MotoGP Mandalika 2025 Dongkrak Ekonomi Lokal dan UMKM

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut MGPA Priandhi Satria (Foto: Maya/RRI)

Dirut MGPA Priandhi Satria (Foto: Maya/RRI)

Britainaja – Gelaran MotoGP Mandalika 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, tak hanya menghadirkan hiburan kelas dunia. Ajang ini juga memberi dorongan nyata pada pergerakan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menegaskan bahwa penyelenggaraan MotoGP kali ini memberi multiplier effect yang kuat. Dampaknya tidak hanya di rasakan sektor pariwisata, tetapi juga kuliner, jasa, hingga kerajinan tangan.

Priandhi membagikan kisah salah seorang pelaku UMKM yang dit emuinya. Menurut pengakuan pelaku usaha tersebut, omzet harian yang biasanya hanya sekitar Rp150.000 melonjak hingga Rp400.000 selama perhelatan MotoGP berlangsung.

“Banyak pelaku UMKM yang tetap menerima orderan meski tidak berjualan langsung di dalam area sirkuit. Mereka melayani permintaan dari rumah atau tempat usaha masing-masing,” ujar Priandhi dalam keterangannya, Kamis (2/10/2025).

Baca Juga :  BI Cabut Sejumlah Uang Rupiah, Ini Daftar Lengkapnya

Ia menambahkan, MGPA juga menggandeng UMKM lokal untuk penyediaan konsumsi bagi petugas lapangan. Hal ini memperlihatkan bagaimana ajang MotoGP mampu membuka peluang usaha sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat lokal.

Menurut Priandhi, MotoGP Mandalika menjadi momentum penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Peningkatan aktivitas ekonomi terlihat dari berbagai sektor yang bergerak serentak.

“Ini artinya ada peningkatan aktivitas ekonomi yang merata. UMKM juga memberikan apresiasi terhadap ajang balap MotoGP ini,” jelasnya.

Tak hanya warung makan dan pedagang kecil, industri pendukung seperti transportasi, jasa penginapan, hingga kerajinan khas Lombok ikut terdongkrak. Dengan begitu, manfaat penyelenggaraan MotoGP di rasakan secara luas oleh masyarakat.

Berkaca pada penyelenggaraan tahun 2024, dampak ekonomi yang di timbulkan memang signifikan. Saat itu, lebih dari 800 UMKM di libatkan dan tercatat menyerap sekitar 2.750 tenaga kerja.

Perputaran uang dari ajang MotoGP Mandalika 2024 bahkan di perkirakan mencapai Rp4,8 triliun. Angka tersebut menunjukkan bagaimana sebuah ajang olahraga internasional bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga :  Update Kode Redeem Fish It Roblox 27 Desember 2025, Ambil Item Gratis!

Dengan melihat tren tahun lalu, penyelenggara optimistis perputaran ekonomi pada MotoGP Mandalika 2025 dapat meningkat tajam. Hal ini sejalan dengan semakin baiknya fasilitas dan meningkatnya jumlah penonton yang hadir.

Ajang MotoGP Mandalika kini tak hanya dipandang sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai instrumen ekonomi strategis. Kehadiran ribuan penonton dari berbagai negara di yakini terus memberi efek domino pada sektor usaha masyarakat.

Dengan keterlibatan aktif UMKM, pertumbuhan ekonomi lokal di harapkan semakin kokoh. Lebih dari sekadar perhelatan olahraga, MotoGP Mandalika menjadi kebanggaan sekaligus peluang bagi masyarakat Lombok untuk mengembangkan potensi daerahnya.

MotoGP Mandalika 2025 bukan hanya ajang balapan internasional, tetapi juga pendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang memberi harapan besar bagi UMKM. (Tim)

Berita Terkait

Menghitung Mundur Ramadan 2026: Estimasi Tanggal dan Persiapan Penting Menjelang 1447 Hijriah
Daftar Bahan Pokok Pemicu Inflasi Ramadan: Strategi Pemerintah Amankan Harga Pangan
Harga Telur Ayam Nasional Merangkak Naik, Waspada Lonjakan Inflasi Jelang Ramadan
Waspada Cuaca Ekstrem, Surabaya dan Denpasar Berpotensi Hujan Petir Hari Ini
Aturan Baru Rujukan BPJS Kesehatan 2026: Pasien Kini Langsung Dirujuk Berdasarkan Kompetensi Rumah Sakit
Tim SAR Temukan Radar dan Dokumen Penumpang ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Cek Prakiraan Cuaca 19 Januari 2026, Waspada Hujan Petir di Yogyakarta dan Kupang
Prakiraan Cuaca Indonesia 18 Januari 2026, Waspada Hujan Petir
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:01 WIB

Menghitung Mundur Ramadan 2026: Estimasi Tanggal dan Persiapan Penting Menjelang 1447 Hijriah

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:30 WIB

Daftar Bahan Pokok Pemicu Inflasi Ramadan: Strategi Pemerintah Amankan Harga Pangan

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:00 WIB

Harga Telur Ayam Nasional Merangkak Naik, Waspada Lonjakan Inflasi Jelang Ramadan

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:05 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, Surabaya dan Denpasar Berpotensi Hujan Petir Hari Ini

Senin, 19 Januari 2026 - 10:30 WIB

Aturan Baru Rujukan BPJS Kesehatan 2026: Pasien Kini Langsung Dirujuk Berdasarkan Kompetensi Rumah Sakit

Berita Terbaru