Klaim Rugi Besar, Pedagang Protes Penataan Pasar Tanjung Bajure

Pedagang mengaku rugi besar, DPRD minta relokasi berjalan transparan dan bebas pungli.

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan M. Yamin, Pasar Tanjung Bajure Sebelum Ditertibkan. ist

Kondisi Jalan M. Yamin, Pasar Tanjung Bajure Sebelum Ditertibkan. ist

SUNGAI PENUH, Britainaja – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus melakukan penertiban dan penataan di Pasar Tanjung Bajure, hal inipun menimbulkan gelombang protes dari para pemilik lapak di lokasi tersebut.

Pasca penertiban dan penataan yang sempat memicu ketegangan dari para pedagang, beberapa orang bos lapak mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Para bos lapak sempat ingin menyampaikan keluhan langsung kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota, namun permintaan pertemuan mereka di tolak. Situasi ini menambah ketidakpuasan pedagang yang terdampak.

Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, menegaskan praktik pungutan liar dan mafia lapak tidak akan di biarkan. Pedagang didorong untuk melapor ke pihak kepolisian agar aktivitas jual beli tetap aman dan nyaman.

Baca Juga :  Bawa Dampak Ekonomi, 4 Situs Geologi Sungai Penuh Jadi Cagar Alam

“Kami sangat dukungan penuh terhadap penataan pasar. Ia menekankan bahwa relokasi pedagang harus transparan, tertib, dan tidak merugikan masyarakat maupun pedagang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD, Indra Apdi Saputra, menambahkan pengawasan dan validasi data pedagang harus menjadi prioritas. Komunikasi intensif antara DPRD, pemerintah, dan pedagang perlu di jaga agar kebijakan relokasi berjalan adil bagi semua pihak.

Hearing antara pedagang dan DPRD menjadi wadah bagi pedagang menyampaikan aspirasi. Para pedagang berharap fasilitas pengganti memadai dan dampak ekonomi akibat relokasi di perhatikan pemerintah.

Baca Juga :  Penataan DAS Batang Merao: Langkah Kementerian PU Lindungi Warga Kerinci

Relokasi pedagang komoditas seperti ikan, sayur, dan ayam berlangsung tertib. Pemerintah menjamin fasilitas pasar baru akan mendukung kebutuhan pedagang sekaligus menumbuhkan ekonomi lokal.

Adanya Sinergi dan Koordinasi antara DPRD, pemerintah, dan pedagang di harapkan mampu menciptakan Pasar Tanjung Bajure yang aman, nyaman, dan bebas pungli. Dengan demikian, relokasi yang di lakukan di harapkan bisa berjalan lancar sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Tim)

Berita Terkait

Atlet Taekwondo Sungai Penuh Borong Medali di Jambi dan Padang
Siap Mengabdi dan Melayani! 196 CPNS Kota Sungai Penuh Akan Terima SK
Catat! Ini Lokasi dan Jadwal Gerakan Pangan Murah di Kota Sungai Penuh 2026
Fahrudin Lunas Bayar Denda Kasus Perusakan Bollard
BKAD Sungai Penuh Luncurkan Aplikasi Mutasi Gaji Pegawai Terbaru
Pemkot Sungai Penuh Raih Predikat Istimewa IRH 2026
Update CPNS 2026 Sungai Penuh: Pemkot Ajukan 31 Formasi, Tunggu Juknis Resmi Pusat
Sukses Benahi Pendidikan, Pemkot Sungai Penuh Raih Insentif Fiskal Rp1,5 Miliar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Atlet Taekwondo Sungai Penuh Borong Medali di Jambi dan Padang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Siap Mengabdi dan Melayani! 196 CPNS Kota Sungai Penuh Akan Terima SK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Catat! Ini Lokasi dan Jadwal Gerakan Pangan Murah di Kota Sungai Penuh 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Fahrudin Lunas Bayar Denda Kasus Perusakan Bollard

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:25 WIB

BKAD Sungai Penuh Luncurkan Aplikasi Mutasi Gaji Pegawai Terbaru

Berita Terbaru