah Qadr-380.

Baca Juga :  Ternyata Bukan Everest, Inilah Gunung Tertinggi di Dunia yang Sebenarnya

Serangan darat turut menyasar area di luar pangkalan militer di Uni Emirat Arab, yang di sebut sebagai titik berkumpul personel teknis dan pilot AS. IRGC mengklaim adanya indikasi korban dari laporan lapangan dan aktivitas ambulans di lokasi.

Target lain termasuk pangkalan Al Dhafra di selatan Abu Dhabi, yang menjadi pusat operasional drone MQ-1 milik AS.

IRGC juga mengklaim berhasil menembak jatuh sebuah jet tempur musuh di antara Pulau Qeshm dan Hengam di Teluk Persia.

Baca Juga :  Google Fokus ke AI dan Pusat Data, Ratusan Karyawan Terkena PHK

Di sisi lain, Iran terus memantau lalu lintas maritim di Selat Hormuz dan mengeluarkan peringatan terhadap aktivitas yang di anggap mengancam. IRGC menyalahkan Amerika Serikat atas meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

Serangan ini merupakan respons atas operasi militer gabungan AS dan Israel pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, sejumlah petinggi militer, serta menghancurkan fasilitas sipil termasuk sekolah perempuan di Iran selatan.

Iran memperkirakan korban tewas dalam serangan sebelumnya mencapai lebih dari 1.200 orang. (Tim)

Berita Terkait

5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan
Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia
Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta
Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk
Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook
Israel Siapkan ‘Pride Land’, Festival LGBTQ+ Terbesar di Kawasan Laut Mati
Skandal Staf Muda Memanas, Menaker AS Lori Chavez-DeRemer Resmi Mundur
AS Perketat Penjagaan Selat Malaka, Incar Penyelundup Minyak Ilegal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00 WIB

5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia

Rabu, 29 April 2026 - 21:00 WIB

Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta

Rabu, 22 April 2026 - 19:00 WIB

Polisi Seoul Ajukan Surat Penangkapan Bos HYBE Bang Si-hyuk

Rabu, 22 April 2026 - 16:00 WIB

Era Baru Apple: John Ternus Siap Lanjutkan Tongkat Estafet Tim Cook

Berita Terbaru

Ilustrasi - Kode Redeem FF 16 Mei 2026 Hadirkan Skin Premium Gratis.

Tech & Game

Serbu! Kode Redeem FF 16 Mei 2026 Hadirkan Skin Premium Gratis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi - Pelayanan di Loket BPJS Kesehatan.

Nasional

Tarif BPJS Kesehatan Bakal Naik? Ini Fakta dan Rinciannya

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:30 WIB