Cara Mengatasi Baterai SLA Motor Listrik yang Drop

Cara Bengkel EV Solution Menyelamatkan Baterai yang Mati Suri

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yadea E8S Pro, salah satu motor listrik dengan baterai SLA. (KOMPAS.com)

Yadea E8S Pro, salah satu motor listrik dengan baterai SLA. (KOMPAS.com)

Britainaja – Banyak pemilik sepeda motor listrik entry-level sering menghadapi dilema ketika performa kendaraan mereka mulai menurun. Pertanyaan yang paling sering muncul adalah: apakah kita bisa memperbaiki baterai jenis Sealed Lead-Acid (SLA) yang mulai bermasalah, atau harus langsung membelinya yang baru?

Kabar baiknya, Anda tidak perlu terburu-buru merogoh kocek dalam-dalam. Ternyata, ada kondisi tertentu yang membuat baterai SLA kesayangan Anda masih bisa terselamatkan.

Mengapa Baterai SLA Bisa Drop?

Baterai SLA memang menjadi pilihan favorit untuk motor dan sepeda listrik murah karena harganya yang sangat ramah di kantong. Namun, baterai jenis ini memiliki karakter tersendiri. Bobotnya cenderung lebih berat dan usianya relatif lebih singkat daripada baterai litium.

Musuh utama baterai SLA adalah waktu diam yang terlalu lama. Jika Anda membiarkan motor listrik menganggur berminggu-minggu tanpa penggunaan, tegangan (voltase) baterai akan merosot drastis.

Catatan Penting: Kebiasaan membiarkan motor listrik menganggur terlalu lama menjadi pemicu utama baterai SLA mogok dan menolak pengisian daya (cas).

Rahasia Menyelamatkan Baterai SLA yang Mati Suri

Muhlasin, pemilik bengkel spesialis kendaraan listrik EV Solution di Pondok Aren, Tangerang Selatan, membagikan solusinya. Menurut Muhlasin, peluang perbaikan sangat bergantung pada usia pakai baterai tersebut.

Baca Juga :  Tips Jaga Motor Listrik Tetap Prima Saat Mudik Lebaran

“Kami akan melihat dulu usia pakainya sudah berapa lama, lalu kami ukur hasilnya untuk menentukan tindakan selanjutnya,” ujar Muhlasin saat kami temui baru-baru ini.

Ia menjelaskan bahwa baterai yang drop murni karena motor lama tidak menyala, biasanya masih memiliki harapan hidup. Karakter kerusakan seperti ini membuat sistem pengisian standar bawaan motor tidak mampu mengangkat daya baterai kembali.

Langkah Penanganan di Bengkel:

  • Pengisian Daya Manual: Teknisi akan melepas baterai dan menyetrum ulang unit baterai satu demi satu secara manual.

  • Pengukuran Kapasitas: Setelah tegangan kembali normal, teknisi memeriksa kelayakan dan keamanan baterai.

  • Uji Jalan: Jika kapasitasnya masih memadai, Anda bisa langsung membawa pulang baterai tersebut tanpa perlu membeli yang baru.

Namun, Muhlasin juga mengingatkan bahwa mayoritas baterai SLA yang memang sudah habis masa pakainya (faktor usia), sudah tidak bisa kita servis lagi.

Baca Juga :  8 Mobil Bekas Pesaing Toyota Alphard: Tetap Mewah, Nyaman, dan Lebih Hemat

Solusi Jangka Panjang: Saatnya Upgrade ke Baterai Litium?

Jika teknisi menyatakan baterai SLA Anda sudah mati total akibat faktor usia, Anda menghadapi dua pilihan gratis: menggantinya dengan jenis SLA yang sama atau beralih ke teknologi yang lebih modern.

Bengkel EV Solution sendiri menyarankan konsumen untuk mempertimbangkan upgrade ke baterai litium. Langkah ini kian populer di kalangan pengguna motor listrik karena menawarkan segudang keuntungan nyata.

Mengapa Harus Pilih Baterai Litium?

  1. Bobot Jauh Lebih Ringan: Membuat kendali motor listrik Anda menjadi lebih lincah.

  2. Jarak Tempuh Lebih Jauh: Anda bisa berkendara lebih tenang tanpa cemas kehabisan daya di tengah jalan.

  3. Daya Tahan Maksimal: Usia pakai baterai litium jauh lebih panjang dan tidak sesensitif baterai SLA terhadap pola pengisian daya harian.

Melalui perawatan yang tepat dan pengisian daya yang teratur, Anda bisa memperpanjang umur pakai baterai motor listrik Anda, apa pun jenisnya. Jadi, cek kembali kondisi motor listrik Anda hari ini sebelum terlambat! (Tim)

Berita Terkait

Jujur! Ini Kelebihan dan Kekurangan Toyota Raize untuk Harian
Cara Ampuh Menghemat Bensin Motor Saat Harga BBM Naik
Sengit! Mitsubishi XForce Hybrid Tantang Yaris Cross Hybrid, Mana Paling Unggul?
CFMoto 250SR-R: Motor Sport 2 Silinder Baru Penantang Dominasi Jepang
Wuling Aira ev Segera Meluncur, Mobil Listrik Harga di Bawah Rp200 Juta
5 Motor Bekas Sporty 5 Jutaan Terbaik untuk Pelajar dan Mahasiswa
Isuzu Panther Reborn 2026: Rajanya Diesel Kembali Lebih Sangar
Honda New Rebel 1100: Simbol Gaya Hidup Moge Modern
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:04 WIB

Cara Ampuh Menghemat Bensin Motor Saat Harga BBM Naik

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:07 WIB

Sengit! Mitsubishi XForce Hybrid Tantang Yaris Cross Hybrid, Mana Paling Unggul?

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:04 WIB

CFMoto 250SR-R: Motor Sport 2 Silinder Baru Penantang Dominasi Jepang

Senin, 13 Juli 2026 - 21:09 WIB

Wuling Aira ev Segera Meluncur, Mobil Listrik Harga di Bawah Rp200 Juta

Senin, 13 Juli 2026 - 20:01 WIB

5 Motor Bekas Sporty 5 Jutaan Terbaik untuk Pelajar dan Mahasiswa

Berita Terbaru