Rahasia Umur Panjang Orang Jepang: Hidup Sederhana, Bersyukur Setiap Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Freepik)

Ilustrasi (Foto: Freepik)

Britainaja – Panjang umur bukanlah keberuntungan bagi masyarakat Jepang, melainkan hasil dari kebiasaan hidup yang seimbang, penuh kesadaran, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Di negeri sakura, makan bukan hanya soal rasa kenyang, tetapi juga tentang menjaga tubuh, pikiran, dan hati tetap selaras.

Ribuan Warga Jepang Hidup di Atas 100 Tahun

Kementerian Kesehatan Jepang pada September 2025 mencatat lebih dari 95 ribu warga berusia 100 tahun ke atas, dengan 90 persen di antaranya perempuan. Fenomena ini menegaskan bahwa pola hidup sehat sudah menjadi bagian dari budaya Jepang sejak lama.

Salah satu contohnya adalah Tomiko Itooka, perempuan kelahiran 23 Mei 1908 yang kini berusia 116 tahun dan tercatat sebagai orang tertua di dunia. Kisahnya menjadi bukti nyata bahwa rahasia umur panjang masyarakat Jepang tidak lepas dari cara mereka menjalani hidup dengan kesederhanaan dan rasa syukur.

Pola Makan Tradisional: “Makanan Adalah Obat”

Ahli gizi asal Tokyo, Asako Miyashita, mengungkapkan bahwa kunci umur panjang terletak pada pola makan tradisional Jepang. Terinspirasi dari sang nenek yang masih sehat di usia 92 tahun, Asako mengatakan bahwa masyarakat Jepang memandang makanan sebagai bentuk perawatan diri.

“Bagi kami, makanan adalah obat. Hidangan sederhana yang disiapkan dengan cinta setiap hari memberi energi untuk tubuh dan ketenangan bagi jiwa,” ujarnya.

Baca Juga :  Jadwal SK PPPK Paruh Waktu 2025: Kapan Resmi Diterbitkan?

Berikut lima jenis makanan tradisional Jepang yang dipercaya membantu menjaga kesehatan dan memperpanjang umur.

1. Lobak Daikon – Si Putih Kaya Vitamin C

Musim dingin di Jepang identik dengan lobak daikon. Sayuran putih ini mengandung hingga 124% kebutuhan harian vitamin C, membantu memperkuat daya tahan tubuh dan mencegah flu. Jika sulit ditemukan, wortel atau bit bisa menjadi pengganti yang sepadan.

Kesederhanaannya justru menjadi kekuatannya.

2. Ubi Jepang – Sumber Energi dan Anti-Penuaan

Ubi jalar ungu atau imo adalah salah satu rahasia diet panjang umur masyarakat Okinawa. Ubi kaya karbohidrat kompleks dan antosianin, zat yang membantu melawan penuaan dini serta menjaga kesehatan jantung.

Penelitian menunjukkan, konsumsi ubi secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, sekaligus menjadi sumber energi alami tanpa menambah berat badan berlebih.

3. Rumput Laut – Harta Karun dari Laut Jepang

Rumput laut menjadi bahan pokok dalam berbagai hidangan Jepang, mulai dari sushi hingga sup miso. Kandungan zat besi, folat, magnesium, dan kalsium di dalamnya sangat tinggi.

Selain kaya mineral, rumput laut juga mengandung antioksidan alami seperti fucoidan dan fucoxanthin yang berfungsi melawan peradangan dan memperlambat penuaan sel. Tak heran, bahan ini selalu hadir di meja makan warga Jepang.

Baca Juga :  Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kesehatan Anak, Ancaman Serius Pemicu Stunting

4. Ikan – Sumber Omega-3 untuk Jantung Sehat

Masyarakat Jepang dikenal rutin mengonsumsi ikan seperti salmon, makarel, dan tuna, yang kaya akan asam lemak omega-3. Nutrisi ini bermanfaat menurunkan tekanan darah, menjaga kolesterol tetap stabil, dan melindungi jantung dari risiko penyakit kronis.

Konsumsi ikan juga menjadi bagian dari mindful eating, yaitu kebiasaan makan perlahan sambil menikmati rasa dan menghargai makanan yang tersaji.

5. Sup Miso – Kekuatan Fermentasi untuk Usus Sehat

Sup miso adalah simbol kehangatan rumah tangga di Jepang. Terbuat dari fermentasi kedelai, miso mengandung probiotik alami yang menjaga keseimbangan mikroba di usus dan memperkuat sistem imun tubuh.

Riset menunjukkan, konsumsi rutin makanan fermentasi seperti miso, tahu, atau tempe dapat menurunkan risiko kematian dini hingga 10%. Satu mangkuk kecil setiap hari sudah cukup memberi manfaat besar bagi kesehatan jangka panjang.

Hidup dengan Syukur dan Kesederhanaan

Lebih dari sekadar makanan, masyarakat Jepang juga mempraktikkan filosofi ikigai, hidup dengan tujuan dan rasa syukur setiap hari. Mereka percaya, keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan hati adalah rahasia umur panjang yang sebenarnya. (Tim)

Berita Terkait

Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Kota Besar 2 Februari
Update Harga BBM Pertamina Februari 2026: Pertamax Cs Turun Signifikan!
Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Intip Prediksi Cuaca Ibu Kota Provinsi 1 Februari
Bali Menjadi Primadona Destinasi Wisata Wellness, Strategi Pemerintah Tekan Devisa Lari ke Luar Negeri
Cek Prediksi Cuaca 38 Kota Besar Indonesia 29 Januari 2026
Waspada Penipuan Telepon, Kemkomdigi Ungkap Kerugian Warga Tembus Rp9 Triliun
Pemerintah Fokus Kendalikan Harga Pangan demi Stabilitas Inflasi
Tren Harga Pangan di Sumatra Melandai, Pemulihan Jalur Distribusi Jadi Kunci
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 09:09 WIB

Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Kota Besar 2 Februari

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:30 WIB

Update Harga BBM Pertamina Februari 2026: Pertamax Cs Turun Signifikan!

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:30 WIB

Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah, Intip Prediksi Cuaca Ibu Kota Provinsi 1 Februari

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:39 WIB

Bali Menjadi Primadona Destinasi Wisata Wellness, Strategi Pemerintah Tekan Devisa Lari ke Luar Negeri

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:30 WIB

Cek Prediksi Cuaca 38 Kota Besar Indonesia 29 Januari 2026

Berita Terbaru

Begini Cara Reset Algoritma TikTok Agar FYP Kembali Segar (Foto: pixabay)

Tips & Trik

Begini Cara Reset Algoritma TikTok Agar FYP Kembali Segar

Rabu, 4 Feb 2026 - 18:33 WIB