Harga Emas Diprediksi Tembus Rp3 Juta per Gram, Ini Penyebabnya

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seseorang memegang logam mulia produksi Aneka Tambang (Antam) (Foto: IG Antam)

Seseorang memegang logam mulia produksi Aneka Tambang (Antam) (Foto: IG Antam)

Britainaja – Harga logam mulia di Indonesia diperkirakan terus melonjak hingga menyentuh angka Rp3 juta per gram pada Oktober 2025. Lonjakan ini dipicu oleh melemahnya nilai tukar rupiah dan menipisnya stok emas di Antam serta Pegadaian, menurut analisis pasar terbaru.

Analis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga emas akan terus mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan ke depan. Ia menyebutkan bahwa pasokan logam mulia di dalam negeri mulai terbatas, sementara permintaan justru meningkat.

“Barang di Antam dan Pegadaian sudah menipis, bahkan sebagian sudah habis. Kondisi ini jelas berdampak pada naiknya harga logam mulia,” ujar Ibrahim dalam analisis pasar yang dirilis Minggu (19/10/2025).

Menurutnya, harga emas dalam negeri berpotensi menembus Rp2,8 juta hingga Rp3 juta per gram, terutama bila nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS. “Jika rupiah menembus Rp16.700 per dolar AS, maka harga emas Rp3 juta per gram bukan hal yang mustahil,” katanya.

Kenaikan Harga Dipengaruhi Emas Dunia dan Kurs Rupiah

Ibrahim menambahkan, pergerakan harga emas di pasar domestik tak lepas dari pengaruh harga emas global. Meski sempat terkoreksi, tren kenaikan masih berlanjut.

Baca Juga :  Harga Minyak Dunia Melonjak, Dipicu Ketegangan AS-Iran dan Perang Dagang

Pada Jumat lalu, harga emas dunia sempat turun ke level USD 4.186 per troi ons, namun kembali menguat menjelang akhir pekan. “Untuk perdagangan Senin (20/10/2025), level support emas diperkirakan di USD 4.182 per troi ons, sementara level resistansi berada di kisaran USD 4.293 per troi ons,” jelasnya.

Sepanjang sepekan ke depan, harga emas dunia diproyeksikan akan bergerak di antara USD 4.118 hingga USD 4.372 per troi ons. Jika tren ini berlanjut, dampaknya akan terasa langsung pada harga logam mulia di Indonesia yang menggunakan rupiah sebagai acuan transaksi.

Faktor Global: The Fed, Shutdown AS, dan Ketegangan Geopolitik

Selain faktor domestik, beberapa kondisi global juga menjadi pemicu naiknya harga emas dunia. Ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) membuat investor beralih ke aset aman seperti emas.

Tak hanya itu, potensi “shutdown” pemerintahan Amerika Serikat yang diprediksi berlangsung lama ikut memperburuk sentimen pasar. Kondisi ini membuat dolar AS melemah dan mendorong kenaikan harga emas secara global.

Baca Juga :  Rekomendasi Rakit PC Gaming 5 Jutaan 2025: Performa Tangguh untuk Esports

“Selain faktor ekonomi, ketegangan geopolitik juga punya peran besar. Ada kekhawatiran baru soal hubungan antara AS dan Tiongkok, serta konflik yang melibatkan AS dan Venezuela,” ungkap Ibrahim.

Ia juga menyoroti langkah Presiden Donald Trump yang ingin menekan pemerintahan Nicolas Maduro di Venezuela, diduga terkait kartel narkoba dan perdagangan minyak. Sebagian besar minyak Venezuela diekspor ke Tiongkok, yang menjadi salah satu faktor ketegangan baru antara dua kekuatan ekonomi dunia itu.

Catatan Sejarah Baru Harga Emas

Jika prediksi ini terbukti, harga logam mulia di Indonesia akan mencatat rekor tertinggi dalam sejarah perdagangan emas nasional. Dengan kombinasi antara pelemahan rupiah, keterbatasan stok, serta ketidakpastian global, emas kembali menjadi instrumen lindung nilai (safe haven) yang paling dicari investor.

Kenaikan harga emas hingga Rp3 juta per gram menjadi cerminan ketidakstabilan ekonomi global dan domestik. Bagi masyarakat yang memiliki emas, momentum ini bisa menjadi peluang investasi menarik. Namun bagi calon pembeli, para ahli menyarankan untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan pergerakan kurs rupiah serta kebijakan moneter global dalam beberapa pekan ke depan. (Tim)

Berita Terkait

Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag
Cara Mudah Urus Pindah KK Luar Kota Tanpa Perlu Surat Pengantar RT/RW
Cara Cek PIP Oktober 2026 Lewat HP: Panduan Lengkap dan Solusi Data Belum Muncul
Sejarah Hari Batik Nasional: Dari Seni Keraton Hingga Diakui Dunia
Profil Mitchell Baker: Bomber Baru Timnas Indonesia yang Ngamuk Cetak 5 Gol
Sejarah G30S/PKI: Ringkasan Peristiwa 1965, Kronologi, dan Kontroversi
Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Syarat, Biaya, dan Cara Baru 10 Hari Selesai
Cara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah 2026, Tanpa Sertifikat
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cara Mudah Download Kartu Nikah Digital Lewat Simkah Kemenag

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Cara Mudah Urus Pindah KK Luar Kota Tanpa Perlu Surat Pengantar RT/RW

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Cara Cek PIP Oktober 2026 Lewat HP: Panduan Lengkap dan Solusi Data Belum Muncul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Sejarah Hari Batik Nasional: Dari Seni Keraton Hingga Diakui Dunia

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Profil Mitchell Baker: Bomber Baru Timnas Indonesia yang Ngamuk Cetak 5 Gol

Berita Terbaru

lustrasi - Cara Mencegah Gagal Ginjal Sejak Dini. (Foto: AI)

Health

Cara Efektif Mencegah Gagal Ginjal Sejak Dini

Senin, 2 Nov 2026 - 11:14 WIB

Ilustrasi - Cara Menghapus Kontak WhatsApp di Android dan iPhone. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Mudah Menghapus Kontak WhatsApp di Android dan iPhone

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:08 WIB