Aplikasi All Indonesia Resmi Diluncurkan, Permudah Turis Asing Masuk ke Tanah Air

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi All Indonesia.(Dok. Kemenpar)

Aplikasi All Indonesia.(Dok. Kemenpar)

Britainaja – Pemerintah resmi meluncurkan aplikasi “All Indonesia” sebagai inovasi untuk mempermudah proses kedatangan wisatawan asing di berbagai pintu masuk internasional, baik di bandara maupun pelabuhan. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya mempercepat digitalisasi layanan lintas batas dan meningkatkan pengalaman perjalanan wisata di Indonesia.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, yang akrab di sapa Ni Luh Puspa, menyebut peluncuran aplikasi tersebut sebagai terobosan besar di sektor pariwisata. Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu sistem digital.

“Melalui ‘All Indonesia’, proses imigrasi, bea cukai, kesehatan, dan karantina kini dapat di lakukan secara terpusat. Hal ini akan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih cepat, efisien, dan nyaman bagi wisatawan,” ujar Ni Luh dalam keterangan resminya, Kamis (1/10/2025).

Ia menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat customer experience di sektor pariwisata. Ni Luh optimistis kemudahan tersebut akan membuat wisatawan mancanegara semakin tertarik datang ke Indonesia.

“Ketika proses kedatangan lebih mudah, wisatawan bisa langsung fokus menikmati keindahan alam dan keramahan masyarakat kita,” katanya.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Indonesia 6 Februari: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan

Lebih lanjut, Ni Luh memastikan kementeriannya akan berkolaborasi dengan berbagai pihak agar implementasi aplikasi ini berjalan maksimal di seluruh pintu masuk internasional. “Kunci pariwisata modern adalah kolaborasi dan inovasi lintas sektor. Dengan dukungan semua pihak, sistem ini akan memberi manfaat luas bagi wisatawan dan masyarakat lokal,” tambahnya.

Dari sisi keimigrasian, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menilai peluncuran “All Indonesia” merupakan langkah strategis dalam modernisasi pelayanan publik. Berdasarkan data imigrasi, tercatat 20 juta orang masuk ke Indonesia pada 2023. Angka ini meningkat 20 persen pada 2024 menjadi 24 juta orang.

Sementara itu, hingga September 2025, jumlah kedatangan sudah kembali mencapai 20 juta orang. “Gerbang negara adalah wajah pertama Indonesia di mata dunia. Karena itu, sistem deklarasi lintas batas yang modern, ramah, dan efisien sangat penting untuk menciptakan kesan positif bagi setiap pengunjung,” kata Agus.

Ia menegaskan, inovasi ini menjadi simbol komitmen Indonesia dalam memperkuat citra positif di tingkat global.

Baca Juga :  Buru Bundle Langka! Daftar Kode Redeem FF Terbaru 19 Februari 2026

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menambahkan bahwa aplikasi “All Indonesia” tidak hanya mencatat data kedatangan turis. Aplikasi ini juga menghubungkan sistem dari berbagai instansi terkait.

“‘All Indonesia’ menggabungkan fungsi imigrasi, bea cukai, kesehatan, serta karantina tumbuhan, hewan, ikan, dan produk terkait. Dengan sistem yang terintegrasi, siapa pun yang masuk ke Indonesia akan merasa lebih aman dan nyaman,” jelas AHY.

Ia menambahkan, pemerintah ingin memastikan para wisatawan, investor, maupun pelaku bisnis memiliki pengalaman positif selama berada di Indonesia. “Kami ingin mereka membawa kesan baik dan menceritakan pengalaman itu ke dunia,” ujarnya.

Peluncuran aplikasi ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk membangun pariwisata yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan. Melalui digitalisasi sistem kedatangan, Indonesia ingin menunjukkan bahwa pelayanan publik mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman tanpa meninggalkan keramahan khas Nusantara.

Dengan demikian, “All Indonesia” bukan sekadar aplikasi digital, melainkan simbol transformasi pelayanan publik yang menghadirkan wajah baru bagi pariwisata Indonesia. (Tim)

Berita Terkait

Update Harga Tiket Pesawat Jambi–Jakarta Besok, Mulai Rp1,2 Jutaan
Tarif Listrik PLN April 2026 Tidak Naik: Cek Rincian Harga Token Terbaru
Dana BOSP Bisa untuk Gaji PPPK Paruh Waktu 2026, Ini Syaratnya
Kopdes Merah Putih vs CPNS 2026: Mana Jalur Karir yang Paling Cocok untuk Anda?
Update Harga BBM Pertamina 19 April 2026: Pertamax Belum Turun
JK Geram Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi: “Dia Jadi Presiden karena Saya”
Ijazah Bukan Penentu: Kisah Sarjana yang Sukses Banting Stir ke Usaha Mandiri
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi: Simak Daftar Lengkapnya per 18 April 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:00 WIB

Update Harga Tiket Pesawat Jambi–Jakarta Besok, Mulai Rp1,2 Jutaan

Minggu, 19 April 2026 - 15:00 WIB

Tarif Listrik PLN April 2026 Tidak Naik: Cek Rincian Harga Token Terbaru

Minggu, 19 April 2026 - 14:00 WIB

Dana BOSP Bisa untuk Gaji PPPK Paruh Waktu 2026, Ini Syaratnya

Minggu, 19 April 2026 - 13:00 WIB

Kopdes Merah Putih vs CPNS 2026: Mana Jalur Karir yang Paling Cocok untuk Anda?

Minggu, 19 April 2026 - 09:00 WIB

Update Harga BBM Pertamina 19 April 2026: Pertamax Belum Turun

Berita Terbaru

Ilustrasi - Kode Redeem PUBG Mobile Terbaru April 2026.

Tech & Game

Klaim Hadiahnya! Kode Redeem PUBG Mobile Terbaru April 2026

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:00 WIB