Britainaja – PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mulai 18 April 2024. Kali ini, para pemilik kendaraan mewah harus merogoh kocek lebih dalam, terutama pengguna bensin beroktan tinggi. Di Jakarta, harga Pertamax Turbo meroket dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter.
Lonjakan sebesar Rp6.300 per liter ini tentu mengubah hitungan biaya operasional harian Anda, khususnya bagi pengguna mobil kelas atas yang memerlukan pembakaran sempurna.
Dampak Langsung pada Toyota Alphard
Sebagai mobil premium yang menjadi standar kenyamanan, Toyota Alphard memerlukan bahan bakar berkualitas seperti Pertamax Turbo (RON 98). Mari kita hitung berapa biaya yang perlu Anda siapkan untuk mengisi tangki dari kosong hingga penuh (full tank) dengan harga terbaru.
1. Toyota Alphard Versi Bensin (2.5L)
Varian mesin 2AR-FE ini memiliki kapasitas tangki yang cukup besar, yakni 75 liter.
-
Biaya Dulu: 75 liter x Rp13.100 = Rp982.500
-
Biaya Sekarang: 75 liter x Rp19.400 = Rp1.455.000
-
Selisih: Anda harus membayar ekstra Rp472.500 (hampir setengah juta rupiah) setiap kali mengisi penuh.
2. Toyota Alphard Versi Hybrid
Meskipun lebih irit konsumsi bahan bakar, Alphard Hybrid memiliki kapasitas tangki sedikit lebih kecil, yaitu 65 liter.
-
Biaya Dulu: 65 liter x Rp13.100 = Rp851.500
-
Biaya Sekarang: 65 liter x Rp19.400 = Rp1.261.000
-
Selisih: Pemilik versi hybrid kini menanggung tambahan biaya sebesar Rp409.500 per pengisian penuh.
Mengapa Tetap Harus Pertamax Turbo?
Meskipun harga meningkat tajam, penggunaan BBM dengan angka oktan (RON) 98 tetap menjadi investasi jangka panjang bagi mesin Anda. Kendaraan dengan rasio kompresi tinggi memerlukan Pertamax Turbo untuk:
-
Mengoptimalkan Performa: Mesin bekerja lebih responsif dan bertenaga.
-
Pembakaran Sempurna: Meminimalkan sisa karbon yang merusak mesin.
-
Menjaga Kebersihan: Membantu komponen internal mesin tetap awet dan bersih lebih lama.
Kenaikan harga ini memang cukup menantang bagi gaya hidup pengguna otomotif, namun performa mesin tetap menjadi prioritas utama agar nilai kendaraan Anda tetap terjaga.
Bagaimana dengan Anda? Apakah kenaikan harga ini membuat Anda mulai melirik mobil listrik atau tetap setia pada kenyamanan mesin pembakaran internal? (Tim)






