Britainaja – Kementerian Agama membuka peluang besar bagi guru madrasah di seluruh Indonesia untuk naik jenjang karier. Tahun 2026 ini, Kemenag menyiapkan 14.080 kuota Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang (UKKJ) Jabatan Fungsional Guru Madrasah.
Dari total kuota tersebut, Kemenag membagi alokasi menjadi dua tingkatan utama:
-
Ahli Muda: 2.319 kuota
-
Ahli Madya: 11.761 kuota
Direktur GTK Madrasah, Fesal Musaad, menegaskan bahwa program UKKJ bukan sekadar formalitas untuk menaikkan jabatan. Pemerintah merancang program ini untuk membangun budaya belajar berkelanjutan di kalangan pendidik. Ketika guru terus mengasah kemampuan, kualitas pembelajaran di dalam kelas otomatis ikut meningkat.
Saat ini, Direktorat GTK Madrasah sedang mematangkan verifikasi dan sinkronisasi data para calon peserta melalui Rapat Koordinasi di Jakarta. Tim teknis memastikan keakuratan data sebelum mengintegrasikannya ke dalam sistem Kemendikdasmen.
Fesal juga mendorong pemanfaatan platform digital secara optimal untuk mendukung pengembangan kompetensi guru. Pelatihan tatap muka memiliki keterbatasan ruang dan waktu. Oleh karena itu, platform digital menjadi solusi cerdas agar semua guru madrasah di berbagai daerah memiliki akses belajar yang setara.
Proses ujian UKKJ 2026 akan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang. Ujian ini menjadi syarat mutlak bagi guru yang ingin meraih promosi dan kenaikan jenjang jabatan sesuai aturan yang berlaku. (Tim)






