BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Awal September 2025, Masyarakat Diminta Waspada

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 6 September 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Awal September 2025, Masyarakat Diminta Waspada. (Foto: BMKG/ist)

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Awal September 2025, Masyarakat Diminta Waspada. (Foto: BMKG/ist)

Britainaja, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada awal September 2025. Hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat diperkirakan melanda berbagai wilayah Indonesia, terutama di Sumatera dan sebagian besar Pulau Jawa.

Menurut Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, kondisi ini dipicu oleh kombinasi faktor atmosfer skala global, regional, hingga lokal yang menyebabkan atmosfer menjadi labil dan memudahkan pembentukan awan hujan.

Faktor Pemicu Terjadinya Cuaca Ekstrem

BMKG menjelaskan, menguatnya monsun Australia hingga pertengahan September 2025 turut meningkatkan potensi angin kencang di wilayah selatan Indonesia. Sementara itu, pada skala global, nilai Dipole Mode Index (DMI) -1,28 menunjukkan adanya Indian Ocean Dipole (IOD) negatif, yang mendorong lebih banyak uap air menuju wilayah barat Indonesia.

Baca Juga :  WhatsApp Uji Coba Fitur Log Out Sementara, Tak Perlu Hapus Akun atau Uninstall Aplikasi

Selain itu, fenomena gelombang atmosfer seperti Kelvin dan Rossby Ekuator diprediksi melintas aktif di beberapa daerah, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Aktivitas ini semakin memperbesar peluang terjadinya hujan dengan intensitas tinggi.

Wilayah yang Berpotensi Terdampak

BMKG menyebutkan sejumlah daerah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem, di antaranya:

  • Sumatera: Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung.

  • Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur.

  • Sulawesi: Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara.

  • Kawasan Timur: Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, hingga Papua Selatan.

Andri menambahkan, faktor lain seperti anomali suhu muka laut hangat di sejumlah perairan Indonesia, serta terbentuknya zona konvergensi akibat sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatera dan Laut Cina Selatan, semakin memperkuat potensi terbentuknya awan hujan lebat.

Baca Juga :  Kiprah Putra Kerinci dalam Penegakan Hukum

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

Melihat perkembangan dinamika atmosfer tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan hujan deras disertai petir, angin kencang, serta gelombang laut tinggi.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG. Kondisi atmosfer yang labil masih bisa memicu cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan,” ujar Andri.

Awal September 2025 menjadi periode yang rawan terjadinya cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia. Faktor global, regional, hingga lokal saling berinteraksi dan meningkatkan risiko hujan deras, angin kencang, serta potensi banjir dan gelombang tinggi. Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti peringatan resmi dari BMKG untuk mengurangi dampak yang mungkin timbul. (Tim)

Berita Terkait

Usulan Masa Jabatan Kapolri: Reformasi Baru atau Sekadar Wacana?
Stop Fotokopi e-KTP! Simak Bahaya dan Aturan Main UU PDP yang Baru
Manipulasi Absen ASN Brebes: Saat Teknologi Kalah oleh Mentalitas
KPAI Desak SMKN 2 Garut Evaluasi Cara Disiplinkan Siswa Usai Insiden Potong Rambut Paksa
Daftar Nama 16 Korban Kecelakaan Bus ALS dan Truk Tangki di Muratara yang Teridentifikasi
Bansos PKH & BPNT Tahap 2 Cair Mei 2026! Cek 4 Bank Penyalurnya
Lowongan Kerja BUMN Bank BTN dan Mandiri Mei 2026: Syarat & Cara Daftar
Lebih Hemat 40 Persen, Pemerintah Uji Coba CNG 3 Kg Jadi Pengganti LPG Subsidi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:00 WIB

Usulan Masa Jabatan Kapolri: Reformasi Baru atau Sekadar Wacana?

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:00 WIB

Stop Fotokopi e-KTP! Simak Bahaya dan Aturan Main UU PDP yang Baru

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:00 WIB

Manipulasi Absen ASN Brebes: Saat Teknologi Kalah oleh Mentalitas

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:00 WIB

KPAI Desak SMKN 2 Garut Evaluasi Cara Disiplinkan Siswa Usai Insiden Potong Rambut Paksa

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:00 WIB

Bansos PKH & BPNT Tahap 2 Cair Mei 2026! Cek 4 Bank Penyalurnya

Berita Terbaru

Ilustrasi - Panduan Lengkap Doa dan Tata Cara Sembelih Kurban Idul Adha.

Khasanah

Panduan Lengkap Doa dan Tata Cara Sembelih Kurban Idul Adha

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:00 WIB